• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Senin, Juni 29, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home Budaya

Hallo Depok ! Benarkah Kota Intoleran?

admin
7 November 2022
/ Budaya, Hukum, Pendidikan
0 0
0
Hallo Depok ! Benarkah Kota Intoleran?

Narasumber. (dari Kiri) Ustadz Nasihun Syahroni.S.Sos Komisi Kerukunan Umat Beragama MUI, Mangaranap Sinaga SE.MH Ketua DPC PIKI, Lif Fitriyati Ihsani MA Peneliti Setara Institut, Minggu (6/11/2022) Gereja GGP Bait El Jln Puring Depok. (dok.Ryan)

Share on FacebookShare on Twitter

*Ketua Komisi Kerukunan Umat Beragama MUI Ust.H.Nasihun Syahroni,S.Sos : Bila ada oknum anggota MUI yang menghambat proses IMB rumah ibadah, agar tidak terjadi fitnah di klarifikasi dulu*

Depok I galasibot.co.id

Baca Juga

Wali Kota Medan Buka Gelar Melayu Serumpun 2026 Lewat Petikan Gambus

Persiapkan Pembangunan Nommensen International Hospital, Sekretaris Yayasan UHN: Kebanggaan Baru Sumatera Utara dan Pusat Layanan Kesehatan Bertaraf Internasional

Perkumpulan Raja Parhata Sedunia Resmi Dibentuk, Jaga Marwah Adat Batak di Era Globalisasi

Kegiatan diskusi intoleransi di Kota Depok digelar terus menerus,adalah bagian untuk menjaga yang sudah dirasakan,agar kerukunan benar -benar terjadi,kalau benar ada intoleransi,ada apa? Apa-apa bisa saja terjadi,”ungkap Ketua Komisi Kerukunan Umat Beragama MUI Ust.H.Nasihun Syahroni,S.Sos ,Minggu (6/11/2022) di Jln Puring Gereja GGP Bait El.

“Melihat tadi dari setara Institut,memang pemerintah kota Depok,masuk yang punya masalah dalam kerukunan.Kedepan khawatir kalau pemerintah terus begini,kita akan suratin, kerukunan jangan sampai terganggu,”paparnya.

“Pemerintah harus bijak dalam melakukan langkah bila ada izin rumah ibadah yang persyaratannya sudah sesuai SOP nya, administrasinya sudah cukup sesuai aturan mainnya serta telah mendapat rekomendasi dari FKUB Kota Depok.Pemerintah harus lanjutkan buat pengantar untuk menghindari ketidakharmonisan, sebenarnya hal ini tidak boleh terjadi,”imbuhnya.

Diterangkannya,Bila ada oknum anggota MUI yang menghambat proses IMB rumah ibadah, agar tidak terjadi fitnah di klarifikasi dulu, supaya tidak terjadi adu domba.Namun jika memang ada oknum dari anggota MUI yang menghambat IMB rumah ibadah dan mengganggu keharmonisan kerukunan umat beragama di Depok,kami akan berikan sanksi,”tutur Ustadz Nasihun yang juga Katib Syuriah PC NU Kota Depok.

Ketua FKUB Kota Depok Habib Muchsin Alatas saat ditemui media mengatakan,”Alhamdulillah saat ini FKUB sudah demisioner.Selama 2 periode,kami sudah melakukan meningkatkan kerukunan umat beragama di Kota Depok.Ini Pergantian kepengurusan yang mekanismenya dari lembaga -lembaga agama yang delegasinya untuk perwakilannya di FKUB, kalau Islam MUI, Kristen PGI , Katolik KBI, Hindu PAJI , Konghucu BAKARTIN ,Budha BAGYI. Bagian-bagian tersebut sudah ada fungsinya secara proporsional,siapa nanti yang jadi Ketua, masing-masing majelis,itu nantinya yang memilih,”jelasnya.

“Terkait pendirian rumah ibadah Pancaran Rahmat Mampang Depok,yang sampai sekarang belum ditanggapi,itu mekanisme yang kami hadapi sekarang, secara SOP sudah cukup, sebetulnya yang kami minta dari Kelurahan itu bukan putusan,tapi pengantar saja,yang sifatnya, haknya masing-masing agama.Bahkan setelah mendapatkan persyaratan macam pihak malah mengumpulkan orang untuk mendapatkan pendapat-pendapat dari masyarakat sekitar dan tokoh agama,jadi blunder,jadi masalah,”paparnya.

“Itu sudah jadi wewenang pemerintah, sebut, Lurah adalah aparatur Pemerintah, sebaiknya dari Pemkot Depok, menegur dan memanggil untuk tidak seperti itu,bukan wewenang dia, untuk mengumpulkan minta pendapat itu,dia hanya berkewajiban memberikan surat pengantar saja,”jelasnya.

“Kami organisasi Mandatori yang dibentuk pemerintah,hanya melaksanakan saja,dan tidak bisa menindak, mudah-mudahan pemerintah menegurnya,agar tercipta keharmonisan dan tidak ada diskriminasi di Kota Depok,”imbuh Habib Muchsin Alatas.

Ketua DPC PIKI Depok, Mangaranap Sinaga,SE.MH didampingi Ketua PGI-S Depok Pdt Romy S.Palit mengatakan,”kami selalu mengatakan Depok kota toleran, parameter dan ukuran kita adalah ijin gereja yang sampai 64 IMB yang selesai.

“Namun fakta 2-3 bulan belakangan ini,kami melihat mulai terjadi modus baru,Ada modus baru dan mendekati seperti apa yang dikatakan Setara Institut, terkait kebijakan-kebijakan pemerintah dari level bawah sampai atas,”ungkapnya.

“Terkait untuk rumah ibadah, modusnya ini ada di salah satu kasus kita di lurah,bahkan lurahnya sendiri melihat ada persetujuan masyarakat, pengantar RT,RW sampai hari ini tidak mau memberikan pengantar IMB,inilah yang kita khawatirkan,”paparnya.

Membenarkan seolah-olah kita intoleran,padahal selama ini kami di PGI-S ,PIKI,FKUB ,kami selalu mengatakan Depok toleran.Bukti-bukti ini kita tidak bisa hempang lagi, ketidak toleran ini, meskipun sudah kita jelaskan,”tuturnya.

Ditambahkannya,hari ini dengan diskusi ini,toleran tapi dinomor urut paling bawah,dari 94 yang disurvey, inikan bahasa penghalusan,atau istilah Habib Muchsin, diskriminasinya cukup kuat.Kalau kita lihat apakah benar diskriminasi,kita bilang ya.Soal penerimaan atau sloting guru agama,soal penganggaran,yang dikatakan Setara Institut RPJMD.
“Kami berharap dengan diskusi ini, merekomendasikan, jangan sampai terjadi Depok kota Intoleran.Kami sudah menyurati pemerintah,dan kami akan berkirim surat lagi dengan kasus sekolah, sloting guru agama,”tutupnya.

Hadir dalam diskusi kisaran 80 orang, Pengurus FKUB, Pengurus FKKUP , pengurus Ahmadiyah dengan Narasumber Lif Fitriyati Ihsani,M.A Peneliti Setara Institut, Ust.H Nasihun Syahroni Komisi Kerukunan Umat Beragama MUI Depok, Mangaranap Sinaga ,SE.MH Ketua DPC PIKI. (*)

Penulis berita : des-ish/editor :Pangihutan Sinaga

SendShareTweet
Kembali

Bripka Amur Kamil, Kiprahnya sebagai Wasit Tarung Derajat di Porprovsu

Lanjut

Pelantikan PPTSB Sektor 2 Cabang Medan Barat Penuh Hikmat dan Meriah, Ashady Sinaga : Kami Akan Berbuat Yang Terbaik Untuk Seluruh Pomparan Sinaga

Baca Juga

Wali Kota Medan Buka Gelar Melayu Serumpun 2026 Lewat Petikan Gambus
Budaya

Wali Kota Medan Buka Gelar Melayu Serumpun 2026 Lewat Petikan Gambus

29 Juni 2026
Persiapkan Pembangunan Nommensen International Hospital, Sekretaris Yayasan UHN: Kebanggaan Baru Sumatera Utara dan Pusat Layanan Kesehatan Bertaraf Internasional
Pendidikan

Persiapkan Pembangunan Nommensen International Hospital, Sekretaris Yayasan UHN: Kebanggaan Baru Sumatera Utara dan Pusat Layanan Kesehatan Bertaraf Internasional

24 Juni 2026
Perkumpulan Raja Parhata Sedunia Resmi Dibentuk, Jaga Marwah Adat Batak di Era Globalisasi
Budaya

Perkumpulan Raja Parhata Sedunia Resmi Dibentuk, Jaga Marwah Adat Batak di Era Globalisasi

16 Juni 2026
Dekapan Hangat KH Fathulloh dan Romo Damianus di Banyuwangi: Ikthtiar Merawat Toleransi yang Kian Langka
Budaya

Dekapan Hangat KH Fathulloh dan Romo Damianus di Banyuwangi: Ikthtiar Merawat Toleransi yang Kian Langka

16 Juni 2026
Mengakar di Tanah Batak: Kiprah Jenny Waskita di Prabowonomics hingga Rencana Penabalan Boru Sinaga
Budaya

Mengakar di Tanah Batak: Kiprah Jenny Waskita di Prabowonomics hingga Rencana Penabalan Boru Sinaga

11 Juni 2026
Menjaga Akar di Era Digital: Pesta Budaya Karo “Mbure Ate Tedeh” Jadi Benteng Identitas Generasi Muda Binjai
Budaya

Menjaga Akar di Era Digital: Pesta Budaya Karo “Mbure Ate Tedeh” Jadi Benteng Identitas Generasi Muda Binjai

9 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • Perkumpulan Raja Parhata Sedunia Resmi Dibentuk, Jaga Marwah Adat Batak di Era Globalisasi

    Perkumpulan Raja Parhata Sedunia Resmi Dibentuk, Jaga Marwah Adat Batak di Era Globalisasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Provinsi Tapanuli Tinggal Ketok Palu? DPR RI Desak Kemendagri Rampungkan Aturan Pemekaran Daerah!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengakar di Tanah Batak: Kiprah Jenny Waskita di Prabowonomics hingga Rencana Penabalan Boru Sinaga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, BPS Sumut Terjunkan Petugas Serentak ke Pelosok Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Usut Tuntas! Punguan Silauraja Indonesia Desak Keadilan atas Kematian Jaka Malau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Felicia Babak 6 Besar The Icon Indonesia SCTV: Mohon Dukungan untuk Rebut Tiket Top 5 Senin Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beredar Informasi Yang Membawa Kontraktor Proyek Sihapilis dan Huta Ginjang Samosir Adalah “OB”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In