Pakpak Bharat | galasibot.co.id
Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kanker serviks, Puskesmas Singgabur di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu menggelar kegiatan pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) Test bagi ibu-ibu dan wanita usia subur (WUS) di seluruh kecamatan.
Kepala Puskesmas Singgabur, Deliana Lumbantobing, S.Kep menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini gejala kanker leher rahim agar penanganan dapat segera dilakukan. “Semakin cepat diketahui, semakin mudah dilakukan pengobatan,” tegasnya.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Tim Penggerak PKK Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu. Ketua Tim Penggerak PKK, Ny. Leodina Ucok Benget Berutu, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan berbagai upaya strategis dalam mendukung pemerintah untuk menjaga kesehatan masyarakat, khususnya para ibu.
“Kanker serviks adalah penyebab kematian kedua tertinggi dari total kasus kanker di Indonesia. Karena itu, kami aktif mensosialisasikan manfaat IVA Test kepada masyarakat, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa,” jelas Ny. Leodina.
Ia juga menambahkan bahwa tantangan utama dalam sosialisasi adalah mengubah paradigma masyarakat yang masih menganggap tabu membicarakan organ reproduksi. Namun berkat kegiatan promotif, preventif, deteksi dini, dan tindak lanjut yang dilakukan secara berjenjang, kini masyarakat mulai antusias mengikuti pemeriksaan IVA.
“Dulu saat sosialisasi belum menyentuh masyarakat luas, hanya sedikit ibu-ibu yang bersedia menjalani IVA Test. Kini, kita bisa melihat sendiri bagaimana antusiasme mereka. Harapan kami, semua wanita usia subur di kecamatan ini memahami pentingnya IVA Test, agar Sitellu Tali Urang Julu benar-benar bebas dari kanker serviks di masa depan,” pungkasnya.(*)











