Samosir I galasibot.co.id
Acara syukuran Hari Pers Nasional atau yang yang disingkat HPN tahun 2023, Provinsi Sumatera Utara sebagai tuan rumah. Setelah sukses dilaksanakan di Kota Medan pada 9 Februari. Acara syukuran HPN ini dilaksanakan di Kabupaten Samosir mengingat HPN yang dilaksanakan di Kota Medan sukses tanpa ada kendala serta berjalan dengan baik.
Demikian disampaikan Ketua Syukuran Hari Pers Nasional Kabupaten Samosir, Robin Nainggolan, di Aula HKBP Nainggolan, Selasa (14/2/2023).
Dalam laporan Panitia Syukuran HPN Kabupaten Samosir, Robin menyampaikan, “Selamat datang di acara Syukuran ini kepada semua undangan.” ungkapnya.
“Berawal dari diskusi kecil bersama rekan-rekan wartawan yang bertugas di Kabupaten Samosir, maka terjadi kesepakatan agar dilaksanakan syukuran ini, dengan Tema; Pers Samosir Bersatu,” tambah Robin.
Sebagaimana telah disampaikan Presiden Republik Indonesia pada acara HPN di Medan, bahwa platform media-media banyak bermunculan, sehingga diharapkan pelaku-pelaku Pers dan wartawan untuk menghasilkan pemberitaan yang bermanfaat terhadap kemajuan dan pembangunan bangsa, ujarnya.
Selanjutnya kata sambutan tokoh masyarakat, MAngiring Naibaho menyampaikan, “ Selamat kepada Dewan Pers, kami sampaikan dari masyarakat Kabupaten Samosir, Pers yang bertugas menyampaikan berbagai informasi dan keputusan-keputusan Pemerintah. Seiring dengan perkembangan jaman, maka Per situ juga berfungsi sebagai control dan edukasi, termasuk dalam hal cita-cita bangsa, daerah maupun
Seorang wartawan maupun jurnalistik, harusnya kompeten agar dapat mencerdaskan sebagai fungsinya. Agar apa yang diharapkan atau cita-cita Negara tercapai. Tugas Pers atau Jurnalis sangat luas. Bisa menjadi alat control, bisa menjadi autentikator, bisa menjadi suatu alat suatu Negara maupun daerah menerobos tujuan untuk perbaikan. Sehingga Pers itu harus bersinergi dengan pemerintah dalam mencapai cita-cita bersama.
Mangiring juga menyampaikan , wartawan juga harus beradaptasi terhadap masyarakat, memberikan pencerahan, pembelajaran, agar masyarakat mengerti bagaimana pemerintahan yang baik.
Maka kesimpulan, adalah bahwa wartawan itu alat mematangkan demokrasi, apa dan kemana tujuan bangsa.
Dengan tajuk “ Pers Samosir Bersatu” apakah selama ini pers di Samosir sebelumnya tidak bersatu? Kata Mangiring dengan nada Tanya.
Pers harus menjadi corong masyarakat. Wartawan juga ada norma dan kaidah. Maka Pers di Kabupaten Samosir harus turut mendampingi Pemkab Samosir dalam menampung aspirasi masyarakat, tandasnya.
Pemerhati Pers Kabupaten Samosir, Maju Sitanggang dalam kata sambutannya menyampaikan, “ Sesuai dengan motto atau tajuk kegiatan ini; Pers Samosir Bersatu, maka Pers di Samosir juga harus bersatu membantu pembangunan. Dulu Samosir sebelum dimekarkan, kerap dilecehkan, ini sejarah, perjuangan pemekaran Kabupaten Samosir tokoh masyarakat bersama dengan Pers ikut memperjuangkan pemekaran, ungkapnya.
Maju Sitanggang juga kepada Bupati Samosir menyampaikan, “Agar Bupati Samosir memperhatikan kesejahteraan Pers di Samosir.” Tujuannya agar para wartawan cerah dalam menuliskan berbagai berita, ujarnya.
Pemilik media Gorgajenius, Jesron Sihotang didampingi Indra Sianipar dan Cristin Tambunan dari PT GHM Fery Tao Toba dan PT. Maybart Parapat Kabupaten Simalungun mengungkapkan, “ Kita sebagai Pers dengan berbagai media dan kualitas, ayo kita berkarya. Bersaing di lapangan, namun kita tetap bersatu di Pangkalan,” katanya singkat.
Manager relation PT. Toba Pulp Lestari , Dedy Armaya, “ Selamat atas syukuran HPN di Kabupaten Samosir. Kami dari TPL selalu bermitra dengan Pers, dan itu merupakan pesan dalam berbangsa dan bernegara, katanya.
Mewakili DPRD Samosir, Noni Sulvia Situmorang meyampaiakan, ” Kemajuan suatu Negara maupun daerah tentu Pers harus berperan,” katanya.
Bupati Samosir bersama wakil Bupati mengatakan, ” Kami sama-sama dipilih oleh masyarakat, satu mitra, maka pers supaya memahami, kami berdua biasa saja,” katanya.
“Bahwa Insan Pers itu adalah mitra pemerintah, bukan lawan, Pers harus bisa mengkritik Pemerintah, jangan karena ada kepentingan. Ayo kritik kami, karena belum tentu kebijakan-kebijakan pemerintah sudah tepat. Maka sampaikanlah kritik itu dengan baik dan benar, agar bisa ada perbaikan, pungkasnya.
Pers maupun wartawan itu harus mencari informasi sampai ke masyarakat, agar informasi dan berita tersampaikan kepada masyarakat secara benar, ujarnya.
Perlu berita yang mendidik ataupun edukasi. Perlu juga berita yang mencerdaskan agar bermanfaat, dan bermakna baik masyarakat. Kalau memang kinerja Pemerinta tidak betul, ya beritakan supaya masyarakat mengetahui. Itu sebagai kontrol, yang mengawasi pemerintahan itu salah satunya adalah wartawan ataupun jurnalis. Untuk itu jangan ragu memberikan kebenaran, tandas Martua lagi.
Bersatulah insan Pers dalam kebenaran untuk kemajuan pembangunan Kabupaten Samosir. Selamat Hari Pers Nasional, bersatulah Pers Samosir ke depan, kata Martua mengakhiri. (*)
Penulis berita :Pangihutan Sinaga/editor:Red









