• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home News

PMKRI Cabang Batam Soroti Masalah Laten Perdagangan Orang di Kota Batam Pada Kongres XXXIII dan MPA XXXII  PMKRI di Kabupaten Merauke, Papua Selatan.

Redaksi
11 Juli 2024
/ News
0 0
0
PMKRI Cabang Batam Soroti Masalah Laten Perdagangan Orang di Kota Batam Pada Kongres XXXIII dan MPA XXXII  PMKRI di Kabupaten Merauke, Papua Selatan.
Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

GPPMI Dukung Pernyataan Kepala BNN: Larangan Vape dalam RUU Narkotika dan Penguatan Kelembagaan Jadi Kunci Selamatkan Generasi Bangsa

PPTSB Siap Gelar Mubes XVI di Medan Oktober 2026, Fokus pada Transformasi Organisasi dan Generasi Muda

Antisipasi Kemarau Ekstrem 2026, Bupati Taput Usulkan Pembangunan Irigasi di Rakornas Kementan

Merauke | galasibot co id
Sekretaris Jenderal Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Batam, Madelyn Yohana Sinaga, menyampaikan pandangan umum yang menyoroti masalah laten perdagangan orang (human trafficking) di Kota Batam. Pernyataan ini disampaikan dalam
Kongres Nasional  XXXIII dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA)  XXXI  Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) St. Thomas Aquinas di Merauke,  Provinsi Papua Selatan yang diikuti sekitar 300 peserta dari 85 cabang seluruh Indonesia berlangsung 7-14  Juli 2024.
Pada Kongres Nasional XXXIII PMKRI yang  dibuka Staf Ahli Bidang Inovasi dan Kepemudaan Kemenpora Republik Indonesia Drs. Yohan, M.Si, PMKRI Cabang Batam yang dibacakan menyampaikan bahwa Kota Batam masih menjadi salah satu wilayah dengan tingkat kasus perdagangan orang yang tinggi. Menurutnya, kondisi geografis dan status Batam sebagai kota industri dan pelabuhan internasional menjadikan kota ini rawan terhadap praktik perdagangan manusia.
“Batam menjadi salah satu titik kritis dalam rantai perdagangan orang, baik sebagai tempat transit maupun tujuan akhir. Hal ini sangat memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius dari semua pihak,” ujar Madelyn.
Madelyn juga menyoroti lemahnya penegakan hukum serta kurangnya koordinasi antara berbagai instansi terkait dalam upaya penanggulangan perdagangan orang. Ia menyebutkan bahwa masih banyak korban yang tidak mendapatkan perlindungan dan pemulihan yang layak, serta pelaku yang belum mendapat hukuman setimpal.
“Penegakan hukum yang lemah dan minimnya koordinasi antar lembaga membuat upaya penanggulangan perdagangan orang menjadi kurang efektif. Ini adalah masalah serius yang memerlukan tindakan tegas dan komprehensif,” tambahnya.
Madelyn Yohana Sinaga yang merupakan delegasi PMKRI Cabang Batam bersama Ketua Presidium Cabang Batam Simeon Denang  juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli dan berperan aktif dalam mengawasi lingkungan sekitar agar kasus-kasus perdagangan orang dapat diminimalisir. Menurutnya, partisipasi aktif dari masyarakat dapat menjadi salah satu kunci dalam mencegah terjadinya perdagangan manusia.
“Kesadaran dan partisipasi aktif dari masyarakat sangat diperlukan. Kita semua harus menjadi mata dan telinga yang siap melaporkan setiap indikasi adanya perdagangan orang kepada pihak berwenang,” tegas Madelyn.
PMKRI Cabang Batam berkomitmen untuk terus mengawal isu ini dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mencari solusi yang efektif. Mereka juga merencanakan berbagai kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat guna meningkatkan kesadaran tentang bahaya perdagangan orang.
“Dalam waktu dekat, kami akan melaksanakan beberapa program sosialisasi dan edukasi untuk masyarakat. Kami berharap langkah-langkah ini dapat memberikan dampak positif dalam upaya pencegahan perdagangan orang di Kota Batam,” pungkas Madelyn Yohana Sinaga.
Pandangan umum yang disampaikan oleh PMKRI Cabang Batam ini diharapkan dapat membuka mata berbagai pihak tentang urgensi penanganan masalah perdagangan orang dan mendorong langkah konkret untuk mengatasinya.(*)
Penulis berita :Yohana Sinaga
Tags: Kabupaten MeraukeKongres XXXIII dan MPA XXXII  PMKRIPapua Selatan.PMKRI Cabang Batam
SendShareTweet
Kembali

Pj Bupati Dairi Hadiri Rakernas Apkasi: Mewujudkan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan

Lanjut

Oknum Pangulu  Diduga Langgar UU Transparansi Dana Desa di Bandar Selamat Siimalungun

Baca Juga

GPPMI Dukung Pernyataan Kepala BNN: Larangan Vape dalam RUU Narkotika dan Penguatan Kelembagaan Jadi Kunci Selamatkan Generasi Bangsa
News

GPPMI Dukung Pernyataan Kepala BNN: Larangan Vape dalam RUU Narkotika dan Penguatan Kelembagaan Jadi Kunci Selamatkan Generasi Bangsa

21 April 2026
PPTSB Siap Gelar Mubes XVI di Medan Oktober 2026, Fokus pada Transformasi Organisasi dan Generasi Muda
Budaya

PPTSB Siap Gelar Mubes XVI di Medan Oktober 2026, Fokus pada Transformasi Organisasi dan Generasi Muda

21 April 2026
Antisipasi Kemarau Ekstrem 2026, Bupati Taput Usulkan Pembangunan Irigasi di Rakornas Kementan
News

Antisipasi Kemarau Ekstrem 2026, Bupati Taput Usulkan Pembangunan Irigasi di Rakornas Kementan

20 April 2026
Pemkab Taput dan BNPB Targetkan Warga Tempati Huntap Dolok Nauli Mei 2026
News

Pemkab Taput dan BNPB Targetkan Warga Tempati Huntap Dolok Nauli Mei 2026

20 April 2026
Harianto Sinaga Tantang Debat Terbuka Bane Raja Manalu: “BPODT Itu Perbaiki, Bukan Bubarkan!”
News

Harianto Sinaga Tantang Debat Terbuka Bane Raja Manalu: “BPODT Itu Perbaiki, Bukan Bubarkan!”

20 April 2026
Di Raker Komwil I APEKSI, Rico Waas Tekankan Pentingnya Kerjasama Antar Kota Hadapi Tantangan Zaman
News

Di Raker Komwil I APEKSI, Rico Waas Tekankan Pentingnya Kerjasama Antar Kota Hadapi Tantangan Zaman

20 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULER

  • Sikapi Pernyataan Jusuf Kalla, DPD Patria Sumut: Martir Kristen Itu Kasih, Bukan Membunuh

    Sikapi Pernyataan Jusuf Kalla, DPD Patria Sumut: Martir Kristen Itu Kasih, Bukan Membunuh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sarjana atau Tertinggal: Cermin Keras dari Budaya Pendidikan Orang Batak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinergi Budaya dan Alam: PPTSB dan Toba Caldera UNESCO Global Geopark Resmi Jalin Kerja Sama Strategis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPODT dan Ilusi Kesejahteraan: Infrastruktur Tertinggal di Pesisir Danau Toba, Simalungun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melihat Titik Temu Migrasi “Ompu Jorang Raja Sinaga” Dengan “Pomparan Ompu Jorang Raja Sinaga”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SD Budi Murni 2 Medan Raih Juara II Umum Kejuaraan Karate TAKO Piala Direktur POLMED 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kongres GSRI 2026 Sukses Digelar, Pdt Drs Ependi Bukit Terpilih sebagai Ketua Umum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In