MEDAN | galasibot.co.id — Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima penghargaan IMT-GT Green City Award kategori Gold Circular Economy and Resource Efficiency dari Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tito Karnavian di JW Marriott Hotel Medan, Rabu (9/9/2026) malam.
Penghargaan tersebut diraih Kota Medan dalam rangkaian forum kerja sama regional Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) yang dihadiri pejabat tinggi dari tiga negara. Capaian ini menegaskan komitmen Pemko Medan dalam mendorong pembangunan kawasan perkotaan yang hijau, inklusif, dan tangguh terhadap perubahan iklim.
Apresiasi untuk Komitmen Lingkungan Pemko Medan
Pemerintah Kota Medan dinilai sukses memperbaiki pengelolaan lingkungan serta manajemen persampahan perkotaan. Penghargaan tersebut menjadi dorongan kuat bagi Pemko Medan untuk terus mengoptimalkan efisiensi sumber daya dan sirkulasi ekonomi masyarakat.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyerahkan langsung penghargaan itu dalam sesi makan malam kehormatan. Acara tersebut mempertemukan para pemimpin daerah dan menteri dari Indonesia, Malaysia, serta Thailand untuk memperkuat kolaborasi ekonomi regional.
Dorongan Proyek Konkret dalam Kerja Sama Regional
Tito Karnavian mendorong agar forum IMT-GT menghasilkan program nyata bagi masyarakat. Kerja sama lintas negara ini tidak boleh sekadar menjadi ajang diskusi tanpa implementasi terukur di lapangan.
Potensi besar sepuluh provinsi di Pulau Sumatera yang tergabung dalam IMT-GT harus dimanfaatkan secara optimal. Kedekatan geografis antarnegara menjadi modal utama dalam meningkatkan daya saing ekonomi global.
Integrasi Ekonomi dan Agenda Hijau Sumatera Utara
Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengharapkan kerja sama ini menurunkan hambatan lintas batas. Langkah tersebut bertujuan mendongkrak realisasi investasi serta memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.
Visi IMT-GT Tahun 2036 mengarahkan subkawasan agar semakin terintegrasi dan berkelanjutan. Pemko Medan bersama Pemprov Sumut siap menyelaraskan prioritas pembangunan melalui proyek rendah karbon dan ketahanan iklim.(*)
Source:
Penulis berita : Wilfrid Sinaga










