Binjai I galasibot.co.id
Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Kaputama menggelar Workshop Penelitian Tugas Akhir (TA) bekerja sama dengan Program Studi Magister Teknologi Informasi (MTI) Universitas Panca Budi (UNPAB) Medan. Acara yang berlangsung di Aula Lantai IV Gedung STMIK Kaputama, Kelurahan Tangsi, Binjai Kota ini turut menghadirkan tokoh nasional di bidang informatika, Prof. Dra. Sri Hartati, M.Sc., Ph.D.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan PTIM Drs. Irwanto Tampubolon, M.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh narasumber dan peserta yang hadir. Ia menegaskan bahwa STMIK Kaputama sebagai pelopor pendidikan informatika di Binjai, terus berkomitmen terhadap pelaksanaan kebijakan dari Aptikom, termasuk workshop ini yang merupakan salah satu implementasinya.
Ketua STMIK Kaputama, Dr. Relita Buaton, ST., M.Kom., memberikan apresiasi khusus kepada Prof. Sri Hartati atas kehadirannya. Ia juga menyoroti kemajuan dunia pendidikan tinggi di Sumatera Utara, terutama dengan adanya program pascasarjana di UNPAB, yang kini menjadi pilihan studi lanjutan bagi dosen STMIK Kaputama.
“Saat ini, sembilan dosen STMIK Kaputama sedang menempuh pendidikan magister di Universitas Panca Budi. Ini menjadi langkah nyata peningkatan mutu akademik kampus kami,” ujar Relita.
Prof. Sri Hartati, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Eksekutif LAM INFOKOM dan Guru Besar di Universitas Gadjah Mada (UGM), memaparkan materi seputar metodologi penelitian dan sistem manajemen data dalam penulisan tugas akhir. Ia juga menyatakan kebanggaannya terhadap peran STMIK Kaputama dalam mencerdaskan generasi muda.
Workshop ini turut diisi oleh beberapa narasumber lainnya seperti Assoc. Prof. Dr. Muhammad Iqbal, M.Kom., dan dimoderatori oleh Adek Maulidya, S.Kom., M.Kom. Kegiatan ini juga menjadi momentum penandatanganan nota kesepakatan (MoU) dan pemberian cinderamata antar institusi.
Kepala Prodi MTI UNPAB, Assoc. Prof. Dr. Zulham Sitorus, yang membuka acara secara resmi, berharap agar STMIK Kaputama bisa menjadi kampus unggulan di Kota Binjai dan sekitarnya.
“Binjai memiliki potensi besar, dan saya yakin STMIK Kaputama bisa tumbuh menjadi universitas terkemuka di daerah ini,” ungkap Zulham.
Workshop dihadiri oleh jajaran dosen, ketua prodi, mahasiswa STMIK Kaputama, serta sejumlah tamu undangan dari UNPAB. Dengan jumlah mahasiswa aktif sekitar 1.500 orang, STMIK Kaputama terus berbenah untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas dan siap bersaing di dunia kerja.(*)










