Semarang I galasibot.co.id
Kejaksaan Republik Indonesia patut berbangga dengan pencapaian salah satu insan terbaiknya, Fadli Alfarisi, yang berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Hukum setelah berhasil mempertahankan disertasinya di hadapan tim penguji di Universitas Diponegoro, Semarang, pada Senin, 24 Februari 2025. Fadli Alfarisi, yang juga dikenal sebagai alumni Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret dan mantan mahasiswa dengan nilai Cum Laude, kini resmi menyandang gelar Dr. Fadli Alfarisi, S.H., M.H..
Disertasi yang diujikan berjudul “Rekonstruksi Kebijakan Perlindungan Penegak Hukum dalam Penanganan Perkara Pidana yang Berbasis Nilai Keadilan” dan membahas pentingnya perlindungan terhadap penegak hukum, khususnya jaksa, dalam menangani perkara pidana yang berisiko tinggi seperti narkotika, terorisme, dan korupsi. Fadli menyampaikan gagasan besar terkait pentingnya adanya payung hukum khusus untuk perlindungan aparat penegak hukum, serta usulan untuk mengembangkan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban menjadi lembaga perlindungan bagi saksi, korban, dan aparat penegak hukum.
Fadli yang memulai karir di Kejaksaan pada 2009 ini, sudah meniti karir yang cemerlang, dari mulai CPNS hingga kini menjabat Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Jakarta Barat. Dengan berbagai pengalaman dan beasiswa yang diterima, termasuk tugas belajar S2 dan S3, Fadli menjadi contoh inspiratif bagi seluruh pegawai Kejaksaan.
“Ilmu yang bermanfaat adalah amal yang tidak terputus. Saya berharap semua pegawai Kejaksaan dapat berlomba-lomba dalam menuntut ilmu untuk kemajuan pribadi dan lembaga,” ungkap Fadli di depan para penguji.
Setelah melalui ujian terbuka yang ketat, Fadli dinyatakan lulus dengan hasil memuaskan dan berhak menyandang gelar Doktor Ilmu Hukum. Pencapaian ini membuktikan bahwa Kejaksaan tidak hanya menghasilkan jaksa yang handal di bidang hukum, tetapi juga sebagai penggerak pendidikan dan pengetahuan di dunia hukum.(*)











