
Medan | galasibot.co.id
Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Parsadaan Pomparan Toga Sinaga Dohot Boru (PPTSB) Tahun 2026 telah diproyeksikan sebagai forum strategis dalam memperkuat konsolidasi organisasi. Melalui agenda ini, penyatuan visi serta penyiapan arah dan langkah organisasi secara terencana dan berkelanjutan mulai dimatangkan menjelang pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) XVI Tahun 2026.
Rapat Panitia Rakernas Digelar di Gedung Tosin
Persiapan Rakernas PPTSB 2026 telah dibahas dalam rapat panitia yang digelar pada Kamis (15/1/2026) di Gedung Tosin, Medan. Rapat tersebut dipimpin Ketua Panitia Rakernas PPTSB 2026, Prof. Jon Pieter Sinaga, M.Kes.
Rapat panitia turut dihadiri Wakil Ketua Umum I Sairon Sinaga, Sekretaris Jenderal Edward Sinaga, SH, MH, serta Ketua Yayasan Tosin Letkol (Purn) Hombar Sinaga, bersama jajaran panitia lainnya.
Wakil Ketua Umum I Sairon Sinaga dalam rapat itu menyampaikan akar semua panitia menyatukan hati dan pemikiran sehingga pelaksanaan Rakernas PPTSB Tahun 2026 dapat berlangsung dengan baik.
Rakernas Jadi Wadah Evaluasi dan Penentu Arah Organisasi
Dalam rapat itu menyepakati bahwa Rakernas tidak hanya diposisikan sebagai agenda rutin organisasi. Forum ini juga difungsikan sebagai wadah evaluasi menyeluruh serta perumusan kebijakan strategis yang akan menentukan arah dan masa depan PPTSB.
Salah satu agenda utama yang akan dibahas adalah pembentukan Panitia Musyawarah Besar (Mubes) XVI Than 2026 sebagai forum pengambilan keputusan tertinggi organisasi.
Tiga Rekomendasi Strategis Akan Dihasilkan
Dalam Rakernas PPTSB 2026, tiga rekomendasi strategis direncanakan untuk dirumuskan dan selanjutnya dibahas serta ditetapkan secara resmi dalam Mubes XVI Tahun 2026.
Rekomendasi tersebut diarahkan untuk memperkuat struktur organisasi, meningkatkan efektivitas program kerja, serta memastikan keberlanjutan kaderisasi.
Penataan AD/ART dan Struktur Organisasi
Rekomendasi pertama difokuskan pada pembentukan Tim Perumus dan Penyempurnaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Penataan struktur organisasi yang lebih efektif dan efisien turut ditekankan, termasuk pengelompokan wilayah organisasi.
Program Kerja dan Usulan Strategis Organisasi
Rekomendasi kedua diarahkan pada pembentukan Tim Perumus Penyusunan Program Kerja serta Pengajuan Usulan Strategis Organisasi. Program kerja dirancang agar realistis, berorientasi pada kebutuhan anggota, serta memperkuat peran PPTSB di bidang sosial, budaya, dan kemasyarakatan.
Usulan strategis ini diharapkan menjadi pedoman pelaksanaan kegiatan organisasi baik di tingkat pusat maupun daerah.
Pembentukan Sayap Generasi Muda PPTSB
Sementara itu, rekomendasi ketiga menitikberatkan pada pembentukan Tim Perumus Sayap Organisasi Generasi Muda PPTSB. Langkah ini dipandang penting dalam proses kaderisasi dan regenerasi kepemimpinan.
Melalui sayap pemuda, nilai-nilai budaya serta jati diri organisasi diharapkan tetap terjaga dan relevan di masa mendatang.
Koordinasi Menuju Mubes XVI
Ketiga tim perumus tersebut nantinya akan dikoordinasikan dengan Panitia Mubes. Seluruh hasil rumusan akan dijadikan bahan pembahasan dan penetapan resmi dalam Mubes XVI PPTSB Tahun 2026.
Melalui Rakernas ini, PPTSB diharapkan semakin solid, adaptif, dan berdaya guna bagi seluruh anggotanya.
Rapat panitia turut dihadiri Sekretaris Panitia Aldon Sinaga, Wakil Ketua Henron Sinaga dan Edison Sinaga, Wakil Sekretaris Cyrus Sinaga, serta Bendahara Martogi Situmorang.
Bidang Akomodasi diisi Pantas Sinaga dan Basri Sinaga, Seksi Persidangan oleh Osbert Sinaga. Seksi Acara melibatkan RO Sinaga, Pahala Sinaga, Dollan Sinaga, dan Basar Sinaga.
Seksi Publikasi diisi Piktor Sinaga, Wilfrid Sinaga, dan Syahrial Sinaga, serta Seksi Pemuda oleh Walintar Sinaga.(*)











