Pakpak Bharat I galasibot.co.id
Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, meninjau areal kebun B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, Aman) milik ibu-ibu PKK di Desa Silima Kuta, Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu. Kebun yang memanfaatkan lahan desa dan pekarangan warga ini tampak terkelola dengan baik, ditanami berbagai jenis sayuran, cabai, serta dipadukan dengan budidaya ayam kampung.
Kepala Desa Silima Kuta, Saktimon Berutu, mengatakan bahwa kebun B2SA tersebut merupakan hasil kerja keras ibu-ibu PKK yang rajin, kreatif, dan terampil.
“Memanfaatkan lahan sempit, memanfaatkan waktu luang, mereka bertanam sayuran, memelihara ayam juga. Hasilnya dibagi bersama-sama,” ujarnya.
Bupati Franc Bernhard Tumanggor menyampaikan bahwa konsep kebun B2SA sangat sesuai dengan kaidah pola pangan harapan dan seharusnya dapat diterapkan di setiap rumah tangga. Menurutnya, keragaman pangan memiliki pengaruh besar terhadap kualitas gizi dan perkembangan masyarakat.
“Kombinasi menu makanan yang beraneka dapat meningkatkan kemampuan dan kecerdasan masyarakat, khususnya anak-anak pada usia pertumbuhan. Semakin banyak keragaman pangan yang dikonsumsi, semakin tinggi asupan gizi yang diterima tubuh,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa keberadaan kebun B2SA sangat bermanfaat dalam mendorong masyarakat untuk mengonsumsi pangan lokal secara beragam, baik sumber karbohidrat, protein nabati, maupun protein hewani.
“Adanya kebun B2SA ini tentu sangat bagus. Masyarakat secara bertahap diharapkan dapat mengonsumsi aneka ragam pangan lokal,” ujarnya menutup kunjungan.(*)











