• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juli 5, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home Ekonomi

Pemprov Sumut Gandeng Rumah Tani Nusantara, Bangun Sistem Pangan Modern untuk Kendalikan Inflasi

Redaksi Galasibot.co.id
4 Juli 2026
/ Ekonomi
0 0
0
Pemprov Sumut Gandeng Rumah Tani Nusantara, Bangun Sistem Pangan Modern untuk Kendalikan Inflasi

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Sulaiman Harahap menerima audiensi Direksi PT Rumah Tani Nusantara bersama Deputi Direktur Bank Indonesia Perwakilan Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Jumat (3/7/2026), guna membahas kerja sama penguatan rantai pasok pangan dan pengendalian inflasi daerah.(Foto galasibot.co.id/Wilfrid)

Share on FacebookShare on Twitter

MEDAN | galasibot.co.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mulai menyusun langkah baru dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Salah satu strategi yang ditempuh ialah menjajaki kerja sama dengan PT Rumah Tani Nusantara (RTN) melalui penguatan rantai pasok, digitalisasi perdagangan, dan pemanfaatan teknologi pertanian.

Rencana kolaborasi tersebut mengemuka saat Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Sulaiman Harahap menerima audiensi Direksi PT Rumah Tani Nusantara bersama Deputi Direktur Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Utara di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Jumat (3/7/2026).

Baca Juga

Kendalikan Inflasi, Pemkab Humbahas dan Tapanuli Selatan Resmi Jalin Kerja Sama Sektor Pertanian

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, BPS Sumut Terjunkan Petugas Serentak ke Pelosok Daerah

Menjaga Denyut Ekonomi di Tengah Gejolak Global: Mengapa Inflasi Sumut Masih Perkasa?

Pertemuan itu menjadi langkah awal membangun sistem perdagangan komoditas pangan yang lebih terintegrasi, efisien, dan mampu meredam gejolak harga.

Inflasi Tidak Bisa Diatasi dengan Operasi Pasar Saja

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menilai pengendalian inflasi membutuhkan pendekatan yang lebih menyeluruh.

Stabilitas harga tidak hanya bergantung pada operasi pasar. Pemerintah juga harus membangun sistem distribusi yang kuat sejak dari sentra produksi hingga ke pasar.

Sulaiman Harahap mengatakan pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan harga komoditas hortikultura, terutama cabai, sangat mudah bergejolak.

Ketika produksi melimpah, harga di tingkat petani turun drastis. Sebaliknya, saat pasokan berkurang, harga melonjak dan membebani masyarakat.

“Kita ingin masyarakat merasa tenang. Sistem pengelolaan pasokan harus mampu menjaga keseimbangan harga bagi petani dan konsumen,” ujarnya.

Menurutnya, pembahasan teknis perlu segera dilakukan agar kerja sama berjalan sesuai regulasi dan memberi manfaat bagi semua pihak.

BUMD Diproyeksikan Menjadi Mitra Distribusi

Dalam pertemuan tersebut, Sulaiman meminta PT Rumah Tani Nusantara segera membangun komunikasi dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Kolaborasi itu bertujuan memperkuat jalur distribusi komoditas pangan.

Selain itu, kerja sama juga diarahkan untuk meningkatkan kapasitas penyimpanan hasil pertanian melalui pembangunan sistem storage yang lebih modern.

Langkah tersebut dinilai penting agar hasil panen petani tidak langsung membanjiri pasar dalam waktu bersamaan.

Dengan sistem penyimpanan yang baik, distribusi dapat dilakukan secara bertahap sehingga harga tetap stabil.

Bank Indonesia Dorong Sistem Berbasis Data

Deputi Direktur Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Utara Abdul Khalim menilai PT Rumah Tani Nusantara dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga keseimbangan pasokan.

Menurutnya, tantangan terbesar sektor pertanian bukan hanya produksi, tetapi juga tata kelola pemasaran.

Saat produksi melimpah, harga sering jatuh karena tidak tersedia pasar alternatif.

Sebaliknya, ketika pasokan berkurang, masyarakat menghadapi lonjakan harga.

Bank Indonesia mendorong pemanfaatan sistem data perdagangan digital agar pemerintah dapat membaca pergerakan harga lebih cepat.

Dengan data yang akurat, intervensi pasar dapat dilakukan sebelum harga mengalami gejolak.

Rumah Tani Nusantara Siapkan Jaringan Distribusi Nasional

Direktur Utama PT Rumah Tani Nusantara Bachtiar menjelaskan perusahaan telah membangun jaringan perdagangan hasil pertanian di berbagai wilayah Indonesia.

Jaringan tersebut mencakup Pekanbaru, Batam, hingga pasar ekspor.

Menurutnya, Sumatera Utara memiliki potensi pertanian yang sangat besar.

Namun, tata kelola distribusi masih memerlukan pembenahan agar petani memperoleh harga yang lebih layak.

Ia mengatakan perusahaan siap membantu menyalurkan komoditas Sumatera Utara ke daerah lain ketika produksi mengalami surplus.

Sebaliknya, perusahaan juga siap memasok kebutuhan pangan apabila produksi daerah mengalami defisit.

Pendekatan tersebut diyakini mampu menjaga keseimbangan pasar sekaligus meningkatkan pendapatan petani.

Kemitraan Libatkan Ribuan Petani

Dalam pemaparannya, PT Rumah Tani Nusantara menjelaskan perusahaan telah mengelola kemitraan lebih dari 15.000 hektare lahan pertanian.

Program tersebut melibatkan puluhan ribu petani dari berbagai daerah.

Selain membangun kemitraan produksi, perusahaan juga menjalankan program regenerasi petani muda.

Langkah itu bertujuan menjaga keberlanjutan sektor pertanian di tengah berkurangnya minat generasi muda terhadap profesi petani.

Pada 2026, perusahaan juga memperluas jaringan logistik untuk mempercepat distribusi komoditas hortikultura.

Cabai, kentang, dan bawang dari Kabupaten Karo menjadi salah satu komoditas prioritas dalam pengembangan tersebut.

Menuju Sistem Pangan yang Lebih Tangguh

Audiensi tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk menindaklanjuti pembahasan dalam forum yang lebih formal.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan melibatkan perangkat daerah terkait serta BUMD guna menyusun pola kerja sama yang lebih komprehensif.

Hasil pembahasan nantinya diharapkan bermuara pada penandatanganan nota kesepahaman sebagai dasar kemitraan.

Kolaborasi itu tidak hanya bertujuan mengendalikan inflasi, tetapi juga membangun sistem pangan yang lebih tangguh, memperkuat kesejahteraan petani, serta menjaga daya beli masyarakat Sumatera Utara.(*)

 

Source: Penulis berita : Wilfrid Sinaga
Tags: #HortikulturaSumut#KetahananPangan#PengendalianInflasi#RumahTaniNusantaraPemprovSumut
SendShareTweet
Kembali

PRSU ke-50 Jadi Etalase Pembangunan Sumut, Wagub Surya Dorong Investasi dan Kebangkitan Ekonomi Daerah

Lanjut

Pemprov Sumut Perketat Penindakan Tambang Illegal di Madina, Kerusakan Sungai Batang Gadis Jadi Alarm Penyelamatan Lingkungan

Baca Juga

Kendalikan Inflasi, Pemkab Humbahas dan Tapanuli Selatan Resmi Jalin Kerja Sama Sektor Pertanian
Ekonomi

Kendalikan Inflasi, Pemkab Humbahas dan Tapanuli Selatan Resmi Jalin Kerja Sama Sektor Pertanian

20 Juni 2026
Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, BPS Sumut Terjunkan Petugas Serentak ke Pelosok Daerah
Ekonomi

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, BPS Sumut Terjunkan Petugas Serentak ke Pelosok Daerah

15 Juni 2026
Menjaga Denyut Ekonomi di Tengah Gejolak Global: Mengapa Inflasi Sumut Masih Perkasa?
Ekonomi

Menjaga Denyut Ekonomi di Tengah Gejolak Global: Mengapa Inflasi Sumut Masih Perkasa?

12 Juni 2026
Menjaga Aroma Kopi Dairi di Tengah Gempuran Perubahan Iklim Lewat Genggaman Digital
Ekonomi

Menjaga Aroma Kopi Dairi di Tengah Gempuran Perubahan Iklim Lewat Genggaman Digital

10 Juni 2026
Inflasi Sumatera Utara Mei 2026 Tembus 0,89 Persen, Didorong Lonjakan Harga Komoditas Pangan
Ekonomi

Inflasi Sumatera Utara Mei 2026 Tembus 0,89 Persen, Didorong Lonjakan Harga Komoditas Pangan

2 Juni 2026
Strategi Baru Hadapi Perubahan Iklim: Pemkab Dairi Telurkan Pilot Model Asuransi Parametrik Berbasis Data Cuaca untuk Petani Kopi
Ekonomi

Strategi Baru Hadapi Perubahan Iklim: Pemkab Dairi Telurkan Pilot Model Asuransi Parametrik Berbasis Data Cuaca untuk Petani Kopi

29 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • Perkumpulan Raja Parhata Sedunia Resmi Dibentuk, Jaga Marwah Adat Batak di Era Globalisasi

    Perkumpulan Raja Parhata Sedunia Resmi Dibentuk, Jaga Marwah Adat Batak di Era Globalisasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Provinsi Tapanuli Tinggal Ketok Palu? DPR RI Desak Kemendagri Rampungkan Aturan Pemekaran Daerah!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengakar di Tanah Batak: Kiprah Jenny Waskita di Prabowonomics hingga Rencana Penabalan Boru Sinaga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Felicia Babak 6 Besar The Icon Indonesia SCTV: Mohon Dukungan untuk Rebut Tiket Top 5 Senin Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, BPS Sumut Terjunkan Petugas Serentak ke Pelosok Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Usut Tuntas! Punguan Silauraja Indonesia Desak Keadilan atas Kematian Jaka Malau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Brigjen TNI Purn MJP Hutagaol Nilai Peninjauan Moratorium Provinsi Tapanuli Langkah Strategis dalam Prabowonomics Summit 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In