Medan I galasibot.co.id
Ketua DPD Garnita Malahyati Partai Nasdem Medan, Lailatul Badri berharap peringatan Hari Anak Se-Dunia setiap 20 November menjadi dasar untuk seluruh pemangku kepentingan agar dapat memenuhi hak-hak dasar anak.
Ia mengatakan tema tahun ini “A Better Future for Every Child” atau masa depan yang lebih baik untuk setiap anak”.
Atas dasar itu, kata Lela bahwa dasar utama saat diperlukan adanya perhatian khusus hak anak untuk kembang dan tumbuh.
“Empat hak dasar seorang anak hak untuk hidup, hak untuk tumbuh dan berkembang, hak perlindungan dan hak untuk berpartisipasi.Tapi, seluruh hak ini memiliki sisi perbedaan bila dikaji secara mendalam , ” ucap Lailatul Badri kepada wartawan, Senin (21/11/2022).
Wanita yang akrab disapa, Lela ini bahwa hak untuk berkembang dan tumbuh menjadi fokus bersama yang harus dilakukan di Kota Medan.
Sambung, Lela semuanya tidak terlepas untuk menghadirkan generasi emas yang terbaik.
Namun, kata Lela bahwa persoalan itu saat ini terhalang akan stunting yang saat menjadi pembahasan bersama.
” Berdasarkan angka jumlah stunting saat ini mencapai 25,8 persen. Catatan tersebut menempatkan Sumatera Utara sebagai provinsi ke-17 dengan jumlah anak stunting terbanyak di Indonesia.Untuk Kota Medan data terakhir jumlah anak stunting di Kota Medan sebanyak 364 orang ,” kata Lela.
Untuk, itulah kata Lela pihaknya berharap agar stakeholder atau pemangku kepentingan dapat bersama-sama mengatasi persoalan tersebut.
“Di Medan, kita lihat tak hentinya kampanye stunting digaungkan termasuk saudara Wali Kota Medan dan lainya didaulat menjadi Bapak stunting.Atas dasar ini kita harapkan persoalan stunting inj dapat diatasi secepatnya, sehingga di Hari Anak Nasional 2022 tidak ada lagi persoalan ini.Artinya, kita sudah mampu menghadirkan sebuah hak dasar kebutuhan anak untuk tumbuh dan berkembang ,” ucapnya.
Tak hanya akan persoalan itu, Lela berharap agar ruang area anak juga diperhatikan.
“Persoalan yang kompleks di Kota Medan ini saat ini ruang area bermain anak nol atau tidak ada sama sekali.Jadi, anak-anak sebagai generasi masa depan belum seutuhnya berkembang karena terlalu berkutat kepada teknologi modern yang berimbas terkontaminasi kepada hal-hal yang pada dasar belum dapat diterima.Kita lihat anak-anak ini akibat kemajuan teknologi dalam hal ponsel , semuanya cepat tumbuh dewasa sebelum masanya.Tentu peran orangtua sebagai pengawas dibutuh, sebaliknya peran pemerintah dibutuhkan juga ,” kata.
“Jadi, kita mendorong kepada saudara Wali Kota Medan, Bobby Nasution sebagai generasi yang sedang merasakan pertumbuhan sosok anak mulailah membuat konsep dimana area bermain anak itu bisa hadir.Jadi, tidak berbuat kepada pembangunan kota atau perubahan sebuah wilayah, tapi hadirkan juga konsep ruang untuk anak, ” tutup kader Partai Nasdem ini.(*)
Penulis berita : Romulo/editor :Pangihutan Sinaga











