Medan I galasibot.co.id
Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih bersama Wakil Bupati Benny Gusman Sinaga hadir dalam Konsultasi Publik yang digelar dalam rangka Penyusunan Dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026 Provinsi Sumatera Utara. Acara yang berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro, Medan, pada Kamis (20/3/2025), dipimpin langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution.
Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, dalam kesempatan tersebut mengungkapkan target-target penting dalam perencanaan pembangunan daerah untuk lima tahun mendatang. Salah satu yang menjadi sorotan adalah target pertumbuhan ekonomi rata-rata Sumut yang diperkirakan akan meningkat dari 5,03% pada tahun 2024 menjadi 6,08% pada tahun 2029. Peningkatan lainnya yang juga ditargetkan adalah PDRB per kapita, yang akan naik dari Rp73,75 juta pada tahun 2024 menjadi Rp115,3 juta pada tahun 2029.
Selain itu, Gubernur Bobby Nasution juga menargetkan penurunan angka kemiskinan dari 7,19% menjadi 2,82%, peningkatan indeks daya saing daerah dari 3,71 poin menjadi 3,75 poin, serta peningkatan indeks modal manusia dari 0,53 menjadi 0,59 poin pada tahun 2029. Upaya untuk mengurangi dampak lingkungan juga menjadi prioritas, dengan target penurunan intensitas emisi gas rumah kaca sebesar 18,52% pada tahun 2029, yang lebih rendah dibandingkan 1% pada tahun 2025.
Dalam arahannya, Gubernur Bobby juga mengingatkan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumut agar dapat mengimplementasikan visi dan misi yang telah ditetapkan dalam kebijakan dan program daerah secara konkret.
Visi yang akan dituangkan dalam RPJMD Provinsi Sumatera Utara adalah “Kolaborasi Sumut Berkah Menuju Sumatera Utara yang Unggul, Maju, dan Berkelanjutan.” Gubernur juga memaparkan enam program hasil terbaik cepat (PHTC), yang di antaranya adalah Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG), Program Berobat Gratis (PROBIS), Jaminan Kestabilan Harga Komoditi Pangan (JASKOP), Digitalisasi Pelayanan Publik “Cepat Responsif Handal dan Solutif” (CERDAS), Infrastruktur Strategis Terintegrasi (INSTANSI), serta Perlindungan Rakyat Melalui Restorative Justice (PRESTICE).
Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan pembangunan yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Menurutnya, Kabupaten Simalungun siap untuk bersinergi dengan Pemprov Sumut dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi daerah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung kepada masyarakat.
“Simalungun siap berkolaborasi dan mengawal setiap program yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, serta penguatan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal,” ujar Bupati Anton Achmad Saragih.
Wakil Bupati Simalungun Benny Gusman Sinaga juga menekankan pentingnya keberlanjutan pembangunan berbasis desa serta penguatan ketahanan sosial dan budaya untuk menciptakan kondisi masyarakat yang harmonis dan sejahtera. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Benny juga mengapresiasi berbagai program prioritas yang mencakup pendidikan berbasis industri, pemberdayaan perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas, serta penguatan ekonomi hijau dan ketahanan pangan berbasis kearifan lokal.
“Kami di Kabupaten Simalungun juga akan terus mendorong inovasi dalam pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan, termasuk melalui transformasi digital yang semakin dibutuhkan dalam meningkatkan efektivitas layanan kepada masyarakat,” tambah Benny Gusman Sinaga.
Dengan komitmen penuh dari Pemerintah Kabupaten Simalungun, diharapkan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Simalungun dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dapat berjalan optimal. Harapannya, ini akan mewujudkan visi pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif bagi seluruh masyarakat Sumut, khususnya di Kabupaten Simalungun.(*)











