Medan I galasibot.co.id
Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H. Rajudin Sagala, S.Pd.I., menerima langsung aspirasi dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Medan yang menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kota Medan, Selasa (02/09/2025).
Aksi damai tersebut merupakan bagian dari penyampaian aspirasi masyarakat, khususnya kaum muda dan mahasiswa, terkait sejumlah persoalan krusial baik di tingkat lokal maupun nasional. Dalam orasinya, GMKI menyampaikan sepuluh tuntutan, di antaranya:
- Penolakan terhadap efisiensi anggaran di sektor pendidikan dan kesehatan,
- Penolakan terhadap segala bentuk intoleransi dan radikalisme di Indonesia,
- Penguatan nilai-nilai kebangsaan dan Pancasila di kalangan generasi muda,
- Dorongan atas keadilan sosial dan ekonomi,
- Transparansi anggaran pembangunan,
- Peningkatan partisipasi pemuda dalam pembangunan daerah,
- Dan beberapa tuntutan lainnya yang berkaitan dengan demokrasi dan hak asasi manusia.
Aksi GMKI ini juga disertai pertunjukan teatrikal yang menggambarkan keresahan masyarakat terhadap ketidakadilan dan ketimpangan yang masih terjadi. Pertunjukan tersebut disaksikan langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kota Medan, bersama sejumlah Kepala Bagian di lingkungan Sekretariat DPRD Kota Medan.
Usai menyaksikan aksi dan mendengarkan tuntutan para mahasiswa, H. Rajudin Sagala menyampaikan apresiasi atas aksi yang berlangsung tertib dan kreatif. Ia juga menegaskan dukungan penuh terhadap substansi tuntutan yang disampaikan, terutama terkait sektor pendidikan dan kesehatan.
“Saya sepakat dengan apa yang disampaikan adik-adik sekalian. Untuk tuntutan yang menjadi kewenangan DPRD dan Pemko Medan, akan saya sampaikan secara langsung. Sementara untuk tuntutan yang ditujukan kepada DPR RI, akan kami teruskan ke sana,” ujar Rajudin di hadapan massa aksi.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa DPRD Kota Medan akan terus berbenah dan terbuka terhadap kritik serta masukan dari masyarakat, termasuk dari elemen mahasiswa. Ia juga mengajak seluruh pemuda untuk terus aktif dalam menjaga keutuhan bangsa dan memperjuangkan keadilan sosial melalui cara-cara konstitusional.
Aksi GMKI ini berlangsung damai dan mendapat pengamanan dari aparat kepolisian. Mahasiswa pun meninggalkan area gedung DPRD setelah menyerahkan dokumen tuntutan secara resmi.











