Deliserdang I galasibot.co.id
Majelis Sholawat Ahlul Kirom bekerja sama dengan Gerakan Mitra Santri Nusantara (Gema Santri Nusa) menggelar kegiatan Dzikir dan Doa Akhir Tahun 2022 Bersama Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) di Sekretariat Bersama Rumah Aswaja, Jalan Bintang Terang Gg.Bintang, Desa Muliorejo, Kecamatan Sunggal, Deliserdang, Sabtu sore (31/12/2022).
Dalam kata sambutannya membuka kegiatan Dzikir dan Doa Bersama tersebut Pengasuh Majelis Sholawat Ahlul Kirom KH Akhmad Khambali SE MM menyampaikan, tidak ada yang spesial dalam pergantian tahun, namun menurutnya momen pergantian tahun merupakan waktu yang tepat untuk menjadi sarana muhasabah (evaluasi diri).
Ketua Umum Gerakan Mitra Santri Nusantara (Gema Santri Nusa) ini menerangkan, selama ini perbuatan yang dilakukan manusia banyak dipengaruhi oleh karena hawa nafsu dan kedua oleh karena ketiadaan ilmu.
Selanjutnya kyai muda yang biasa disapa Kyai Khambali ini mengatakan, dibutuhkan keseimbangan dalam menjalani kehidupan, jika selama ini kita sebagai manusia telah banyak memberikan makanan untuk fisik maka batin atau hati juga harus diberi makan berupa dzikir.
“Kita diberikan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala bukan hanya hati saja, tapi kita dikasih akal dan jasad, makanya penting kita lakukan refleksi diri,” ungkapnya.
Kepada Kepala Kepolisian Republik Indonesia Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Pol Drs. RZ Panca Simanjuntak M.Si yang menginisiasi diselenggarakannya Do’a Bersama di berbagai tempat, Kyai Khambali juga menyampaikan apresiasinya, yang mana inisiasi Kapoldasu ini langsung segera ditindaklanjuti oleh Dir Intel Poldasu Kombes Pol Dwi Indra dan jajarannya.
“Tujuan dari Do’a Bersama ini, agar Sumatera Utara di malam pergantian tahun ini penuh damai, aman, nyaman, tentram serta penuh syukur nikmat, karena Sumatera Utara kondusif”, lanjut Kyai Khambali.
Usai penyampaian kata sambutan oleh Kyai Khambali, kemudian dilanjutkan dengan acara utama yaitu Dzikir dan Doa Bersama yang dipimpin langsung oleh Pembina Majelis Sholawat Ahlul Kirom, Kyai Muhtarom, yang diikuti seluruh Jama’ah Majelis Sholawat Ahlul Kirom dan masyarakat sekitar yang hadir.
Sebelum kegiatan ditutup dengan membaca Sholawat Nariyah, Sholawat Thibbil Qulub dan Syair Qasidah Burdah, Kyai Khambali menegaskan, kegiatan yang dilakukan bersama Polda Sumatera Utara ini adalah untuk mempererat tali silaturrahim, sehingga kegiatan seperti ini sudah seharusnya rutin dilaksanakan.
“Kita mengakhiri tahun 2022 ini dengan bermuhasabah di sini memohon ampunan pada Allah Subhanahu wa Ta’ala atas apa yang kita sudah jalani selama tahun 2022, semoga tahun 2023 kita semua diberikan kesehatan, perlindungan dan yang terpenting silaturrahim kita tetap terjaga,” sebut Kyai Khambali.
Pengurus Badan Penanggulangan Ekstrimisme dan Terorisme Majelis Ulama Indonesia (BPET MUI) Pusat ini mengatakan kegiatan Dzikir dan Doa serta Taklim, merupakan kegiatan rutin yang digelar Majelis Sholawat Ahlul Kirom.
“Semoga tahun 2023 kegiatan Majelis Sholawat Ahlul Kirom semakin Istiqomah dalam Membumikan Sholawat di Tanah Deli,” tandasnya.
Di tempat yang sama usai acara Doa Bersama, Bendahara Gema Santri Nusa Sumatera Utara, MH Nurdin, menyatakan, pergantian tahun merupakan waktu yang tepat untuk merefleksikan diri.
“Sebagai manusia pastilah terjadi perbuatan salah dan khilaf. Oleh karena itu marilah kita bersihkan kembali jiwa dan hati yang kotor oleh debu dan kotoran keangkuhan diri,” pungkas kader GP Ansor/Banser ini menutup perbincangan.(*)
PEnulis berita :Indra Matondang/editor:Pangihutan Sinaga









