
Sidikalang | galasibot co id
Bakal Calon Bupati Dairi, St Dr. (Can) RM Sinaga SH MH, menggagas upaya mempererat silaturahmi antara Marga Sinaga dan Marga Sagala dalam acara Kenduri 100 Hari mengenang almarhum H. Innur Sagala. Acara ini berlangsung di Jalan Pandu, Sidikalang, dan dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dan adat.
RM Sinaga, yang didampingi oleh Tim Pemenangan Rim Uli Bintangta, menyampaikan bahwa kehadirannya dalam acara ini adalah sebagai Bere (Boru) dari Marga Sagala. “Sebagai Bakal Calon Bupati, adalah kewajiban saya untuk melakukan silaturahmi dengan semua tokoh masyarakat termasuk tokoh adat yang ada di Kabupaten Dairi,” ujar RM Sinaga.
Tokoh Adat (Raja Parhata) Marga Sagala, Awal Hoddy Sagala, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kehadiran St. RM Sinaga telah menambah pemahaman tentang tarombo bagi kalangan Marga Sagala yang tinggal di Kabupaten Dairi. “Kehadiran RM Sinaga pada acara ini menekankan pentingnya hubungan kekerabatan dari sisi adat sebagai Bere,” kata Awal Hoddy Sagala.
RM Sinaga juga menjelaskan tentang hubungan historis antara Marga Sagala dan Marga Sinaga yang ternyata memiliki ikatan yang sangat erat di masa lalu. Beliau menekankan pentingnya mempererat kembali kekerabatan tersebut agar terjalin hubungan yang kuat dan harmonis pada masa sekarang dan yang akan datang.
Pada kesempatan itu, RM Sinaga menyampaikan kepada istri almarhum H. Innur Sagala permintaan doa agar RM Sinaga dan Barita Sihite, yang akan berpasangan pada Pilkada Dairi 2024, mendapat restu dari Tuhan. “Kami berharap dapat melanjutkan perjuangan yang pernah ditorehkan H. Innur Sagala di Tanah Dairi, dan kiranya Tuhan mengijinkan Pasangan Rim Uli Bintangta menjadi pemimpin yang amanah dan rendah hati sehingga bisa membangun Dairi ke arah yang lebih baik dan memberi kebahagiaan kepada masyarakat,” tuturnya.
Dalam acara Kenduri tersebut, RM Sinaga juga berharap agar keturunan H. Innur Sagala dapat mewarisi keteladanan yang telah diwariskan selama hidupnya. Semua kebaikan dan keteladanan dari H. Innur Sagala diharapkan dapat diteruskan oleh keturunannya.
Acara Kenduri 100 Hari mengenang almarhum H. Innur Sagala diawali dengan doa bersama dan dirangkai dengan acara adat, yang memperkuat hubungan kekerabatan dan nilai-nilai budaya yang diwariskan.(*)
Penulis berita :Wilfrid Sinaga











