BEKASI | galasibot.co.id — Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan kesiapan TNI Angkatan Darat untuk mengolah timbunan sampah lama menjadi sumber energi alternatif. Kesiapan tersebut disampaikan saat ia menghadiri ground breaking Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Ciketing, Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu (26/8/2026).
Kegiatan penting ini turut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dan CEO Danantara Investment Management Pandu Sjahrir. Acara ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah menyelesaikan persoalan lingkungan serta mengoptimalkan sampah menjadi energi.
Teknologi Pirolisis untuk Sampah Lama
Kasad menjelaskan, TNI AD akan mengembangkan teknologi pirolisis guna mengolah timbunan sampah lama yang sudah bertahun-tahun menumpuk. Tantangan terbesar dalam proses ini adalah memilah sampah lama yang telah bercampur dalam jumlah besar.
“Yang kami akan olah adalah timbunan-timbunan sampah lama. Yang inilah mungkin sampai dengan sekarang masih belum ada yang bisa memilah ini,” ujar Kasad, Rabu (26/8/2026).
Fasilitas pengolahan tersebut diproyeksikan mampu menangani sekitar 1.000 ton sampah per hari dengan kebutuhan lahan seluas lima hektare. Sampah harus melalui tahap pre-treatment terlebih dahulu untuk memilah material sebelum diproses menjadi bahan bakar minyak jenis solar.
Rencana Pengembangan dan Sinergi
Sejumlah lokasi dengan tumpukan sampah lama telah masuk dalam radar perhatian TNI AD. Lokasi tersebut meliputi kawasan Bantargebang, Galuga Bogor, hingga Sarimukti.
Kasad berharap proses penyiapan serta perizinan lahan di berbagai wilayah tersebut dapat segera tuntas. Dengan demikian, program pengolahan sampah dapat langsung berjalan efektif.
Kehadiran Kasad dalam acara ini memperkuat dukungan institusi militer terhadap program pemerintah. Selain itu, kegiatan tersebut juga diisi dengan penandatanganan perjanjian jual beli tenaga listrik antara PT PLN dan BUPP PSEL serta kesepakatan bersama Pemkot Bekasi.
TNI AD menyatakan kesiapan penuh dalam mengolah timbunan sampah lama menjadi bahan bakar minyak menggunakan teknologi pirolisis. Langkah ini didukung oleh sinergi lintas lembaga untuk mengatasi persoalan lingkungan dan menciptakan sumber energi alternatif.(*)
Source:
Penulis berita : Wilfrid Sinaga










