• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Kamis, Agustus 27, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home News

Polres Tangerang Selatan Amankan 4 Warga Terduga Pelaku Penganiayaan dan Pelarangan Mahasiswa Berdoa Rosario

Redaksi
7 Mei 2024
/ News
0 0
0
Polres Tangerang Selatan Amankan 4 Warga Terduga Pelaku Penganiayaan dan Pelarangan Mahasiswa Berdoa Rosario
Share on FacebookShare on Twitter

Tangerang | galasibot.ci.id

Polres Tangerang Selatan berhasil mengamankan 4 terduga pelaku penganiayaan dan pelarangan mahasiswa Berdoa Rosario di rumah kontrakan, Selasa (7/5/2024).

Baca Juga

Presiden Prabowo Dukung Pembukaan 8.000 Hektare Lahan Pertanian di Nagekeo

TNI AD Siap Olah Sampah Lama Jadi Bahan Bakar dengan Teknologi Pirolisis

Polrestabes Medan Resmi Keluarkan SP3 Kasus Antonius Tumanggor Lewat Restorative Justice

Selain itu, kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa senjata tajam (sajam) jenis pisau.

Atas perbuatannya empat pelaku dijerat dengan Pasal 2 Ayat 1 UU Darurat no tahun 1951 jo Pasal 170 KUHP Jo Pasal 351 KUHP ayat 1 jo Pasal 335 KUHP dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara.

Polisi menetapkan empat orang tersangka kasus pengeroyokan mahasiswa Universitas Pamulang (Unpam) saat berdoa Rosario di Jalan Ampera Poncol, Setu, Tangerang Selatan. Satu dari empat tersangka adalah ketua RT wilayah setempat, berinisial D.

“Kami simpulkan dengan cukup bukti sehingga terhadap beberapa saksi yang terlibat ditetapkan sebagai tersangka,” ucap Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Ibnu Bagus Santoso kepada wartawan di Polres Tangerang Selatan, Selasa, 7 Mei.

Ibnu menjelaskan kejadian itu bermula saat kelompok mahasiswa tengah berdoa Rosario di kontrakan korban.

Saat itu ketua RT mendatangi kontrakan para mahasiswa, dan meminta menghentikan doa tersebut karena dianggap mengganggu.

“Tidak berselang lama datang beberapa orang untuk mencari tahu apa yang terjadi, sehingga akibat teriakan tersebut terjadi kegaduhan dan kesalahanahamaan. Terjadi kekerasan dan menimbulkan korban,” katanya.

 

Saat peristiwa pemukulan itu terjadi, penghuni kontrakan merekam aksi kekerasan yang dilakukan para tersangka terhadap mahasiswa. Bahkan disebut-sebut 2 orang warga membawa senjata tajam jenis pisau.

Dari penjelasan di kepolifian menyebutkan bahwa aksi keributan diduga karena kekesalahan warga yang meminta mahasiswa Universitas Pamulang (Unpam) berhenti melakukan doa Rosario di kontrakannya di Jalan Ampera Poncol, Setu, Tangerang Selatan, 5 Mei 2024 malam.

“Umat Kristiani yang sedang mengadakan doa Rosario. Akhirnya sudah diingatkan sama tokoh sekitar, sama RT, untuk bubar ternyata belum bubar juga,” kata Kapolsek Cisauk, AKP Dhady Arysa saat ditemui di lokasi, Senin, 6 Mei 2024.

Karena teguran tidak digubris, kata Dhady, warga meluapkan emosinya hingga akhirnya terjadi keributan tersebut. “Akhirnya timbul tuh sedikit kegaduhan, sehingga ada keributan. Dilerai sama warga,” ucapnya.

Alih-alih ingin melerai, salah satu warga justru mendapatkan pemukulan. Sehingga keributan tak terkendali hingga akhrinya ada dua orang mahasiwa terkena sabetan senjata tajam.

“Direlai sama warga. Yang merelainya tersebut ya kena pukul karena orang banyak itu,” ujarnya.

Sementara itu, Saksi kelompok mahasiswa, LE mengungkap aksi keributan yang terjadi di tempatnya terjadi saat dirinya berdoa Rosario di kontrakannya, Jalan Ampera Poncol, Setu, Tangerang Selatan, Minggu, 5 Mei.

Ia menceritakan kejadian itu bermula saat pihaknya tengah berdoa, tiba-tiba datang warga menegur kelompok ibadah agar meminta berhenti melaksanakan doa

Mendengar hal itu, dirinya bersama teman-temannya langsung keluar dari kontrakannya, kemudian menghampiri warga yang menegurnya.

Sejak saat itu, semaunya langsung kaget. Doa langsung berenti. Pak RT bilang jangan ibadah disini, ibadah di gereja. Tidak dizinkan ibadah,” ujarnya.(*)

Tags: Ketua RT DiamankanPelaku Pelarang Mahasiswa Berdoa DiamankanPolres Tangerang Selatan
SendShareTweet
Kembali

Objek Wisata Pemandian Air Panas Sidebuk Diterjang Banjir

Lanjut

Bupati Simalungun Tinjau Putra – Putri Simalungun Peserta Pelatiha Melalui Program Si Kerja di Medan

Baca Juga

Presiden Prabowo Dukung Pembukaan 8.000 Hektare Lahan Pertanian di Nagekeo
News

Presiden Prabowo Dukung Pembukaan 8.000 Hektare Lahan Pertanian di Nagekeo

26 Agustus 2026
TNI AD Siap Olah Sampah Lama Jadi Bahan Bakar dengan Teknologi Pirolisis
News

TNI AD Siap Olah Sampah Lama Jadi Bahan Bakar dengan Teknologi Pirolisis

26 Agustus 2026
Polrestabes Medan Resmi Keluarkan SP3 Kasus Antonius Tumanggor Lewat Restorative Justice
Dprd medan

Polrestabes Medan Resmi Keluarkan SP3 Kasus Antonius Tumanggor Lewat Restorative Justice

25 Agustus 2026
Langgar PBG dan Serebot Lahan, DPRD Medan Desak Penyegelan Bangunan di Gang Sumatera
Dprd medan

Langgar PBG dan Serebot Lahan, DPRD Medan Desak Penyegelan Bangunan di Gang Sumatera

25 Agustus 2026
Karhutla di Lubuk Kembang Bunga, Kodam XIX Tuanku Tambusai Padamkan 2 Hektare Lahan
Hankam

Karhutla di Lubuk Kembang Bunga, Kodam XIX Tuanku Tambusai Padamkan 2 Hektare Lahan

25 Agustus 2026
Aktivitas Meningkat, Radius Zona Rekomendasi Gunung Sinabung Diperluas
Karo

Aktivitas Meningkat, Radius Zona Rekomendasi Gunung Sinabung Diperluas

25 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • Rumah Warga di Depan SMA Negeri 1 Namorambe Diduga Dilempar Bom Molotov, Polisi Selidiki Pelaku

    Rumah Warga di Depan SMA Negeri 1 Namorambe Diduga Dilempar Bom Molotov, Polisi Selidiki Pelaku

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meriahkan HUT ke-81 RI, Karang Taruna Desa Pollung Gelar Lomba Antardusun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekonsiliasi Jakarta Raya: Saatnya Menguatkan BPH dan Menjaga Marwah PPTSB

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukti Otentik Hak Ulayat: Sejarah Enklave Marga Sinaga di Simalungun dan Perjuangan Ruang Hidup Masyarakat Adat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Warisan Kita Hanya Kegaduhan? : Jadilah “Tua-Tua” yang Dicatat Sejarah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Caroline Nababan Raih Emas dan Top Score ASMC 2026, The PRINT Apresiasi Prestasi Anak Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemimpinan dalam Marga: Jangan Biarkan Ambisi Mengalahkan Persaudaraan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In