• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Kamis, Agustus 13, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home News

GMNI Medan Kritik Rekrutmen PPPK Badan Gizi: Jangan Ciptakan Kasta Baru ASN di Atas Penderitaan Guru Honorer

Redaksi Galasibot.co.id
26 Januari 2026
/ News
0 0
0
GMNI Medan Kritik Rekrutmen PPPK Badan Gizi: Jangan Ciptakan Kasta Baru ASN di Atas Penderitaan Guru Honorer
Share on FacebookShare on Twitter

MEDAN | galasibot co id

Kebijakan percepatan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN) kembali disorot. Kritik keras disampaikan oleh Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Kota Medan karena kebijakan tersebut dinilai melukai rasa keadilan sosial, khususnya bagi guru honorer.

Baca Juga

Gubernur Sumut Bobby Nasution Desak Tambahan TKD dan Kejelasan Anggaran ke Mendagri

PBHI-SU Desak Penyelesaian Polemik Chapel USU Berlandaskan Konstitusi dan HAM

Kejati Sumut Masih Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Tol Medan-Binjai, Belum Ada Tersangka

Kebijakan Dinilai Timbulkan Ketimpangan

Kritik tersebut disampaikan oleh Ketua DPC GMNI Kota Medan, Bung Ramot Simarmata. Menurutnya, kebijakan rekrutmen PPPK BGN yang ditujukan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah dijalankan tanpa mempertimbangkan nasib ratusan ribu guru honorer di Indonesia.

Kebijakan ini disebut sebagai bentuk ketidakadilan struktural karena kemudahan pengangkatan pegawai baru justru dilakukan di tengah belum tuntasnya persoalan kesejahteraan pendidik dan tenaga kesehatan.

Disorientasi Politik Anggaran Negara

Lebih lanjut, disorientasi serius dalam politik anggaran negara dinilai telah terjadi. Program MBG memang diklaim sebagai investasi sumber daya manusia, namun pendidikan dan kesehatan sebagai pilar utama pembangunan justru belum diprioritaskan secara adil dalam kebijakan kepegawaian.

Berdasarkan data anggaran tahun 2026, dari total anggaran pendidikan sebesar Rp769 triliun, sekitar Rp223 triliun dialokasikan khusus untuk program MBG. Sementara itu, Badan Gizi Nasional juga menganggarkan belanja SDM sebesar Rp7,1 triliun pada tahun yang sama.

Kontras dengan Nasib Guru Honorer

Ketimpangan semakin terlihat ketika data pengangkatan pegawai BGN disandingkan dengan kondisi guru honorer. Sebanyak 32.000 pegawai inti Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dijadwalkan diangkat sebagai ASN PPPK per 1 Februari 2026. Sebelumnya, pada tahap awal per 1 Juli 2025, sebanyak 2.080 pegawai telah lebih dahulu diangkat.

Sebaliknya, dari sekitar 800 ribu guru honorer yang telah diangkat sebagai ASN PPPK, sebagian besar masih berstatus PPPK Paruh Waktu. Upah yang diterima pun disebut masih jauh dari layak, dengan kisaran Rp200.000 hingga Rp1.000.000 per bulan, bahkan belum menyentuh standar Upah Minimum Provinsi (UMP).

Peringatan Soal “Kasta Baru” ASN

Fenomena tersebut dinilai sebagai upaya penciptaan “kasta baru” ASN. Kondisi ini disebut sangat mencederai rasa keadilan, terutama bagi guru yang telah mengabdi selama bertahun-tahun dalam keterbatasan.

Jika negara terus mendahulukan program baru tanpa menyelesaikan kewajiban terhadap tenaga pendidik dan kesehatan, maka amanat Pasal 34 UUD 1945 dinilai telah diabaikan. Nilai-nilai Trisakti dan Marhaenisme pun dianggap hanya menjadi jargon tanpa implementasi nyata.

Tiga Tuntutan GMNI Medan

Menyikapi kondisi tersebut, DPC GMNI Kota Medan menyampaikan tiga tuntutan utama kepada pemerintah.
Pertama, evaluasi total politik anggaran diminta segera dilakukan agar alokasi dana pendidikan benar-benar diprioritaskan untuk kesejahteraan pendidik.
Kedua, kepastian status ASN PPPK penuh waktu didesak segera diberikan kepada guru dan tenaga kesehatan yang telah lama mengabdi.
Ketiga, praktik pencitraan sektoral diminta untuk dihentikan karena dinilai mengabaikan keadilan sosial bagi rakyat marhaen.

Di akhir pernyataannya, ditegaskan bahwa negara tidak boleh bersikap oportunistik dengan memanfaatkan tenaga honorer saat dibutuhkan, lalu menyingkirkannya atas nama efisiensi fiskal demi program populis.(*)

 

Tags: #GMNI Medan#Guru Honorer#Keadilan ASN#PPPK Badan GiziProgram Makan Bergizi Gratis
SendShareTweet
Kembali

DPRD Medan Gelar Rapat Pansus Penertiban Aset Kota Medan

Lanjut

Kebersamaan dengan Driver Online Dijalin Kapolres Binjai

Baca Juga

Gubernur Sumut Bobby Nasution Desak Tambahan TKD dan Kejelasan Anggaran ke Mendagri
News

Gubernur Sumut Bobby Nasution Desak Tambahan TKD dan Kejelasan Anggaran ke Mendagri

13 Agustus 2026
PBHI-SU Desak Penyelesaian Polemik Chapel USU Berlandaskan Konstitusi dan HAM
News

PBHI-SU Desak Penyelesaian Polemik Chapel USU Berlandaskan Konstitusi dan HAM

12 Agustus 2026
Kejati Sumut Masih Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Tol Medan-Binjai, Belum Ada Tersangka
News

Kejati Sumut Masih Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Tol Medan-Binjai, Belum Ada Tersangka

12 Agustus 2026
Wali Kota Medan Rico Waas Lantik Erfin Fahrurrazi sebagai Pj Sekda
News

Wali Kota Medan Rico Waas Lantik Erfin Fahrurrazi sebagai Pj Sekda

11 Agustus 2026
Kontingen Pramuka Sumut dan Binjai Berangkat Menuju Jambore Nasional XII 2026
News

Kontingen Pramuka Sumut dan Binjai Berangkat Menuju Jambore Nasional XII 2026

11 Agustus 2026
Rumah Warga di Depan SMA Negeri 1 Namorambe Diduga Dilempar Bom Molotov, Polisi Selidiki Pelaku
News

Rumah Warga di Depan SMA Negeri 1 Namorambe Diduga Dilempar Bom Molotov, Polisi Selidiki Pelaku

10 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • Rumah Warga di Depan SMA Negeri 1 Namorambe Diduga Dilempar Bom Molotov, Polisi Selidiki Pelaku

    Rumah Warga di Depan SMA Negeri 1 Namorambe Diduga Dilempar Bom Molotov, Polisi Selidiki Pelaku

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Banten Andra Soni Ajak Warga Dukung Felicia br Sihombing di The Icon Indonesia SCTV

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukti Otentik Hak Ulayat: Sejarah Enklave Marga Sinaga di Simalungun dan Perjuangan Ruang Hidup Masyarakat Adat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Caroline Nababan Raih Emas dan Top Score ASMC 2026, The PRINT Apresiasi Prestasi Anak Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Argentina vs Spanyol di Final Piala Dunia 2026: Messi Bidik Gelar Beruntun, Yamal Siap Tantang Sang Idola

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kolonel Inf Andrian Siregar Jabat Asisten Teritorial Kepala Staf Kodam I/Bukit Barisan Menggantikan  Kolonel Arh Dedik Ermanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sidang Korupsi Bansos PENA Samosir di PN Medan: Keterangan Saksi Didengar, Massa Desak Pengusutan Aktor Lain

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In