Toba | galasibot co.id
Fakultas Ekonomi Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli (UNITA) menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan pengabdian masyarakat bertema “Pemanfaatan Tanaman Baion (Pandanus tectorius) untuk Meningkatkan Nilai Ekonomi dan Daya Saing UMKM Lokal”. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Gurgur Aek Raja, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba, dengan sasaran utama keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan kelompok lansia.
Dekan Fakultas Ekonomi UNITA, Dr. Rosalinda Sitompul, SE, MM, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Sebagai dekan, saya merasa bangga karena dosen dan mahasiswa tidak hanya menyampaikan materi secara teoritis, tetapi juga menghadirkan pelatihan aplikatif yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ungkapnya.
Melalui pelatihan ini, warga diajarkan cara mengolah daun Baion menjadi berbagai produk kerajinan bernilai jual tinggi, seperti tas, tempat tisu, dan aksesori rumah tangga. Kegiatan ini merupakan wujud nyata semangat Kampus Berdampak, yang memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat desa.
Mahasiswa Program Studi Manajemen yang turut menjadi pemateri adalah Melati Hutabarat (Semester 8), Meliarta Saragih (Semester 4), Meristina Lase (Semester 4), Hendri Sihombing (Semester 8), Rendi Hatorangan Manik (Semester 4), dan Putra Nitema Lase (Semester 2).
Dosen pengampu mata kuliah Ekonomi Kreatif, Dahlia Nopelina Siallagan, SE, MM, menilai bahwa tanaman Baion memiliki potensi ekonomi tinggi. “Dari kerajinan hingga produk turunan seperti minyak atsiri, baion bisa menjadi komoditas unggulan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dahlia menyebutkan tiga tujuan utama dari kegiatan ini:
- Memberikan pelatihan teknis pengolahan Baion menjadi produk bernilai jual.
- Memperkuat jejaring antara UMKM, akademisi, dan pemangku kepentingan.
- Mendorong keberlanjutan melalui pendampingan dan pemasaran berbasis digital.
Rammen Andino Sinaga, M.Pd, M.Si, selaku Koordinator PKH Kabupaten Toba, menyatakan dukungannya terhadap keberlanjutan kegiatan ini. Ia berharap akan ada pembinaan lanjutan dalam hal desain produk, manajemen usaha, dan pemasaran digital.
Hal senada disampaikan oleh Doni Naibaho, Pendamping PKH Desa Gurgur Aek Raja. Ia menyampaikan apresiasi atas kontribusi Fakultas Ekonomi UNITA dalam menggali potensi lokal. “Kami berharap kegiatan ini membawa dampak positif dan berkelanjutan bagi kemandirian ekonomi keluarga PKH,” ungkapnya.
Dukungan juga datang dari Joan Berlin Damanik, SSi, MM, selaku PR IV UNITA. Ia menyambut baik rencana pembentukan MoU antara UNITA dan PKH Kabupaten Toba. “Kami akan segera berkoordinasi untuk memperkuat kolaborasi ini demi peningkatan keterampilan dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh dosen Fakultas Ekonomi UNITA, antara lain Hotlin Siregar, SE, MM; Herta Manurung, SE, MM; Talenta Marbun, SE, MSi; Hotlin Purba, SE, MM; Niarita Bukit, SE, MSi; Ronald Haloho, SE, MM; David Y.D Mahulae, SE, MM; Ester Mawar Siagian, SE, MM; dan Nurlinawaty, SE, MM.
Dengan semangat kolaboratif dan dedikasi tinggi, kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi dalam pengembangan ekonomi lokal berbasis potensi alam dan kearifan lokal di Kabupaten Toba.(*)











