MEDAN I galasibot.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Medan terus berkomitmen menjaga stabilitas harga pangan di tengah masyarakat. Langkah nyata ini mewujud saat Dinas Ketahanan Pangan Medan berkolaborasi dengan pihak Kecamatan Medan Tuntungan menyelenggarakan program pasar murah khusus komoditas beras berkualitas dengan harga yang sangat terjangkau.
Dalam kegiatan ini, masyarakat dapat membeli beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ini dengan harga Rp56.500 per sak ukuran 5 kilogram (kg). Patokan harga tersebut berada jauh di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang saat ini berlaku di pasar-pasar tradisional.
Terapkan Sistem Kupon untuk Cegah Aksi Borong
Guna memastikan penyaluran berjalan tertib dan merata, Kecamatan Medan Tuntungan menyediakan kuota total sebanyak 2 ton beras. Pihak kecamatan mendistribusikan 200 lembar kupon khusus kepada warga yang membutuhkan.
Langkah ini sekaligus menjadi strategi pihak penyelenggara untuk mengantisipasi adanya aksi borong oleh oknum tertentu. Panitia menerapkan aturan tegas yang membatasi jumlah pembelian, di mana satu kupon maksimal hanya boleh ditukarkan dengan 2 sak beras.
Camat Pantau Langsung Proses Antrean Warga
Camat Medan Tuntungan, Berani Peranginangin, memantau dan mengawasi langsung proses pembagian beras murah ini. Kehadiran orang nomor satu di Kecamatan Medan Tuntungan tersebut bertujuan untuk menjamin proses antrean berjalan kondusif, transparan, dan tepat sasaran.
Melihat tingginya antusiasme warga yang datang memadati lokasi, Berani Peranginangin menyadari bahwa kuota yang tersedia belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan warganya. Ia pun menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada masyarakat yang sudah hadir namun belum berkesempatan mendapatkan kupon.
“Kami meminta maaf bagi masyarakat yang tidak kebagian kupon pada hari ini. Antusiasme warga luar biasa tinggi. Untuk ke depannya, kita akan meminta penambahan jatah beras untuk masyarakat Medan Tuntungan kepada dinas terkait agar mampu menyentuh lebih banyak warga,” ujar Berani Peranginangin di lokasi kegiatan.
Pihak penyelenggara berharap program operasi pasar murah ini dapat meringankan beban ekonomi keluarga sehari-hari, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah di wilayah Medan Tuntungan.(*)











