DOLOKSANGGUL | galasibot.co.id – Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Pemkab Humbahas) terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke pelosok desa. Salah satu langkah strategis yang kini berjalan adalah pembangunan tujuh unit jembatan beton dan jembatan perintis di Kecamatan Tarabintang melalui kolaborasi dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD).
Program pembangunan tersebut tidak sekadar menghadirkan infrastruktur fisik, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi peningkatan konektivitas antarwilayah, percepatan distribusi hasil pertanian, serta kemudahan akses masyarakat terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan aktivitas ekonomi.
Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Tarabintang, Bachtiar Pane, menjelaskan bahwa hingga 31 Juli 2026 seluruh program pembangunan jembatan telah memasuki tahapan pelaksanaan, baik berupa pengerjaan fisik maupun persiapan konstruksi di sejumlah titik.
Menurutnya, pembangunan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi geografis serta tingkat kebutuhan masyarakat di setiap desa.
Adapun perkembangan pembangunan tujuh jembatan tersebut meliputi Jembatan Perintis Silempedung di Dusun I Siantar Sitanduk, Desa Sitanduk dengan progres pekerjaan mencapai 30 persen. Selanjutnya, Jembatan Beton Lae Mbara di Dusun Rumbia, Desa Sitanduk telah mencapai progres 50 persen dan menjadi salah satu proyek dengan perkembangan paling signifikan.
Sementara itu, pembangunan Jembatan Beton Silanja Sunun di Dusun Karontang, Desa Sitanduk telah mencapai progres 35 persen. Untuk Jembatan Perintis Sungai Lae Kutarih di Dusun Napasingkam, Desa Tarabintang, pekerjaan baru mencapai sekitar 5 persen karena masih berada pada tahap awal pelaksanaan.
Selain proyek yang sedang berjalan, pembangunan Jembatan Perintis Dusun Pinim di Desa Sihombu dan Jembatan Perintis Laetoras di Desa Tarabintang akan segera dimulai. Sedangkan pembangunan Jembatan Beton Aek Karontang di Dusun Karontang, Desa Sitanduk juga akan memasuki tahapan pelaksanaan dalam waktu dekat.
Bachtiar Pane menilai pembangunan tujuh jembatan tersebut merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi, terutama ketika musim hujan yang sering menghambat mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian.
Sebagai wilayah yang sebagian besar masyarakatnya menggantungkan kehidupan pada sektor pertanian, keberadaan jembatan menjadi infrastruktur vital. Akses yang lebih baik diyakini akan memangkas waktu tempuh, menekan biaya transportasi, serta meningkatkan daya saing hasil pertanian masyarakat menuju pasar.
Tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi, infrastruktur tersebut juga akan memperlancar akses anak-anak menuju sekolah dan memudahkan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan, terutama bagi desa-desa yang selama ini harus melewati sungai atau jalur yang sulit dilintasi.
Mewakili masyarakat Kecamatan Tarabintang, Bachtiar Pane menyampaikan apresiasi kepada Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH., MH., atas komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur pedesaan melalui sinergi dengan TNI AD.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI AD menjadi bukti nyata bahwa pembangunan dapat diwujudkan melalui kerja sama lintas sektor yang solid demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kehadiran pembangunan ini merupakan wujud nyata sinergi Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dengan TNI AD. Komunikasi yang baik antara Bupati Humbang Hasundutan dan jajaran TNI AD telah melahirkan program yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Bachtiar Pane.
Ke depan, Pemkab Humbahas berharap seluruh pembangunan tujuh unit jembatan tersebut dapat selesai sesuai target sehingga mampu membuka keterisolasian sejumlah wilayah, memperkuat konektivitas antar-dusun dan desa, serta menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kecamatan Tarabintang.
Pembangunan infrastruktur yang merata diharapkan menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Humbang Hasundutan, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui akses yang lebih mudah, cepat, dan aman (*)










