Medan | galasibot co.id
Kejuaraan Karate Kajatisu Cup II Tahun 2026 resmi digelar dan dibuka di Gedung Olahraga Jalan William Iskandar, Pancing, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (13/2/2026). Ratusan atlet dari berbagai dojo dan organisasi karate se-Sumatera Utara ambil bagian dalam ajang yang sarat semangat kompetisi sehat dan persaudaraan ini.
Pembukaan Resmi oleh Kajati Sumut
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Harli Siregar, SH., M.Hum. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa olahraga, khususnya karate, bukan sekadar arena untuk meraih gelar juara, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan integritas.
Menurutnya, makna utama sebuah pertandingan terletak pada etika dan kejujuran dalam bertanding. Sportivitas, tegasnya, harus tumbuh dari sikap jujur para atlet maupun official.
“Pertandingan di atas tatami bukanlah bentuk permusuhan, tetapi kompetisi yang sehat dan bermartabat. Junjung tinggi kejujuran, hormati lawan, dan bertandinglah dengan semangat juang yang positif,” ujarnya di hadapan peserta dan tamu undangan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kejuaraan, seraya berharap ajang ini mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus berintegritas.
Dukungan FORKI Sumatera Utara
Ketua Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Sumatera Utara, Rahmatsyah, menyambut baik terselenggaranya Kajatisu Cup II sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan cabang olahraga karate di daerah.
Ia mengapresiasi dukungan moral dan komitmen dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara yang dinilai memberi energi positif bagi pengembangan atlet.
“Kami berharap dari kejuaraan ini lahir karateka yang tidak hanya kuat secara teknik, tetapi juga kokoh secara mental dan menjunjung nilai kejujuran,” ungkapnya.
Komitmen Panitia dan Kolaborasi Lintas Sektor
Ketua Panitia Kajatisu Cup II Tahun 2026, Edmon Purba, SH., MH., menjelaskan bahwa kejuaraan ini dirancang sebagai wadah pembinaan sekaligus evaluasi kemampuan atlet dari berbagai kategori usia.
Ia menegaskan keberhasilan penyelenggaraan merupakan hasil kolaborasi banyak pihak, mulai dari unsur Kejati Sumut, FORKI, KONI, aparat keamanan, sponsor, hingga relawan.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana proses pembinaan berjalan dengan baik. Kami ingin menciptakan suasana kompetisi yang tertib, profesional, dan penuh semangat persaudaraan,” ujarnya.
Dukungan Forkopimda dan Harapan ke Depan
Acara pembukaan turut dihadiri unsur Forkopimda, Ketua KONI Kota Medan, penasihat panitia, perwakilan Polda Sumatera Utara, Ketua FORKI Kota Medan, perwakilan organisasi kepemudaan, serta insan pers.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan bersama terhadap pengembangan olahraga karate sebagai sarana pembinaan generasi muda yang disiplin, tangguh, dan berkarakter.
Dengan digelarnya Kajatisu Cup II Tahun 2026, diharapkan kejuaraan ini menjadi agenda rutin yang memperkuat ekosistem pembinaan atlet di Sumatera Utara. Lebih dari sekadar mencetak pemenang, ajang ini diharapkan mampu menanamkan nilai sportivitas, kejujuran, dan integritas dalam setiap pertandingan maupun kehidupan sehari-hari.(*)











