BINJAI | galasibot.co.id — Sebanyak 27 pendeta GBKP ditahbiskan dalam prosesi Penahbisan Pendeta GBKP Tahun 2026 di GBKP Runggun Pujidadi, Binjai, Minggu (16/8/2026).
Mewakili Wali Kota Binjai, Kepala Dinas P3AM Kota Binjai Joner Lumbantoruan menghadiri prosesi tersebut sekaligus penyerahan Surat Keputusan (SK) penempatan.
Penahbisan menjadi momentum bagi para pendeta untuk menjalankan panggilan iman dan tanggung jawab pelayanan kepada Tuhan, jemaat, serta masyarakat.
Dorong Pelayanan dengan Kasih
Dalam sambutannya, Joner menyampaikan ucapan selamat kepada 27 pendeta yang telah ditahbiskan.
Ia berharap para pendeta menjalankan pelayanan dengan rendah hati, setia, dan penuh kasih. Para pendeta juga diharapkan menjadi teladan bagi jemaat dan masyarakat.
“Semoga para pendeta yang ditahbiskan dapat menjalankan pengabdian dengan sungguh-sungguh, melayani umat dengan hati, menggembalakan jemaat dengan kasih, serta turut menghadirkan kedamaian dan keharmonisan di tengah masyarakat,” ujar Joner.
Perkuat Toleransi Antarumat
Joner juga mengajak keluarga besar GBKP berkontribusi dalam memperkuat persaudaraan dan toleransi di Kota Binjai.
Ia menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama dalam kehidupan bermasyarakat.
Kehadiran berbagai unsur pemerintah, aparat keamanan, organisasi keagamaan, dan tokoh masyarakat turut mewarnai kegiatan tersebut.
Dihadiri Sejumlah Pejabat
Sejumlah pejabat dan tokoh turut hadir dalam acara tersebut. Mereka antara lain Camat Binjai Selatan Neri Arisuma, Kapolsek Binjai Selatan AKP Firdaus Kemit, dan Kepala Puskesmas Binjai Estate Daniel Hutapea.
Hadir pula Kepala BNKP Kota Binjai Pdt. Damai Harefa, Ketua BKAG Kota Binjai Pdt. Twelvdes Sadrak Eire Simanjuntak, serta Ketua FKUB Kota Binjai Drs. H. Hamidan.
Perwakilan Kodim 0203/Langkat dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat dr. Juliana juga menghadiri kegiatan tersebut bersama tamu undangan lainnya.
Catatan redaksi: Jika yang sebenarnya ingin dibuat adalah berita “Bobby Nasution Lantik Timur Tumanggor sebagai Pj Sekdaprov Sumut, Titip Tiga Pesan”, data peristiwa tersebut belum ada dalam naskah yang Anda kirim. Saya menyarankan mengirimkan bahan/siaran pers pelantikan agar berita tidak tercampur dengan peristiwa penahbisan GBKP.










