Salak | galasibot.co.id – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Pakpak Bharat kembali memperkuat edukasi keselamatan berkendara melalui program Goes To School. Kali ini, kegiatan berlangsung di SMA Negeri 1 Sigunung, Desa Kaban Tengah, Kecamatan STU Jehe, Kabupaten Pakpak Bharat, Senin (10/8/2026) pukul 07.45 WIB.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia sekolah. Selain memberikan pemahaman hukum, kegiatan ini juga bertujuan menekan angka kecelakaan lalu lintas yang masih melibatkan kalangan pelajar.
Edukasi Sejak Dini Bangun Budaya Tertib Berlalu Lintas
Kapolres Pakpak Bharat AKBP Muhammad Agustiawan, S.T., S.I.K., M.H., melalui Kasat Lantas Iptu Lambok D. Sihotang yang diwakili Kanit Turjawali Sat Lantas Iptu Dian Lesmana, menjelaskan bahwa pembinaan generasi muda menjadi salah satu langkah strategis menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas).
Menurutnya, pelajar merupakan kelompok usia yang perlu mendapat perhatian serius. Mereka mulai aktif menggunakan kendaraan bermotor, tetapi belum seluruhnya memahami risiko di jalan raya.
Karena itu, kepolisian memilih hadir langsung di lingkungan sekolah agar pesan keselamatan dapat diterima sejak dini.
Pelajar Masih Rentan Menjadi Korban Kecelakaan
Dalam penyampaiannya di hadapan guru dan siswa, Iptu Dian Lesmana mengingatkan bahwa banyak korban kecelakaan lalu lintas berasal dari kelompok usia produktif, termasuk pelajar.
Ia menilai perilaku berkendara ugal-ugalan sering muncul karena keinginan menunjukkan jati diri di hadapan teman sebaya. Padahal, tindakan tersebut dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
“Kami mengajak adik-adik pelajar untuk selalu mematuhi aturan berlalu lintas. Gunakan helm berstandar SNI, jangan berboncengan lebih dari satu orang, dan hindari perilaku ugal-ugalan di jalan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar para pelajar menghormati nasihat orang tua dan guru. Menurutnya, disiplin berlalu lintas merupakan bagian dari karakter pelajar yang bertanggung jawab.
Selain itu, kepolisian akan terus melakukan sosialisasi sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat, khususnya generasi muda.
Sinergi Polisi dan Sekolah Perkuat Pendidikan Karakter
Kepala SMA Negeri 1 Sigunung, Ary Susanty, S.S., M.M., menyampaikan apresiasi kepada Polres Pakpak Bharat atas kepeduliannya terhadap dunia pendidikan.
Ia berharap program Goes To School terus berlanjut sehingga mampu meningkatkan kesadaran siswa dalam berlalu lintas.
Menurutnya, edukasi dari kepolisian menjadi motivasi bagi peserta didik untuk lebih disiplin, baik saat berkendara maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Sekolah juga meyakini bahwa pembentukan karakter disiplin akan melahirkan generasi yang berprestasi, bertanggung jawab, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
Keselamatan Menjadi Tanggung Jawab Bersama
Program Goes To School menunjukkan bahwa pencegahan kecelakaan tidak cukup hanya melalui penegakan hukum. Edukasi yang berkelanjutan juga menjadi kunci membangun budaya keselamatan di jalan raya.
Melalui sinergi antara kepolisian dan sekolah, diharapkan angka pelanggaran serta kecelakaan yang melibatkan pelajar di Kabupaten Pakpak Bharat dapat terus menurun. Di sisi lain, generasi muda diharapkan tumbuh menjadi pengguna jalan yang disiplin, beretika, dan mengutamakan keselamatan.(*)










