• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Kamis, Agustus 27, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home News

Gelombang Panas Ekstrim Melanda Asia Selatan dan Asia Tenggara

Redaksi
1 Mei 2024
/ News, Ragam
0 0
0
Gelombang Panas Ekstrim Melanda Asia Selatan dan Asia Tenggara
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta | galasibot.co.id

Baca Juga

Pangdam XIX Tuanku Tambusai Tinjau Jembatan Perintis Garuda, Perkuat Akses Warga Rohil

Bobby Nasution Minta ASN Sumut Wujudkan Keteladanan Rasulullah di Peringatan Maulid 1448 H

Pemprov Sumut dan BI Perkuat Ekonomi Syariah untuk Lindungi UMKM dari Rentenir

Gelombang panas ekstrim dalam beberapa pekan terakhir melanda sejumlah negara di Asia Selatan dan Asia Tenggara.

Jutaan orang yang tinggal negara di Asia Selatan hingga Asia Tenggara ikut terdampak dari gelombang panas yang terjadi.

Akibatnya, beberapa sekolah dipaksa tutup demi menjaga muridnya agar tak terkena serangan panas yang berbahaya bagi kesehatan.

Produktivitas lahan pertanian juga terganggu akibat dari gelombang panas yang terjadi secara berkelanjutan.

Berikut merupakan negara-negara di Asia yang dilanda gelombang panas selama beberapa pekan terakhir.

Bangladesh

Gelombang panas yang melanda Bangladesh membuat sejumlah sekolah hingga universitas tutup sementara.

Sebab, suhu di beberapa daerah kerap melonjak hingga melebihi 42 derajat celsius. Terlebih, kelembapan udara yang tidak menentu juga menambah faktor ketidaknyamanan.

India

Gelombang panas serupa juga terjadi di negara tetangga Bangladesh yakni India.

Suhu panas ini menimbulkan sejumlah tantangan bagi warga India yang sedang mengikuti perhelatan pesta demokrasi terbesar di dunia itu.

Komisi Pemilihan Umum India juga turut menyediakan peralatan pendingin dan air minum guna mencegah terjadi hal darurat selama proses pencoblosan.

Suhu ekstrem yang mencapai 42 derajat celsius turut mengancam produktivitas pertanian gandum hingga mengakibatkan sejumlah kabel jaringan listrik rusak terpapar panas.

Myanmar

Myanmar menjadi salah satu negara di Asia Tenggara yang turut dilanda gelombang panas ekstrem.

Pemerintah junta Myanmar menyebut bahwa suhu di ibu kota baru-baru ini dapat mencapai 46 derajat celsius.

Terlebih, Myanmar sedang mengalami krisis perang saudara dengan sejumlah kelompok pemberontak. Hal itu turut membuat panas situasi yang membuat kedua pihak kerap mengalami kewalahan.

Kamboja

Gelombang panas ekstrem melanda salah satu negara anggota ASEAN yakni Kamboja.

Media lokal Kamboja  menyebut bahwa Negeri Angkor Wat tersebut mengalami panas paling ekstrem dalam beberapa tahun terakhir.

Juru bicara Badan Meteorologi dan Sumber Air Kamboja Chan Yuta, menyatakan bahwa suhu diperkirakan dapat mencapai 42 derajat celsius dalam beberapa pekan ke depan.

Yuta juga mengungkap bahwa suhu ekstrem akan terjadi selama beberapa minggu dan diprediksi akan turun pada Mei mendatang.

Thailand

Negara tetangga Kamboja, Thailand juga mengalami kejadian serupa.

Pihak berwenang mengeluarkan peringatan panas ekstrem diperkirakan mencapai lebih dari 52 derajat celsius di sejumlah wilayah. Sedangkan di ibu kota Bangkok mencapai 40,1 derajat celsius per Rabu (24/4).

Bahkan, sebanyak 30 orang dikabarkan tewas terkena serangan panas sejak Januari hingga April 2024.

Filipina

Negara tetangga RI, Filipina juga dikabarkan terkena serangan gelombang panas ekstrem di sejumlah wilayah.

Gelombang panas ekstrem terjadi selama beberapa pekan terakhir hingga menyebabkan ribuan sekolah tutup.

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi Filipina, menyatakan suhu di Manila dapat mencapai 38,8 derajat celsius.

Sedangkan kota lainnya dapat mencapai indeks panas hingga 45 derajat celcius. Indeks panas itu juga mengukur seperti apa suatu suhu dengan pertimbangan tingkat kelembapan.(*)

Tags: Gelombang Panas Ekstrim Melanda Asia Selatan dan Asia Tenggara
SendShareTweet
Kembali

Satgas Pamtas Yonif 122/TS Pos KM 76 Berikan Sembako Dan Pelayanan Kesehatan di Kampung Uskuar

Lanjut

Peluang Timnas Indonesia Lolos ke Olimpiade Paris Masih Terbuka Meski Kalah 0-2 dari Usbekistan di AFC 2024

Baca Juga

Pangdam XIX Tuanku Tambusai Tinjau Jembatan Perintis Garuda, Perkuat Akses Warga Rohil
Hankam

Pangdam XIX Tuanku Tambusai Tinjau Jembatan Perintis Garuda, Perkuat Akses Warga Rohil

27 Agustus 2026
Bobby Nasution Minta ASN Sumut Wujudkan Keteladanan Rasulullah di Peringatan Maulid 1448 H
News

Bobby Nasution Minta ASN Sumut Wujudkan Keteladanan Rasulullah di Peringatan Maulid 1448 H

27 Agustus 2026
Pemprov Sumut dan BI Perkuat Ekonomi Syariah untuk Lindungi UMKM dari Rentenir
Ekonomi

Pemprov Sumut dan BI Perkuat Ekonomi Syariah untuk Lindungi UMKM dari Rentenir

27 Agustus 2026
Pemprov Sumut Dorong Ekspansi PT UOI di KEK Sei Mangkei Serap Tenaga Kerja Lokal
Ekonomi

Pemprov Sumut Dorong Ekspansi PT UOI di KEK Sei Mangkei Serap Tenaga Kerja Lokal

27 Agustus 2026
Presiden Prabowo Dukung Pembukaan 8.000 Hektare Lahan Pertanian di Nagekeo
News

Presiden Prabowo Dukung Pembukaan 8.000 Hektare Lahan Pertanian di Nagekeo

26 Agustus 2026
TNI AD Siap Olah Sampah Lama Jadi Bahan Bakar dengan Teknologi Pirolisis
News

TNI AD Siap Olah Sampah Lama Jadi Bahan Bakar dengan Teknologi Pirolisis

26 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • Rumah Warga di Depan SMA Negeri 1 Namorambe Diduga Dilempar Bom Molotov, Polisi Selidiki Pelaku

    Rumah Warga di Depan SMA Negeri 1 Namorambe Diduga Dilempar Bom Molotov, Polisi Selidiki Pelaku

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meriahkan HUT ke-81 RI, Karang Taruna Desa Pollung Gelar Lomba Antardusun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekonsiliasi Jakarta Raya: Saatnya Menguatkan BPH dan Menjaga Marwah PPTSB

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukti Otentik Hak Ulayat: Sejarah Enklave Marga Sinaga di Simalungun dan Perjuangan Ruang Hidup Masyarakat Adat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Warisan Kita Hanya Kegaduhan? : Jadilah “Tua-Tua” yang Dicatat Sejarah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Caroline Nababan Raih Emas dan Top Score ASMC 2026, The PRINT Apresiasi Prestasi Anak Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemimpinan dalam Marga: Jangan Biarkan Ambisi Mengalahkan Persaudaraan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In