Medan | galasabot.co.id
Dalam upaya mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta memastikan kepatuhan dunia usaha terhadap aturan perpajakan dan perizinan, Komisi 3 DPRD Kota Medan melakukan kunjungan lapangan ke beberapa perusahaan dan pelaku usaha strategis di Kota Medan pada Senin (07/07/2025).
Kegiatan pengawasan ini meliputi peninjauan atas izin operasional, izin reklame, serta ketaatan pembayaran pajak dan retribusi, termasuk:
- Pajak bumi dan bangunan (PBB)
- Pajak restoran dan hotel
- Pajak reklame
- Retribusi daerah lainnya
Lokasi yang dikunjungi antara lain:
- PT. Argo Raya Mas, Jalan Kapten M. Ilyas, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan
- PT. Musim Mas, Jalan K.L. Yos Sudarso, Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli
- Restoran Lembur Kuring, Jalan T. Amir Hamzah, Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H. Zulkarnaen, S.K.M., yang menegaskan bahwa pengawasan ini bertujuan meningkatkan kedisiplinan pelaku usaha dalam memenuhi kewajiban pajak daerah.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap pelaku usaha di Kota Medan turut berkontribusi dalam membangun kota ini melalui pajak dan retribusi yang dibayarkan tepat waktu dan sesuai aturan. OPD terkait juga kami minta lebih tegas dalam penegakan Perda No. 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah,” tegas H. Zulkarnaen.
Turut hadir dalam kunjungan ini:
- H. T. Bahrumsyah, S.H., M.H. (Wakil Ketua Komisi 3)
- David Roni Ganda Sinaga, S.E. (Sekretaris Komisi 3)
- Hj. Sri Rezeki, A.Md., dr. Dimas Sofani Lubis, dr. Faisal Arbie, M.Biomed., Drs. Godfried Effendi Lubis, M.M., dan Eko Afrianta Sitepu (Anggota Komisi 3)
Dinas dan instansi pendukung yang turut mendampingi:
- Badan Pendapatan Daerah Kota Medan (Bapenda)
- Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan
- Dinas Penanaman Modal dan PTSP
- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)
Komisi 3 DPRD Kota Medan berencana menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) lanjutan bersama dinas teknis dan para pelaku usaha untuk merumuskan langkah konkret dalam memperkuat penerimaan PAD secara adil dan akuntabel.











