Medan | galasibot.co.id
Pembangunan gedung Sekolah Rakyat (SR) Kota Medan resmi dimulai dengan dilaksanakannya pencanangan pembangunan di Jalan Flamboyan II, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Senin (12/1/2026).
Kegiatan pencanangan ini merupakan bagian dari peluncuran serentak 166 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia yang dipusatkan dan diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan.
Pencanangan pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Medan dihadiri Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kota Medan, Wiriya Alrahman. Turut hadir perwakilan Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Sumatera Utara, Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum, Eva, serta didampingi Kepala Dinas Sosial Kota Medan Khoiruddin Rangkuti dan Camat Medan Tuntungan Berani Perangin-angin.
Dalam kesempatan tersebut, rombongan meninjau langsung lokasi pembangunan Sekolah Rakyat yang akan menjadi sarana pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di Kota Medan.
Sekda Kota Medan, Wiriya Alrahman, menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan program strategis nasional tersebut. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Medan mendukung penuh kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto dalam meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
“Pemko Medan mendukung penuh program Bapak Presiden RI Prabowo Subianto. Hari ini kita bersyukur atas dimulainya pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan,” ujar Wiriya Alrahman.
Sekolah Rakyat ini dibangun di atas lahan milik Pemerintah Kota Medan dengan alas Hak Pengelolaan Lahan (HPL) Nomor 1 Tanjung Selamat Tahun 1990. Dari total luas HPL sebesar 26 hektare, Pemko Medan telah menghibahkan lahan seluas 6 hektare kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk pembangunan Sekolah Rakyat tersebut.
Pembangunan Sekolah Rakyat Kota Medan ditargetkan rampung pada pertengahan tahun 2026 dan diharapkan dapat menjadi solusi pemerataan pendidikan, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Lebih lanjut, Wiriya Alrahman menyampaikan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas dan akses pendidikan, tetapi juga memberikan multiplier effect terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Ia pun mengajak seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat untuk memberikan dukungan serta doa agar proses pembangunan Sekolah Rakyat dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat Kota Medan.(*)











