Samosir I galasibot.co.id
Kegiatan uji publik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Samosir tentang penataan daerah pemilihan dan alokasi kursi anggota DPRD kabupaten kota pada Pemilu 2024, Selasa (13/12/2022) di Kantor KPU Samosir Jalan Rianiate Desa Hutanamora Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir.
Pada sesion pertama, KPU Samosir juga menggelar uji publik Penataan Dapil dan Alokasi Kursi Pemilu 2024, yang dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemuda. Dan selanjutnya decision ketiga akan dihadiri oleh Ketua partai, camat, stakeholder dan forkopimda.
Uji public itu, katanya berdasarkan KPU Samosir berdasarkan peraturan KPU NO 6 Tahun 2022. Pada pasal 6 berbunyi “KPU Kabupaten/kota mengumumkan kepada masyarakat dan penyelenggara uji publik rancangan penataan Dapil dan Alokasi kursi untuk mendapatkan masukan dan tanggapan.
Anggota KPU Kabupaten Samosir, Robinsar Junaidi Barus menjelaskan bahwa uji publik bertujuan untuk mendapatkan saran serta masukan melalui diskusi bersama berbagai unsur masyarakat terkait dengan rancangan dapil di kabupaten tersebut.
“Berdasar data agregat kependudukan kecamatan yang disampaikan Kementerian Dalam Negeri kepada KPU, tercatat jumlah penduduk di kecamatan Simanindo berjumlah 24.017, kecamatan Pangururan 35.973, kecamatan Ronggurnihuta 10.086, kecamatan Palipi 18.899, kecamatan Nainggolan 13.175, kecamatan Onanrunggu 11.236, kecamatan Harian 10.063, kecamatan Sianjur Mulamula 10.406, dan kecamatan Sitiotio 8.463. total penduduk Kabupaten Samosir berjumlah 142.318 jiwa”, paparnya.
Saat sesi wartawan mengajukan pertanyaan dan masukan mengenai penataan daerah pemilihan dan alokasi kursi anggota, anggota KPU Samosir, Robinsar Junaidi Barus menjawab pertanyaan wartawan mengatakan, “ Ada tujuh kriteria dalam pemetaan, dan masukan dari stakeholder akan disampaikan ke pimpinan, nanti pimpinan yang memutuskan, ungkapnya.
Mengenai masukan dari masyarakat dan semua stakeholder, kata Junaidi lagi, semua ditampung, namun tidak semua bisa masukan itu.
“Jadi bisa juga di terobos lampu merah” Siapa yang bisa menerobos lampu merah?” Ya tentu ambulance,” kata Junaidi bernalogi terkait masukan mengenai penataan daerah pemilihan dan alokasi kursi anggota DPRD.
Tahun 2024 jumlah pemilih ada peningkatan mencapai 84%, namun anggota DPRD Samosir masih berjumlah 25. Dan seluruh kecamatan yang ada di Samosir memiliki keterwakilan masing-masing.
“Jumlah kursi ditentukan dari jumlah penduduk, bukan jumlah pemilih. Jika penduduk kita sudah berjumlah diatas 200.001 maka jumlah kursi DPRD kita akan bertambah menjadi 30 kursi”, terangnya.
Sedangkan Anggota KPU Samosir bidang perencanaan Monang Sinaga, menyampaikan bahwa masyarakat juga dapat mengetahui DPT terdaftar melalui website cekdptonlin.kpu.id. “Melalui aplikasi cekdptonlin.kpu.id ini, masyarakat dapat mengetahui dirinya terdaftar sebagai pemilu 2024,” terang Monang Sinaga.
Di akhir acara, Robinsar Junaidi Barus memberitahukan bahwa KPU Samosir telah menerima tanah hibah dari pemkab Samosir untuk dibangun kantor KPU Samosir. “Semoga tahun depan (2023), KPU Samosir akan memohon ke pusat (KPU RI) untuk pembangunan kantor KPU Samosir di Parbaba,” tandasnya. (*)
Penulis berita: Pangihutan Sinaga/editor:Red











