• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Senin, Oktober 26, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home Dprd medan

Menembus Celah Hukum: Ancaman Rokok Elektrik Bercampur Narkoba dan Urgensi Larangan Total

Redaksi Galasibot.co.id
10 September 2026
/ Dprd medan, Medan, News
0 0
0
Menembus Celah Hukum: Ancaman Rokok Elektrik Bercampur Narkoba dan Urgensi Larangan Total

Anggota DPRD Kota Medan, Dr. Lily, M.B.A., M.H

Share on FacebookShare on Twitter

MEDAN | galasibot.co.id — Maraknya penyalahgunaan rokok elektrik atau vape sebagai media penyelundupan zat narkotika di Kota Medan memantik investigasi mendalam terhadap lemahnya pengawasan regulasi nasional. Anggota DPRD Kota Medan, Dr. Lily, M.B.A., M.H., secara tegas mendesak pemerintah pusat untuk mengevaluasi celah hukum tersebut dan mempertimbangkan pelarangan total peredaran vape berkaca pada kebijakan tegas Singapura, Rabu (9/9/2026).

Modus Operandi Vaping dan Celah Hukum Peredaran Gelap

Peredaran cairan rokok elektrik belakangan ini tidak lagi sekadar menjadi tren gaya hidup, melainkan bertransformasi menjadi modus baru peredaran gelap narkotika. Berdasarkan catatan aparat kepolisian di berbagai daerah, termasuk di Kota Medan, sejumlah pengguna terbukti menyalahgunakan perangkat vape untuk mengonsumsi cairan sintetis mengandung zat terlarang tanpa terdeteksi secara kasatmata.

Secara fisik, pengguna hanya terlihat mengisap rokok elektronik konvensional. Kondisi ini dimanfaatkan oleh sindikat kejahatan karena ketiadaan aturan spesifik yang melarang peredaran bebas cairan kimia nir-identifikasi. Aparat penegak hukum sering kali kehilangan landasan hukum formil untuk melakukan tindakan represif secara cepat sebelum uji laboratorium tuntas dilaksanakan.

Dilema Revisi Perda KTR dan Perbedaan Batas Usia

Dalam perjalanannya, regulasi daerah seperti Peraturan Daerah (Perda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Kota Medan sebenarnya telah berupaya menyesuaikan diri. Sebagai mantan Ketua Pansus Perubahan Perda KTR, Dr. Lily menjelaskan bahwa aturan tersebut sempat merevisi pasal-pasal terkait zonasi penggunaan rokok elektrik pada tahun 2025 lalu.

Kendati demikian, regulasi daerah kerap menghadapi kendala hierarki hukum dan disparitas aturan usia. Batas usia minimum pengguna dalam aturan daerah masih mencantumkan angka 18 tahun, sementara standar kebijakan nasional mulai mengarahkan batas usia dewasa ke angka 21 tahun. Kesenjangan ini menuntut harmonisasi mendesak agar celah eksploitasi anak di bawah umur dapat ditutup secara tuntas.

Perspektif Penyeimbang dan Pengawasan Asosiasi Usaha

Di sisi lain, kalangan asosiasi pelaku industri rokok elektrik dan pengamat kesehatan publik kerap memperdebatkan efektivitas pelarangan total versus regulasi ketat (harm reduction). Para pelaku usaha berargumen bahwa vape pada prinsipnya dirancang sebagai alternatif alat bantu berhenti merokok tembakau bagi kalangan dewasa, dengan sistem pengawasan distribusi yang seharusnya diperketat melalui cukai resmi.

Namun, aparat penegak hukum dan Badan Narkotika Nasional (BNN) memandang bahwa penyalahgunaan zat psikotropika cair dalam katrid vape jauh lebih sulit dilacak dibanding rokok konvensional. Lemahnya pengawasan terhadap impor cairan bebas membuat zat-zat narkotika jenis baru dengan mudah disamarkan sebagai aroma buah atau permen.

Belajar dari Singapura: Urgensi Ketegasan Pemerintah Pusat

Sebagai langkah preventif jangka panjang, Dr. Lily mencontohkan kebijakan radikal yang diterapkan pemerintah Singapura. Negara tetangga tersebut secara tegas melarang peredaran dan penggunaan rokok elektrik demi melindungi kesehatan generasi mudanya dari bahaya laten zat adiktif terselubung.

Pemerintah Indonesia dinilai perlu mengambil sikap serupa demi menyelamatkan masa depan anak bangsa dari ancaman kejahatan tersembunyi. Jika pusat mengeluarkan larangan mutlak, jajaran legislatif dan eksekutif di daerah menyatakan siap merevisi seluruh instrumen Perda demi menegakkan hukum secara adil dan berkeadilan.(*)

 

Baca Juga

Wali Kota Medan Rico Waas Lepas Ribuan Peserta Korpasgat Charity Run 2026

Gubernur Sumut Bobby Nasution Resmikan Sekolah Guang Ming di Medan

Diperkuat 12 Kementerian, Satgas PKH Tertibkan Tambang Ilegal PT Kristalin Ekalestari di Nabire

Source: Penulis berita : Wilfrid Sinaga
Tags: #Dr Lily DPRD Medan#Narkoba Cair Vape#Pelarangan Vape Singapura#Perda KTR Medan#Rokok Elektrik Vape
SendShareTweet
Kembali

Mengurai Jejak Tiga Bakteri di Makanan Gratis Siswa Karo: Sinyal Bahaya Celah Rantai Pasok MBG

Lanjut

Gubernur Bobby Bersama Wapres Tinjau Siswa Diduga Keracunan MBG di Karo

Baca Juga

Wali Kota Medan Rico Waas Lepas Ribuan Peserta Korpasgat Charity Run 2026
Medan

Wali Kota Medan Rico Waas Lepas Ribuan Peserta Korpasgat Charity Run 2026

25 Oktober 2026
Gubernur Sumut Bobby Nasution Resmikan Sekolah Guang Ming di Medan
Medan

Gubernur Sumut Bobby Nasution Resmikan Sekolah Guang Ming di Medan

25 Oktober 2026
Diperkuat 12 Kementerian, Satgas PKH Tertibkan Tambang Ilegal PT Kristalin Ekalestari di Nabire
Nasional

Diperkuat 12 Kementerian, Satgas PKH Tertibkan Tambang Ilegal PT Kristalin Ekalestari di Nabire

25 Oktober 2026
Pj Sekdaprov Sumut Timur Tumanggor Harap Horas Bangso Batak Jadi Mitra Strategis Pemerintah
Budaya

Pj Sekdaprov Sumut Timur Tumanggor Harap Horas Bangso Batak Jadi Mitra Strategis Pemerintah

25 Oktober 2026
Hadiri 100 Tahun Buddhis Tamil Nusantara, Wali Kota Medan Rico Waas Sebut Keberagaman Kekuatan Kota
Medan

Hadiri 100 Tahun Buddhis Tamil Nusantara, Wali Kota Medan Rico Waas Sebut Keberagaman Kekuatan Kota

25 Oktober 2026
Atasi Penumpukan Sampah, Pemko Medan Siapkan 26 Truk dan 151 Becak Motor pada 2027
Medan

Atasi Penumpukan Sampah, Pemko Medan Siapkan 26 Truk dan 151 Becak Motor pada 2027

25 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • Menanti Dua Dekade Air Bersih: Asa Baru Warga Griya Kencana Usai Disinggahi Walikota Medan Rico Waas

    Menanti Dua Dekade Air Bersih: Asa Baru Warga Griya Kencana Usai Disinggahi Walikota Medan Rico Waas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiger Sumatra Binjai Juara Umum Kejuaraan Taekwondo Piala Dansat Siber TNI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga  Desak Transparansi Kompensasi dan Legalitas Proyek Perumahan, Antonius Tumanggor Minta Pemko Medan Turun Tangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengurai Teror Bom Molotov di Namorambe: Polisi Naikkan Status Penyelidikan dan Ancam Jemput Paksa Saksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melihat Titik Temu Migrasi “Ompu Jorang Raja Sinaga” Dengan “Pomparan Ompu Jorang Raja Sinaga”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengakar di Tanah Batak: Kiprah Jenny Waskita di Prabowonomics hingga Rencana Penabalan Boru Sinaga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jebakan Formalisme Hukum: Menakar Batas Substansi dan Kewenangan dalam Putusan MK Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In