MEDAN I galasibot.co.id — Kota Medan mencatat inflasi bulanan sebesar 0,05 persen pada Juli 2026. Angka ini menjadi yang terendah dari delapan daerah Indeks Harga Konsumen di Sumatera Utara.
Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Medan Muhammad Reza Hanafi menyampaikan capaian ini berdasarkan data Badan Pusat Statistik pada Senin (3/8/2026).
Angka Inflasi Terendah di Sumatera Utara
Reza menjelaskan inflasi tahun kalender Kota Medan mencapai 0,96 persen. Sementara itu, inflasi tahunan tercatat sebesar 4,11 persen.
Capaian inflasi bulanan Medan berada di bawah Sibolga yang mencatat 0,08 persen. Daerah lain seperti Gunungsitoli bahkan mencapai 0,58 persen.
Secara tahunan, inflasi Medan sebesar 4,11 persen lebih rendah dari rata-rata Sumatera Utara sebesar 4,20 persen. Angka ini membaik dibanding Juni 2026. Saat itu inflasi bulanan Medan sebesar 0,18 persen dan inflasi tahunan mencapai 4,65 persen.
Komoditas Pendorong Tekanan Harga
Indeks Harga Konsumen Medan meningkat dari 108,06 pada Juli 2025 menjadi 112,50 pada Juli 2026. Sejumlah komoditas memicu kenaikan inflasi tahunan ini.
Emas perhiasan memberi andil terbesar mencapai 0,56 persen. Komoditas lain mencakup bensin dan cabai merah masing-masing 0,26 persen.
Angkutan udara turut menyumbang inflasi sebesar 0,25 persen. Beras dan komoditas pangan lain juga ikut memberikan andil terhadap kenaikan harga secara tahunan.
Pemko Medan Siapkan Intervensi Pangan
Pemerintah Kota Medan menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga stabilitas harga. Wali Kota Medan Rico Waas mengarahkan penanganan pasokan pangan secara berkelanjutan.
Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kota Medan menggelar rapat koordinasi pada Kamis (21/8/2026). Rapat tersebut menyepakati intervensi harga melalui Gerakan Pangan Murah dan pasar murah.
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian berkoordinasi dengan Bank Indonesia untuk menggelar kegiatan tersebut. Dinas Koperasi juga siap melaksanakan pasar murah di wilayah Kota Medan. Langkah ini bertujuan menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok masyarakat.(*)
Source:
Penulis berita : Wilfrid Sinaga










