• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Senin, Oktober 26, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home Hukum

Menggugat Marwah Hukum: Advokat Antoni Silo Kecam Dugaan Intervensi Komisi III DPR RI

Redaksi Galasibot.co.id
4 April 2026
/ Hukum
0 0
0
Menggugat Marwah Hukum: Advokat Antoni Silo Kecam Dugaan Intervensi Komisi III DPR RI

Advocakt: Antoni Silo S

Share on FacebookShare on Twitter

MEDAN | galasibot.co.id

Prinsip Separation of Powers atau pemisahan kekuasaan di Indonesia kini tengah menjadi sorotan tajam. Langkah politik Komisi III DPR RI yang diduga melakukan intervensi dalam kasus hukum spesifik, termasuk dalam perkara Amsal Sitepu, dinilai telah “mengangkangi” prinsip penegakan hukum yang mandiri dan merdeka.

Baca Juga

​Jejak Aliran Dana Korupsi Lampu Jalan Taput Rp4,8 Miliar: Terungkap Siasat Pecah Paket Hingga Indikasi Ke Bupati

Pemprov Sumut Latih Paralegal Desa Dorong Penyelesaian Sengketa Nonlitigasi

Di Balik Putusan MK Ijazah Gibran: Membaca Masa Depan Penegakan Hukum dan Demokrasi Indonesi

Prihatin Luar Biasa atas Intervensi Teknis

Menanggapi dinamika tersebut, praktisi hukum Antoni Silo, SH dalam wawancaranya di media sosial menyampaikan keprihatinan mendalam. Menurutnya, keterlibatan lembaga legislatif dalam urusan teknis penyidikan dan penuntutan adalah preseden buruk yang mengancam independensi yudisial.

“Jika sampai Komisi III DPR RI mengintervensi untuk menghentikan proses hukum dari tahap penyidikan hingga penuntutan, saya merasa prihatin luar biasa,” tegas Antoni dalam opini hukumnya.

Antoni menekankan bahwa secara ketatanegaraan, DPR RI adalah lembaga tinggi negara yang kedudukannya setara dengan Kejaksaan Agung dan Kapolri di tingkat pusat. Oleh karena itu, mencampuri instansi penegak hukum di tingkat daerah dalam menangani perkara tertentu dianggap sebagai tindakan yang melampaui batas kewenangan (Exceeding Authority).

Hukum Adalah Panglima, Bukan Politik

Lebih lanjut, Antoni Silo menjelaskan bahwa setiap warga negara yang tersangkut perkara hukum wajib melewati prosedur yang berlaku sebagai bentuk pertanggungjawaban di hadapan hukum (Equality before the law). Proses yang dijalankan oleh Kepolisian dan Kejaksaan adalah mekanisme sah secara konstitusional yang tidak boleh dihentikan oleh tekanan politik.

“Agar proses hukum dijalankan oleh Jaksa atau Kepolisian, itu adalah hal yang sah-sah saja dan memang demikian jalurnya,” tambahnya.

Ia mengingatkan para wakil rakyat bahwa kepedulian terhadap konstituen atau rakyat tidak boleh dijadikan legitimasi untuk menabrak aturan hukum. “Keberpihakan pada rakyat bukan berarti dilakukan dengan bertentangan dengan ketentuan hukum,” ujarnya lugas.

Batas Pengawasan Legislatif

Berdasarkan prinsip hukum tata negara Indonesia, fungsi pengawasan DPR RI seharusnya berfokus pada kebijakan makro dan evaluasi kinerja institusi, bukan masuk ke ranah substansi perkara yang sedang berjalan (sub judice).

Poin-Poin Utama Kritikan Antoni Silo, SH:

  • Independensi Mutlak: Penegak hukum harus steril dari tekanan politik demi keadilan objektif.
  • Levelitas Kekuasaan: DPR pusat tidak pada tempatnya mengintervensi kasus teknis di level daerah.
  • Etika Bernegara: Meminta pembebasan seseorang dari tuntutan hukum adalah wilayah pembelaan penasihat hukum di persidangan atau wewenang hakim, bukan wewenang politik legislatif.

Ancaman Bagi Demokrasi

Tindakan DPR RI yang mencoba memengaruhi putusan atau proses hukum dipandang sebagai ancaman serius bagi demokrasi dan independensi kekuasaan kehakiman. Dalam negara hukum, DPR RI memang representasi rakyat, namun hukum tetaplah panglima.

Segala bentuk tekanan politik terhadap peradilan berpotensi mencederai rasa keadilan publik dan merusak tatanan hukum nasional yang sudah diatur dalam UUD 1945. “Kepedulian terhadap rakyat tidak boleh menjadi alasan untuk meruntuhkan wibawa hukum nasional,” pungkas Antoni.(*)

Tags: #AntoniSilo #IntervensiHukum #KomisiIIIDPR #NegaraHukum #IndependensiPeradilan #AmsalSitepu #GalasibotHukum
SendShareTweet
Kembali

Menelusuri Titik Nol Raja Sinaga: Rahasia Pusuk Buhit dan Tano Urat Namartua

Lanjut

Dukung Ekonomi Kerakyatan, Binton Nadapdap Dorong Transformasi UMKM Depok Melalui Digitalisasi

Baca Juga

​Jejak Aliran Dana Korupsi Lampu Jalan Taput Rp4,8 Miliar: Terungkap Siasat Pecah Paket Hingga Indikasi Ke Bupati
Hukum

​Jejak Aliran Dana Korupsi Lampu Jalan Taput Rp4,8 Miliar: Terungkap Siasat Pecah Paket Hingga Indikasi Ke Bupati

14 Oktober 2026
Pemprov Sumut Latih Paralegal Desa Dorong Penyelesaian Sengketa Nonlitigasi
Hukum

Pemprov Sumut Latih Paralegal Desa Dorong Penyelesaian Sengketa Nonlitigasi

12 Oktober 2026
Di Balik Putusan MK Ijazah Gibran: Membaca Masa Depan Penegakan Hukum dan Demokrasi Indonesi
Hukum

Di Balik Putusan MK Ijazah Gibran: Membaca Masa Depan Penegakan Hukum dan Demokrasi Indonesi

7 Oktober 2026
MK Nyatakan Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Tak Dapat Diterima
Hukum

MK Nyatakan Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Tak Dapat Diterima

7 Oktober 2026
Polda Sumut Tetapkan Mantan Wali Kota Sibolga Tersangka Korupsi Proyek Pasar Ikan Rp22,5 Miliar
Hukum

Polda Sumut Tetapkan Mantan Wali Kota Sibolga Tersangka Korupsi Proyek Pasar Ikan Rp22,5 Miliar

29 September 2026
Skandal Proyek Fiktif di Binjai: Asisten II Setda dan Mantan Kadis Didakwa Keruk Aliran Dana Rp2,8 Miliar
Binjai

Skandal Proyek Fiktif di Binjai: Asisten II Setda dan Mantan Kadis Didakwa Keruk Aliran Dana Rp2,8 Miliar

28 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • Menanti Dua Dekade Air Bersih: Asa Baru Warga Griya Kencana Usai Disinggahi Walikota Medan Rico Waas

    Menanti Dua Dekade Air Bersih: Asa Baru Warga Griya Kencana Usai Disinggahi Walikota Medan Rico Waas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga  Desak Transparansi Kompensasi dan Legalitas Proyek Perumahan, Antonius Tumanggor Minta Pemko Medan Turun Tangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengurai Teror Bom Molotov di Namorambe: Polisi Naikkan Status Penyelidikan dan Ancam Jemput Paksa Saksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melihat Titik Temu Migrasi “Ompu Jorang Raja Sinaga” Dengan “Pomparan Ompu Jorang Raja Sinaga”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengakar di Tanah Batak: Kiprah Jenny Waskita di Prabowonomics hingga Rencana Penabalan Boru Sinaga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jebakan Formalisme Hukum: Menakar Batas Substansi dan Kewenangan dalam Putusan MK Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menatap Ancaman di Balik Cat Biru-Putih: Dugaan Gagal Struktur dan Kamuflase Proyek SDN 107406 Namorambe Deliserdang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In