• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Juli 29, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home Politik

The Prabowonomics Institute Dorong Revisi 108 UU, Fondasi Implementasi Prabowonomics Menuju Kedaulatan Ekonomi Nasional

Redaksi Galasibot.co.id
29 Juli 2026
/ Politik
0 0
0
The Prabowonomics Institute Dorong Revisi 108 UU, Fondasi Implementasi Prabowonomics Menuju Kedaulatan Ekonomi Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta | galasibot.vo.id – Gagasan implementasi Prabowonomics memasuki babak baru. The Prabowonomics Institute melalui wadah pemikirannya, THE PRINT, mendorong pemerintah bersama DPR RI segera merevisi 108 undang-undang yang dinilai menjadi prasyarat utama agar arah kebijakan ekonomi nasional berjalan selaras dengan konsep Ekonomi Konstitusi sebagaimana diamanatkan Pasal 33 UUD 1945.

Dorongan tersebut mengemuka setelah Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyampaikan perlunya pembaruan regulasi saat puncak peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta Convention Center pada 23 Juli 2026. Dalam pidatonya di hadapan Presiden Prabowo Subianto, Cak Imin menyatakan bahwa revisi terhadap 108 undang-undang diperlukan agar cita-cita kedaulatan ekonomi Indonesia dapat diwujudkan secara menyeluruh.

Baca Juga

Prabowonomics PKB: Langkah Strategis Menuju Kemandirian Ekonomi Indonesia

Modernisasi Siber Polri Didorong DPR untuk Antisipasi Kejahatan Digital yang Kian Canggih

Uskup Agung Kupang Ingatkan Politisi: Politik Adalah Jalan Cinta Kasih, Bukan Sekadar Kekuasaan

“Yang pertama kita sempurnakan regulasinya, ada 108 undang-undang yang akan kita ajak Pak Prabowo dan partai-partai untuk kita ubah agar yang disebut dengan kedaulatan ekonomi itu terwujud,” ujar Cak Imin.

Menurutnya, pembangunan ekonomi tidak cukup hanya mengandalkan program pemerintah, tetapi juga membutuhkan landasan hukum yang mendukung. Ia mengajak seluruh kekuatan politik di DPR untuk bersama-sama mengevaluasi regulasi yang dianggap menghambat efektivitas kebijakan ekonomi nasional.

Regulasi Dinilai Menjadi Penentu Keberhasilan Prabowonomics

Penulis buku Prabowonomics, Yonge Sihombing, menilai revisi regulasi merupakan tahapan fundamental sebelum menjalankan berbagai program strategis pemerintah.

Menurutnya, keberhasilan agenda besar seperti pertumbuhan ekonomi delapan persen, penghapusan kemiskinan absolut, penguatan industri nasional, hingga pemerataan kesejahteraan sangat bergantung pada kesesuaian regulasi dengan amanat konstitusi.

“Ini bukan sekadar mengganti kebijakan. Fondasi hukumnya juga harus dibereskan agar Prabowonomics bisa berjalan satu arah menuju pertumbuhan delapan persen dan penghapusan kemiskinan absolut,” kata Yonge dalam keterangan tertulis, Rabu (29/7/2026).

Ia menambahkan, konsep Prabowonomics berangkat dari gagasan bahwa negara harus hadir lebih aktif dalam mengelola sumber daya strategis demi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Pandangan tersebut, menurutnya, sejalan dengan kritik Presiden Prabowo Subianto terhadap praktik ekonomi yang disebutnya sebagai “serakahnomics”, yakni sistem yang mengejar keuntungan tanpa memperhatikan aspek keadilan sosial dan pemerataan hasil pembangunan.

Tujuh Klaster Reformasi Regulasi

The Prabowonomics Institute memetakan 108 undang-undang yang diusulkan untuk ditinjau ke dalam tujuh kelompok strategis.

Klaster pertama mencakup sektor kedaulatan pangan dan agraria, meliputi regulasi mengenai pangan, pertanian, perkebunan, perikanan, hingga pupuk guna memperkuat agenda swasembada pangan.

Klaster kedua berfokus pada kedaulatan energi dan sumber daya alam, termasuk regulasi mengenai mineral dan batubara, minyak dan gas bumi, energi baru terbarukan, serta ketenagalistrikan.

Selanjutnya, klaster hilirisasi, industrialisasi, dan investasi diarahkan untuk mempercepat pembangunan industri nasional, memperkuat ekonomi hijau dan ekonomi biru, serta meningkatkan penciptaan lapangan kerja.

Di bidang fiskal, revisi juga menyasar regulasi mengenai BUMN, Danantara, serta keuangan negara guna mendukung reformasi penerimaan negara dan efisiensi anggaran.

Sementara itu, penguatan UMKM, koperasi, dan ekonomi rakyat diposisikan sebagai instrumen untuk memperluas kewirausahaan nasional berbasis masyarakat.

Klaster berikutnya berkaitan dengan sektor sosial dan kesejahteraan, mencakup pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, dan perumahan untuk mendukung berbagai program prioritas pemerintah.

Adapun klaster terakhir menitikberatkan pada tata kelola pemerintahan dan pemberantasan korupsi, termasuk penyempurnaan regulasi mengenai persaingan usaha, kehutanan, lingkungan hidup, dan tindak pidana korupsi.

Sinkronisasi dengan Pasal 33 UUD 1945

The Prabowonomics Institute menilai keseluruhan revisi tersebut diarahkan untuk menyelaraskan sistem hukum nasional dengan prinsip ekonomi konstitusi yang menempatkan negara sebagai pengelola cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak.

Dalam perspektif lembaga tersebut, harmonisasi regulasi menjadi syarat agar berbagai kebijakan ekonomi pemerintah dapat dijalankan secara konsisten tanpa terhambat tumpang tindih aturan.

Pendekatan itu juga diharapkan mampu menciptakan kepastian hukum bagi dunia usaha sekaligus memberikan perlindungan lebih besar terhadap kepentingan masyarakat.

Menjadi Bagian dari Buku Prabowonomics

Gagasan revisi 108 undang-undang turut menjadi salah satu pembahasan utama dalam buku Prabowonomics: A Great Movement of the People’s Economy with the Best Results Fast karya Yonge Sihombing.

Buku setebal 946 halaman yang disusun dalam bahasa Indonesia dan Inggris tersebut dijadwalkan diluncurkan pada 6 Agustus 2026 di Jakarta International Convention Center bersamaan dengan penyelenggaraan Prabowonomics Summit 2026.

The Prabowonomics Institute mengibaratkan revisi regulasi sebagai proses “beres-beres rumah” sebelum menjalankan berbagai program strategis nasional.

“Regulasi harus bersih dulu, baru program produktif negara bisa sampai ke rakyat,” ujar Yonge.

Apabila agenda revisi tersebut memperoleh dukungan politik di DPR, pembahasan terhadap 108 undang-undang diperkirakan akan menjadi salah satu agenda legislasi strategis yang berpotensi memengaruhi arah kebijakan ekonomi Indonesia dalam beberapa tahun mendatang.(*)

Tags: #Kedaulatan Ekonomi#Pasal 33 UUD 1945#revisi 108 UU#The Prabowonomics InstitutePrabowonomics
SendShareTweet
Kembali

Pemko Binjai Percepat Pensertifikatan Aset Daerah demi Tata Kelola Pemerintahan yang Akuntabel

Lanjut

THE PRINT Gelar Peluncuran Buku Bilingual Prabowonomics dan Prabowonomics Summit 2026 di JICC

Baca Juga

Prabowonomics PKB: Langkah Strategis Menuju Kemandirian Ekonomi Indonesia
Politik

Prabowonomics PKB: Langkah Strategis Menuju Kemandirian Ekonomi Indonesia

24 Juli 2026
Modernisasi Siber Polri Didorong DPR untuk Antisipasi Kejahatan Digital yang Kian Canggih
News

Modernisasi Siber Polri Didorong DPR untuk Antisipasi Kejahatan Digital yang Kian Canggih

21 Mei 2026
Uskup Agung Kupang Ingatkan Politisi: Politik Adalah Jalan Cinta Kasih, Bukan Sekadar Kekuasaan
Hukum

Uskup Agung Kupang Ingatkan Politisi: Politik Adalah Jalan Cinta Kasih, Bukan Sekadar Kekuasaan

13 Mei 2026
Setia Menempuh Jalan Rakyat, DPC PDI-P Jakarta Timur Sukses Gelar Fit and Proper Test Ketua Ranting
Politik

Setia Menempuh Jalan Rakyat, DPC PDI-P Jakarta Timur Sukses Gelar Fit and Proper Test Ketua Ranting

11 Mei 2026
Baleg DPR RI Serap Aspirasi di Tano Batak, Dorong Percepatan Pengesahan RUU Masyarakat Adat
Hukum

Baleg DPR RI Serap Aspirasi di Tano Batak, Dorong Percepatan Pengesahan RUU Masyarakat Adat

10 Mei 2026
The Print Optimis Jenderal Dudung Mampu Sukseskan Program Prabowonomics dan Asta Cita
Politik

The Print Optimis Jenderal Dudung Mampu Sukseskan Program Prabowonomics dan Asta Cita

29 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • Gubernur Banten Andra Soni Ajak Warga Dukung Felicia br Sihombing di The Icon Indonesia SCTV

    Gubernur Banten Andra Soni Ajak Warga Dukung Felicia br Sihombing di The Icon Indonesia SCTV

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Felicia Babak 6 Besar The Icon Indonesia SCTV: Mohon Dukungan untuk Rebut Tiket Top 5 Senin Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Perempat Final Piala Dunia 2026: Prancis dan Argentina Difavoritkan Melaju ke Final, Inggris serta Spanyol Siap Beri Kejutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Membanggakan, Felicia Sihombing Siap Guncang Panggung Top 5 The Icon Indonesia SCTV

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkumpulan Raja Parhata Sedunia Resmi Dibentuk, Jaga Marwah Adat Batak di Era Globalisasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Argentina vs Spanyol di Final Piala Dunia 2026: Messi Bidik Gelar Beruntun, Yamal Siap Tantang Sang Idola

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Luhut Panjaitan Tegaskan PT TPL Tidak Akan Beroperasi Lagi, Pemerintah Siapkan Penataan Ulang Lahan demi Masyarakat Adat dan Pemulihan Ekologi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In