• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Kamis, September 10, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home News

Mengurai Jejak Tiga Bakteri di Makanan Gratis Siswa Karo: Sinyal Bahaya Celah Rantai Pasok MBG

Redaksi Galasibot.co.id
10 September 2026
/ News
0 0
0
Mengurai Jejak Tiga Bakteri di Makanan Gratis Siswa Karo: Sinyal Bahaya Celah Rantai Pasok MBG

Foto Illustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

Menembus Celah Hukum: Ancaman Rokok Elektrik Bercampur Narkoba dan Urgensi Larangan Total

Wali Kota Medan Rico Waas Hadirkan Jaminan Perlindungan Sosial untuk 150 Penyelamat Lingkungan TPA Terjun

Wali Kota Medan Rico Waas Luncurkan 5 Aplikasi Layanan Publik Berbasis Integrasi Data

KARO I galaibot.co.id — Hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo mengungkap fakta baru terkait gangguan kesehatan yang menimpa ratusan siswa. Laboratorium Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (UPTD Labkes Dinkes Sumut) mengonfirmasi keberadaan tiga jenis bakteri berbahaya yang telah melampaui ambang batas aman pada sampel nasi, ikan saus, dan buah melon, Selasa (8/9/2026).

Berdasarkan surat hasil pemeriksaan Laboratorium Kesehatan Dinkes Sumut Nomor 008.2/4129/UPTD LABKES/VIII/2026 tertanggal 16 Agustus 2026, sampel nasi positif terkontaminasi Bacillus cereus. Sementara itu, sampel ikan dencis bersaus dari sekolah menunjukkan keberadaan Staphylococcus aureus, dan sampel buah melon terdeteksi mengandung Escherichia coli (E. coli).

Temuan Laboratorium dan Batas Aman Pangan

Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut, Hamid Rijal Lubis, menegaskan bahwa keberadaan mikroorganisme dalam makanan sebenarnya hal yang wajar. Namun, tingkat konsentrasi bakteri pada sampel MBG di Karo ini telah melewati standar keamanan pangan yang ditoleransi tubuh.

“Bakteri itu memang secara alami ada di mana-mana, termasuk dalam makanan. Tetapi menjadi berbahaya ketika jumlah atau volumenya sudah melebihi ambang batas atau standar yang ditentukan,” ujar Hamid saat memberikan keterangan resmi.

Hamid menjelaskan bahwa pihak Dinkes Sumut menjalankan SOP ketat dalam menangani dugaan keracunan massal ini. Penanganan medis korban menjadi prioritas utama selagi rantai investigasi terus berjalan.

Tiga Bakteri Utama dan Risiko Bagi Tubuh Siswa

Ancaman kontaminasi pada tiga komponen menu MBG ini menyingkap rentannya proses pengolahan dan distribusi makanan:

  • Bacillus cereus pada Nasi: Bakteri ini kerap berkembang pada makanan berkarbohidrat yang disimpan pada suhu ruangan terlalu lama setelah dimasak. Toxin yang dihasilkan memicu gejala mual dan muntah cepat.
  • Staphylococcus aureus pada Ikan Dencis Saus: Kontaminasi ini umumnya bersumber dari higienitas pengolah makanan, seperti kontaminasi tangan atau peralatan masak yang kurang steril.
  • Escherichia coli pada Buah Melon: Kehadiran coli pada buah segar mengindikasikan adanya masalah pada proses pencucian, sanitasi air, atau kontaminasi silang sebelum disajikan.

Menjaga Praduga Tak Bersalah dan Audit Sistemik

Meski temuan laboratorium menunjukkan hasil positif di atas ambang batas, Dinkes Sumut mengingatkan bahwa data ini merupakan salah satu instrumen verifikasi, bukan kesimpulan tunggal penyebab pasti keracunan massal.

“Yang meminta pemeriksaan itu yang mempunyai kewenangan untuk merilis dan menginterpretasikan hasil resminya. Hasil laboratorium ini menjadi salah satu bagian penting dalam proses investigasi,” tegas Hamid.

Guna menjunjung asas praduga tak bersalah dan independensi jurnalistik, tim investigasi terus membuka ruang konfirmasi kepada pihak katering/vendor penyedia MBG di Karo, pihak pengelola sekolah, serta Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Karo. Langkah ini krusial untuk memetakan titik lemah rantai pasok—mulai dari pemilihan bahan baku, sanitasi dapur vendor, hingga durasi distribusi ke meja belajar siswa.

Penanganan Korban dan Langkah Koordinasi Lanjutan

Dinkes Sumut menekankan pentingnya pemantauan dampak kesehatan jangka panjang bagi para siswa yang terdampak, tidak hanya berfokus pada gejala awal seperti mual dan muntah.

“Yang paling penting adalah korban ditangani terlebih dahulu, kemudian pemeriksaan dilakukan dan dampak kesehatannya ditindaklanjuti. Setelah itu seluruh pihak terkait harus berkoordinasi agar persoalan ini bisa diselesaikan secara menyeluruh,” tutup Hamid.(*)

Source: Penulis berita : Wilfrid Sinaga
Tags: #BacillusCereus#DinkesSumut#KeamananPanganAnak#KeracunanMakananSiswa#ProgramMBGKaro
SendShareTweet
Kembali

Wali Kota Medan Rico Waas Hadirkan Jaminan Perlindungan Sosial untuk 150 Penyelamat Lingkungan TPA Terjun

Lanjut

Menembus Celah Hukum: Ancaman Rokok Elektrik Bercampur Narkoba dan Urgensi Larangan Total

Baca Juga

Menembus Celah Hukum: Ancaman Rokok Elektrik Bercampur Narkoba dan Urgensi Larangan Total
Dprd medan

Menembus Celah Hukum: Ancaman Rokok Elektrik Bercampur Narkoba dan Urgensi Larangan Total

10 September 2026
Wali Kota Medan Rico Waas Hadirkan Jaminan Perlindungan Sosial untuk 150 Penyelamat Lingkungan TPA Terjun
Medan

Wali Kota Medan Rico Waas Hadirkan Jaminan Perlindungan Sosial untuk 150 Penyelamat Lingkungan TPA Terjun

10 September 2026
Wali Kota Medan Rico Waas Luncurkan 5 Aplikasi Layanan Publik Berbasis Integrasi Data
Medan

Wali Kota Medan Rico Waas Luncurkan 5 Aplikasi Layanan Publik Berbasis Integrasi Data

10 September 2026
Urgensi RUU Perampasan Aset sebagai Terobosan Hukum Memiskinkan Koruptor
Hukum

Urgensi RUU Perampasan Aset sebagai Terobosan Hukum Memiskinkan Koruptor

10 September 2026
PMKRI Pematangsiantar Serukan Rekonsiliasi Nasional Tolak Dualisme Organisasi
News

PMKRI Pematangsiantar Serukan Rekonsiliasi Nasional Tolak Dualisme Organisasi

10 September 2026
Wali Kota Medan Rico Waas Terima Penghargaan Bergengsi IMT-GT Green City Award
Ekonomi

Wali Kota Medan Rico Waas Terima Penghargaan Bergengsi IMT-GT Green City Award

10 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • Rekonsiliasi Jakarta Raya: Saatnya Menguatkan BPH dan Menjaga Marwah PPTSB

    Rekonsiliasi Jakarta Raya: Saatnya Menguatkan BPH dan Menjaga Marwah PPTSB

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meriahkan HUT ke-81 RI, Karang Taruna Desa Pollung Gelar Lomba Antardusun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Warisan Kita Hanya Kegaduhan? : Jadilah “Tua-Tua” yang Dicatat Sejarah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konsolidasi Marga Sinaga: Sairon Deklarasi Maju Calon Ketum PPTSB 2026-2030

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemimpinan dalam Marga: Jangan Biarkan Ambisi Mengalahkan Persaudaraan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eksklusif Wawancara Yohanes Suhardin: Dari Ruang Kuliah Menuju Panggung Advokasi Demi Penegakan Hukum Tanpa Politik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rumah Warga di Depan SMA Negeri 1 Namorambe Diduga Dilempar Bom Molotov, Polisi Selidiki Pelaku

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In