MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kota (Pemko) Medan dalam menjaga kehidupan masyarakat yang inklusif, harmonis, dan menjunjung tinggi toleransi di tengah keberagaman etnis serta agama.
Hal tersebut ditegaskan Rico saat menghadiri Perayaan Waisak 2570 BE yang mengusung tema “Harmony and Co-existence”. Acara yang diselenggarakan oleh Yayasan Vihara Maitreya Medan ini berlangsung di Tiara Convention Center, Jalan Cut Mutia, Medan, Minggu (10/5/2026).
Hadir didampingi Ketua TP PKK Kota Medan, Ny. Airin Rico Waas, Wali Kota menyampaikan bahwa momentum Waisak tahun ini sangat istimewa karena dirangkaikan dengan peringatan Hari Ibu Internasional serta hari ulang tahun ke-22 pihak penyelenggara.
Dalam sambutannya, Rico Waas mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus merawat perdamaian dan memperkuat rasa persaudaraan meskipun berasal dari latar belakang yang berbeda.
“Kita hidup berbeda-beda, mulai dari agama, suku, warna kulit, hingga keturunan. Namun, harapan kami di Kota Medan ini, kita semua bisa terus hidup berdampingan, saling menyayangi, dan saling membantu satu sama lain,” ujar Rico Waas.
Rico menambahkan bahwa kedamaian sejati akan tercipta jika masyarakat mengedepankan semangat tolong-menolong. Ia juga mengingatkan agar warga Medan waspada terhadap potensi perpecahan yang dipicu oleh rasa iri maupun konflik sosial yang dapat merusak keharmonisan kota.
“Kadang kita melihat ada yang saling ribut atau mencaci. Waisak harus menjadi momentum penting untuk menghadirkan kedamaian, baik dalam diri sendiri maupun dalam kehidupan bermasyarakat,” pesannya.
Sebagai pemimpin daerah, Rico memastikan bahwa Pemko Medan akan selalu hadir sebagai bagian dari solusi atas kesulitan masyarakat dan siap berjalan beriringan dengan seluruh umat beragama.
“Kami adalah saudara bagi seluruh masyarakat Kota Medan. Kesulitan yang dirasakan masyarakat juga merupakan kesulitan kami,” ucapnya dengan penuh ketegasan.
Selain itu, Rico memberikan apresiasi tinggi kepada Yayasan Vihara Maitreya Medan yang telah konsisten menyelenggarakan kegiatan keagamaan dan sosial selama 22 tahun terakhir. Menurutnya, menjaga eksistensi sebuah gerakan sosial selama lebih dari dua dekade bukanlah hal mudah tanpa adanya komitmen dan kebersamaan yang kuat.
Acara tersebut turut dihadiri oleh tokoh-tokoh agama internasional dan lokal, di antaranya Venerable Man Sheng, Venerable Hui Xian (Amerika Serikat), Venerable Xin Shou (Taiwan), Venerable Cueh Lien, serta jajaran pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan dan tokoh organisasi keagamaan seperti Walubi.
Di akhir acara, Rico Waas secara resmi membuka rangkaian Perayaan Waisak 2570 BE, seraya berharap nilai-nilai kebajikan terus tumbuh subur di Kota Medan.(*)











