MEDAN | galasibot.co.id — Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas secara resmi menyerahkan jaminan perlindungan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan kepada 150 penyelamat lingkungan atau pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun, Kecamatan Medan Marelan, pada Kamis (10/9/2026). Penyerahan simbolis ini turut dihadiri Kepala Kanwil BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut Kunto Wibowo, Kadis Lingkungan Hidup Melvi Marlabayana, serta jajaran Pemko Medan untuk melindungi pekerja sektor informal berisiko tinggi.
Risiko Kerja Tinggi dan Komitmen Perlindungan Pemko Medan
Pekerjaan para pemulung di TPA Terjun memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi akibat tumpukan sampah mencapai puluhan meter dan lalu-lalang alat berat. Berbagai potensi bahaya seperti tertimpa material hingga risiko longsor mengancam keselamatan mereka setiap hari.
Oleh karena itu, Pemko Medan hadir memberikan kepastian jaring pengaman sosial agar kecelakaan kerja tidak menciptakan keluarga miskin baru. Melalui kepesertaan ini, seluruh biaya perawatan rumah sakit ditanggung penuh serta tersedia santunan penggantian pendapatan harian selama masa pemulihan.
Perluasan Program Jaminan Sosial Sektor Informal
Pemko Medan secara konsisten terus memperluas cakupan perlindungan sosial bagi masyarakat rentan menggunakan anggaran APBD. Sebelumnya, pemerintah telah menanggung puluhan ribu pekerja rentan dan nelayan, serta berencana menambah kuota baru pada P-APBD mendatang.
Selain dukungan anggaran daerah, program ini juga sukses terlaksana berkat sinergi lintas sektoral bersama dunia usaha melalui dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Kolaborasi ini diapresiasi tinggi agar kesejahteraan dan keamanan hidup para pekerja informal semakin terjamin.
Apresiasi Pekerja dan Kontribusi Pengelolaan Sampah
Para pekerja informal menyambut hangat program jaminan sosial tersebut dengan penuh rasa syukur. Mariati dan Wagimin, perwakilan penyelamat lingkungan, menyampaikan terima kasih mendalam kepada Wali Kota Medan Rico Waas karena kini mereka merasa aman dari kecelakaan kerja harian.
Sementara itu, Kadis Lingkungan Hidup Melvi Marlabayana melaporkan bahwa ratusan ton sampah bernilai ekonomi berhasil diselamatkan sejak awal Juni berkat dukungan mitra strategis. Keberadaan 150 penyelamat lingkungan di TPA seluas 13,8 hektare ini sangat membantu efisiensi pengelolaan ribuan ton sampah harian di Kota Medan.(*)
Source:
Penulis berita : Wilfrid Sinaga










