• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Jumat, Oktober 23, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home News

Video Viral Diduga Libatkan Oknum DPRD Humbang Hasundutan, Laporan Etik Belum Berjalan

Redaksi Galasibot.co.id
10 Februari 2026
/ News
0 0
0
Video Viral Diduga Libatkan Oknum DPRD Humbang Hasundutan, Laporan Etik Belum Berjalan

Aksi unjukrasa yang dilakukan sekelompok masyarakat beberapa waktu lalu di Kantor DPRD Humbang.(Foto galasibot.co.id/Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

Humbang I galasibot.co.id

Video Viral dan Polemik Publik

Baca Juga

Kahiyang Ayu Serahkan Hadiah Lomba Vlog KILAS 2026 Kepada 9 Daerah

Capaian Cek Kesehatan Gratis Sumut Capai 32,81 Persen, Targetkan 46 Persen Akhir 2026

Perpisahan Konsul Jepang, Pemko Medan Dorong Peluang Kerja Sama Baru

Sebuah video berdurasi sekitar 39,23 detik yang diduga memuat percakapan video call antara oknum anggota DPRD Humbang Hasundutan berinisial GS dan seorang perempuan berinisial B beredar luas di media sosial. Penyebaran video ini langsung memicu polemik di tengah masyarakat.

Video tersebut awalnya diunggah B melalui akun pribadi miliknya. Dalam unggahan itu, B mengaku merasa diperdaya setelah menerima janji pernikahan dari GS. Namun, beberapa waktu kemudian, B menarik kembali video tersebut karena khawatir menghadapi tudingan pencemaran nama baik dan potensi konsekuensi hukum.

Meski sudah dihapus, video itu terlanjur tersebar dan menjadi konsumsi publik. Sejumlah tokoh masyarakat serta kelompok sipil kemudian mengambil langkah formal dengan melaporkan kasus ini ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Humbang Hasundutan dan ke partai politik tempat GS bernaung.

Tidak Ada Tindak Lanjut Terbuka

Namun, hingga kini, para pelapor menyebut belum ada pernyataan resmi dari BK DPRD maupun pihak partai terkait perkembangan penanganan laporan tersebut. Situasi ini memunculkan kritik publik soal transparansi dan akuntabilitas lembaga pengawas etik wakil rakyat.

Di sisi lain, B dilaporkan menutup diri dari ruang publik sejak video tersebut viral. Hingga berita ini diterbitkan, media belum memperoleh keterangan langsung dari B terkait kondisi maupun sikap hukumnya.

Sementara itu, GS maupun pimpinan DPRD Humbang Hasundutan juga belum memberikan keterangan resmi kepada media. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan untuk mendapatkan penjelasan dari seluruh pihak terkait.

Sorotan Etik dan Tata Kelola DPRD

Mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta peraturan DPRD mengenai Kode Etik Anggota DPRD, setiap anggota dewan wajib menjaga martabat, kehormatan, dan kepercayaan publik.

Dalam hal ini, Badan Kehormatan DPRD memiliki kewenangan untuk memeriksa dugaan pelanggaran etik, memanggil pihak terkait, serta memberikan rekomendasi sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

Diamnya BK DPRD dalam menangani laporan yang telah disampaikan secara resmi dinilai berpotensi melanggar prinsip akuntabilitas dan transparansi. Kondisi ini juga berisiko

Aspek Hukum dan Posisi Para Pihak

Secara hukum, penyebaran konten pribadi berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum, termasuk terkait Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) serta perlindungan privasi.

Namun, dari perspektif etik dan relasi kuasa, B dapat dipandang sebagai pihak yang merasa dirugikan dan berupaya menyampaikan pengalamannya, terlebih karena unggahan tersebut akhirnya dihapus.

Sebagai pejabat publik, GS memiliki tanggung jawab moral dan etik yang lebih tinggi dibanding warga biasa. Jika dugaan yang beredar terbukti melalui mekanisme resmi, hal ini dapat berimplikasi pada pelanggaran kode etik DPRD.

Meski demikian, hingga ada keputusan lembaga berwenang, GS tetap harus diperlakukan

Pentingnya Transparansi Penanganan Kasus

Kasus ini menyoroti peran strategis Badan Kehormatan DPRD dalam menjaga kepercayaan publik. Publik menuntut proses yang terbuka, profesional, dan berkeadilan.

Media ini akan terus memantau perkembangan kasus serta memberikan ruang klarifikasi bagi seluruh pihak terkait.(*)

Tags: #Badan Kehormatan DPRD#Etik Anggota DPRD#Kasus DPRD Humbang Hasundutan.#Video Viral GS DPRD#Polemik DPRD Humbahas
SendShareTweet
Kembali

Jelang Imlek 2577, Pemko Medan Gelar Pasar Murah di Dua Kecamatan

Lanjut

Anak Miskin Tersisih, Negara Terlalu Sibuk Membagi Rata

Baca Juga

Kahiyang Ayu Serahkan Hadiah Lomba Vlog KILAS 2026 Kepada 9 Daerah
News

Kahiyang Ayu Serahkan Hadiah Lomba Vlog KILAS 2026 Kepada 9 Daerah

22 Oktober 2026
Capaian Cek Kesehatan Gratis Sumut Capai 32,81 Persen, Targetkan 46 Persen Akhir 2026
News

Capaian Cek Kesehatan Gratis Sumut Capai 32,81 Persen, Targetkan 46 Persen Akhir 2026

22 Oktober 2026
Perpisahan Konsul Jepang, Pemko Medan Dorong Peluang Kerja Sama Baru
Medan

Perpisahan Konsul Jepang, Pemko Medan Dorong Peluang Kerja Sama Baru

22 Oktober 2026
Pj Sekda Medan Tegaskan Retribusi Daerah Harus Diiringi Kualitas Layanan
Medan

Pj Sekda Medan Tegaskan Retribusi Daerah Harus Diiringi Kualitas Layanan

22 Oktober 2026
GMNI Sumut Desak BPK Audit Dana SIM dan STNK di Polda Sumut
News

GMNI Sumut Desak BPK Audit Dana SIM dan STNK di Polda Sumut

22 Oktober 2026
Pemprov Sumut Perkuat Deteksi Dini dan Patol untuk Cegah Karhutla
Medan

Pemprov Sumut Perkuat Deteksi Dini dan Patol untuk Cegah Karhutla

22 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • Menanti Dua Dekade Air Bersih: Asa Baru Warga Griya Kencana Usai Disinggahi Walikota Medan Rico Waas

    Menanti Dua Dekade Air Bersih: Asa Baru Warga Griya Kencana Usai Disinggahi Walikota Medan Rico Waas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga  Desak Transparansi Kompensasi dan Legalitas Proyek Perumahan, Antonius Tumanggor Minta Pemko Medan Turun Tangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengurai Teror Bom Molotov di Namorambe: Polisi Naikkan Status Penyelidikan dan Ancam Jemput Paksa Saksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rumah Dirusak Sekelompok Orang, Janda di Hamparan Perak Minta Polisi Tangkap Pelaku

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melihat Titik Temu Migrasi “Ompu Jorang Raja Sinaga” Dengan “Pomparan Ompu Jorang Raja Sinaga”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengakar di Tanah Batak: Kiprah Jenny Waskita di Prabowonomics hingga Rencana Penabalan Boru Sinaga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jebakan Formalisme Hukum: Menakar Batas Substansi dan Kewenangan dalam Putusan MK Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In