Medan I galasibot.co.id
Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, melontarkan teguran keras kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumut dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumut terkait pembagian bonus bagi atlet peraih medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024. Teguran ini disampaikan setelah sejumlah atlet peraih medali mengungkapkan kekecewaan mereka mengenai jumlah bonus yang diterima, yang menurut mereka tidak sesuai dengan perjuangan yang telah dilakukan selama kompetisi.
Salah satu atlet cabang atletik mengungkapkan bahwa bonus yang diterima pada PON XXI tidak berbeda dengan yang diterima pada PON XX Papua 2021. Bahkan, bonus tersebut masih dikenakan potongan pajak, yang membuat jumlah yang diterima lebih kecil dari yang seharusnya. “Bonus yang kami terima memang cukup mengkhawatirkan, apalagi dipotong pajak. Kami merasa bahwa ini tidak sebanding dengan perjuangan kami di lapangan,” ujar atlet tersebut dengan rasa kecewa.
Selain itu, seorang atlet dari Labuhan Batu yang berkompetisi di kategori beregu juga menyampaikan keluhannya terkait besaran bonus yang diterima. Menurutnya, jumlah bonus yang diberikan untuk kategori beregu sangat kecil karena dibagi rata dengan seluruh anggota tim. “Kami semua berjuang keras untuk medali ini, namun bonus yang kami terima sangat kecil. Rasanya tidak adil,” ungkapnya.
Mendengar keluhan tersebut, Gubernur Bobby Nasution terlihat geram. Ia merasa bahwa Sekda dan Kadispora Sumut tidak melakukan koordinasi secara detail terkait besaran bonus yang akan diberikan kepada para atlet. Teguran itu disampaikan dengan tegas, karena sebagai pemerintah daerah, seharusnya mereka lebih peka terhadap aspirasi para atlet yang telah mengharumkan nama Sumut di tingkat nasional.
Namun, dalam kesempatan tersebut, Bobby langsung memberikan solusi bagi para atlet yang merasa tidak puas dengan besaran bonus yang diterima. Dalam sambutannya, ia mengumumkan bahwa Pemprov Sumut akan menanggung seluruh pajak atas bonus yang diterima oleh atlet peraih medali, baik pada PON XXI maupun Peparnas 2024. “Hari ini saya Gubernur Sumatera Utara, keputusan dari pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan menjadi tanggung jawab kami semua, termasuk menjadi tanggung jawab saya sebagai Gubernur Sumatera Utara hari ini,” kata Bobby dengan tegas.
Lebih lanjut, Bobby juga memastikan bahwa jumlah bonus bagi atlet beregu akan ditambah. Para atlet yang merasa bahwa pembagian bonus mereka tidak adil, akan mendapatkan tambahan bonus untuk menyeimbangkan penghargaan terhadap perjuangan tim. “Selain itu, kita juga akan menambah jumlah bonus untuk kategori beregu agar lebih adil dan sesuai dengan usaha keras mereka,” jelas Bobby.
Teguran dan keputusan cepat dari Gubernur Sumut ini langsung disambut gembira oleh para atlet yang hadir. Mereka merasa dihargai atas usaha dan prestasi mereka, yang akhirnya mendapatkan perhatian serius dari Pemprov Sumut. Para atlet juga sangat bersyukur karena mereka tidak lagi perlu khawatir tentang potongan pajak yang sebelumnya dianggap memberatkan.
Bobby Nasution juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap prestasi yang diraih oleh kontingen Sumut pada PON XXI Aceh-Sumut, yang berhasil meraih peringkat empat nasional, serta kontingen Peparnas yang berhasil berada di peringkat lima besar. “Prestasi yang diraih oleh atlet Sumut sangat membanggakan, dan ini adalah kebanggaan bagi kami semua. Mereka telah berjuang keras, dan kami akan memberikan penghargaan yang pantas,” ujar Bobby.
Sebagai informasi, untuk medali perorangan pada PON XXI, bonus yang diterima adalah sebesar Rp250 juta untuk medali emas, Rp125 juta untuk medali perak, dan Rp75 juta untuk medali perunggu. Sementara itu, untuk atlet beregu, bonus diberikan sesuai dengan jumlah anggota tim. Untuk Peparnas 2024, medali emas perorangan dihargai Rp150 juta, medali perak Rp80 juta, dan medali perunggu Rp50 juta, dengan pembagian bonus beregu juga disesuaikan dengan jumlah anggota tim.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan Sumut, Mahfullah Pratama, mengungkapkan bahwa besaran bonus yang diterima oleh atlet PON Aceh-Sumut sejatinya telah disamakan dengan bonus yang diterima oleh atlet Sumut pada PON Papua. Ia menambahkan bahwa pemberian bonus ini merupakan salah satu kebijakan prioritas yang harus segera direalisasikan oleh Pemprov Sumut.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut, John Ismadi, juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan mengupayakan penambahan bonus bagi para atlet. KONI Sumut akan segera mengajukan permohonan penambahan anggaran kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan berharap prosesnya bisa selesai dalam dua hari ke depan.
Dengan adanya perhatian serius dan kebijakan positif dari Gubernur Sumut Bobby Nasution, para atlet Sumut kini merasa lebih dihargai. Mereka berharap kebijakan serupa akan terus dilanjutkan dan ditingkatkan di masa yang akan datang, agar prestasi olahraga di Sumut semakin gemilang.(*)











