Medan I galasibot.co.id
Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara melaporkan bahwa ekonomi provinsi Sumatera Utara pada Triwulan III 2025 tumbuh 4,55 persen (y-on-y) dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini menunjukkan momentum positif bagi perekonomian regional di tengah berbagai dinamika ekonomi nasional.
Berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), nilai ekonomi Sumatera Utara Atas Dasar Harga Berlaku mencapai Rp 315,60 triliun, sedangkan Atas Dasar Harga Konstan 2010 tercatat Rp 168,17 triliun. Dibandingkan dengan triwulan sebelumnya, ekonomi Sumut mencatat pertumbuhan 2,11 persen (q-to-q).
Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Real Estat mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 8,24 persen (q-to-q) dan 10,69 persen (y-on-y), menjadi sektor andalan yang mendorong kinerja ekonomi triwulan ini. Sedangkan dari sisi pengeluaran, komponen ekspor barang dan jasa mengalami pertumbuhan tertinggi, masing-masing 5,94 persen (q-to-q) dan 9,05 persen (y-on-y).
Kepala BPS Sumut menekankan bahwa pertumbuhan ini mencerminkan kombinasi demand domestik yang kuat dan meningkatnya daya saing ekspor regional, terutama di sektor manufaktur dan perdagangan internasional. Sektor Real Estat juga didorong oleh pengembangan perumahan dan fasilitas komersial di sejumlah kota besar di Sumut.
Para ekonom menilai bahwa pertumbuhan berkelanjutan akan sangat bergantung pada konsistensi penguatan sektor investasi, peningkatan daya saing ekspor, serta dukungan kebijakan pemerintah provinsi dalam mendorong infrastruktur dan pengembangan industri kreatif.(*)











