Binjai | galasibot.co.id
Suasana haru dan khidmat menyelimuti Pendopo Umar Baki pada Selasa dini hari (21/04), saat Wali Kota Binjai, Drs. H. Amir Hamzah, MAP., secara resmi melepas keberangkatan Sebanyak 223 Calon Jemaah Haji Kota Binjai Tahun 1447 H/2026 M. Lantunan talbiyah yang menggema mengiringi langkah para tamu Allah tersebut menuju Asrama Haji Medan sebelum bertolak ke Tanah Suci.
Dalam sambutannya, Wali Kota Amir Hamzah merinci bahwa total 223 jemaah asal Kota Binjai tahun ini terdiri dari 86 jemaah laki-laki dan 137 jemaah perempuan. Seluruh jemaah didampingi oleh enam petugas haji dan tergabung dalam Kloter 1.
“Pelepasan ini adalah bentuk dukungan serta doa tulus dari Pemerintah Kota Binjai. Kami berharap seluruh jemaah diberikan kelancaran dalam ibadah dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur dan mabruroh dalam keadaan sehat walafiat,” ujar Wali Kota Binjai.
Profil Jemaah dan Bekal Khas Daerah
Data keberangkatan tahun ini menunjukkan keberagaman usia yang signifikan. Jemaah tertua tercatat berusia 81 tahun, sementara jemaah termuda berusia 22 tahun untuk laki-laki dan 25 tahun untuk perempuan.
Sebagai wujud kasih sayang dan kepedulian terhadap warganya, Pemerintah Kota Binjai membekali para jemaah dengan paket makanan khas daerah, mulai dari bumbu pecal, sambal teri kacang, hingga permen jahe. Bekal ini diharapkan dapat menjadi penambah selera makan sekaligus pengobat rindu akan cita rasa kampung halaman selama di Arab Saudi.
Pesan Penting untuk Jemaah
Wali Kota juga menitipkan pesan mendalam agar para jemaah senantiasa menjaga kondisi fisik dengan istirahat yang cukup. “Jaga kekompakan, saling tolong-menolong antar sesama jemaah, selalu bawa paspor sebagai identitas, dan yang terpenting jangan bepergian sendirian di sana,” tegasnya.
Acara pelepasan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah, di antaranya Ketua DPRD Kota Binjai Hj. K. Gusuartini Br. Surbakti, Wakapolres Kompol Sofyan Helmi Nasution, Sekdako Chairin F. Simanjuntak, Ketua MUI H. Rizaldi Nasution, Kakankemenag Drs. H. Mustapid MA, serta unsur Forkopimda dan tokoh agama lainnya.
Keberangkatan Kloter 1 asal Binjai ini menandai dimulainya perjalanan spiritual panjang para Dhuyufurrahman dalam memenuhi rukun Islam kelima. (*)











