Tanah Karo I galasibot.co.id
Lomba Kebersihan Desa Kabupaten Karo menjadi momentum penting dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Karo ke-80. Pemerintah Kabupaten Karo menggelar penilaian di sejumlah desa untuk mendorong budaya bersih dan memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Sejak awal kegiatan, pemerintah menegaskan bahwa lomba ini bukan sekadar kompetisi. Sebaliknya, ajang ini menjadi sarana pembinaan berkelanjutan guna mewujudkan desa yang bersih, sehat, dan nyaman.
Tim Penilai Turun Langsung ke Enam Desa
Pemerintah Kabupaten Karo membagi tim penilai menjadi dua kelompok. Tim 1 dan Tim 2 turun langsung ke lapangan dengan pendampingan unsur TP PKK Kabupaten Karo.
Tim 1 didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Karo, Ny. Roswitha Antonius Ginting. Mereka melakukan penilaian di:
- Desa Sukadame, Kecamatan Tigapanah
- Desa Sukajulu, Kecamatan Barusjahe
- Desa Bandar Tongging, Kecamatan Merek
Sementara itu, Tim 2 didampingi Staf Ahli TP PKK Kabupaten Karo, Ny. Dahlia Komando Tarigan. Tim ini melakukan penilaian di:
- Desa Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka
- Desa Gurusinga, Kecamatan Berastagi
- Desa Dolat Rayat, Kecamatan Dolat Rayat
Kedua tim meninjau langsung kondisi desa dan berdialog dengan masyarakat setempat.
Aspek Penilaian: Lingkungan hingga Partisipasi Warga
Dalam Lomba Kebersihan Desa Kabupaten Karo, tim menilai sejumlah indikator penting. Pertama, kebersihan lingkungan secara umum. Kedua, sistem pengelolaan sampah yang diterapkan desa. Ketiga, kondisi drainase dan saluran air.
Selain itu, tim juga menilai penataan pekarangan rumah serta tingkat partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan. Dengan demikian, penilaian tidak hanya berfokus pada tampilan fisik desa, tetapi juga pada keterlibatan aktif warga.
Pendekatan ini sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan yang mendorong kolaborasi pemerintah dan masyarakat. Informasi lebih lanjut tentang program lingkungan nasional dapat diakses melalui situs resmi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Bupati Karo: Tanamkan Budaya Bersih dan Gotong Royong
Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., menegaskan bahwa lomba ini memiliki tujuan jangka panjang. Ia menyampaikan arahan agar desa tidak hanya mengejar penilaian, tetapi juga membangun kebiasaan baik secara konsisten.
“Ini bukan sekadar lomba, tetapi upaya menanamkan budaya bersih dan memperkuat gotong royong sebagai fondasi pembangunan,” tegasnya.
Menurutnya, budaya bersih harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Sementara itu, semangat gotong royong perlu terus dipupuk sebagai kekuatan sosial dalam membangun desa.
Komitmen tersebut juga sejalan dengan visi pembangunan daerah yang dapat dibaca melalui kanal resmi Pemerintah Kabupaten Karo di website Pemkab Karo.
Dorong Kesadaran dan Pembangunan Desa Berkelanjutan
Melalui Lomba Kebersihan Desa Kabupaten Karo, pemerintah berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat. Warga diharapkan aktif menjaga kebersihan lingkungan, mengelola sampah dengan baik, serta merawat fasilitas umum.
Selain itu, lomba ini mendorong desa untuk berinovasi dalam menciptakan lingkungan yang asri dan sehat. Dengan partisipasi kolektif, desa dapat menjadi tempat tinggal yang nyaman sekaligus mendukung kualitas hidup masyarakat.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Karo berkomitmen melanjutkan program peningkatan kualitas lingkungan sebagai bagian dari pembangunan desa berkelanjutan.(*)










