MEDAN | galasibot.co.id — Badan Gizi Nasional (BGN) meresmikan 232 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sumatera Utara (Sumut). Langkah strategis ini bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan anak dan menekan angka stunting.
Wakil Gubernur (Wagub) Sumut, Surya, menyambut baik peresmian tersebut. Ia berharap jangkauan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus meluas hingga ke daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
“Kami berharap ada penambahan SPPG sampai ke daerah yang belum terjangkau BGN untuk membantu anak sekolah,” ujar Surya saat berdialog daring dengan Kepala BGN Sudaryono dari SPPG 3T Negeri Bayu Muslimin, Simalungun, Rabu (14/10/2026).
Fokus Wilayah 3T dan Penanganan Stunting
Peresmian 232 SPPG di Sumut merupakan bagian dari pembukaan 1.400 unit SPPG secara serentak di Indonesia. Dari total unit di Sumut, sebanyak 59 SPPG berlokasi di wilayah 3T yang tersebar di 27 kabupaten/kota.
Kepala BGN, Sudaryono, menjelaskan bahwa peresmian tahap kedua ini memprioritaskan kawasan dengan prevalensi stunting tinggi. Pihaknya meminta kepala daerah aktif mengawasi kualitas serta higienitas pelayanan fasilitas gizi tersebut.
“Rekomendasi kepala daerah pasti menjadi acuan kami. Kami ingin pemerintah daerah terlibat aktif dalam pengawasan,” tegas Sudaryono.
Pemprov Sumut Tinjau Langsung Fasilitas
Usai peresmian, Wagub Surya meninjau langsung area persiapan, ruang ompreng, hingga ruang memasak di SPPG 3T Negeri Bayu Muslimin. Pihaknya menekankan pentingnya pengelolaan operasional yang higienis dan konsisten setiap hari.
Program ini mendapat sambutan hangat dari warga setempat. Salah satu orang tua siswa, Nursiah Kurniati, mengaku senang karena anak-anaknya makin bersemangat mengonsumsi makanan sehat bersama teman-teman di sekolah.(*)
Source:
Penulis berita : Wilfrid Sinaga










