Binjai | galasibot.co.id
Sebanyak 11 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Binjai memenuhi undangan Bawaslu Kota Binjai untuk klarifikasi terkait dugaan ketidaknetralan ASN dalam Pilkada 2024. Klarifikasi ini dilaksanakan di kantor Bawaslu Kota Binjai di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Dataran Tinggi, pada Senin (9/9/2024).
Ketua Bawaslu Kota Binjai, Muhammad Habibi, menyatakan bahwa pemanggilan ini dilakukan berdasarkan laporan dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dengan surat No: B-2609/NK.01.00/08/024, tertanggal 20 Agustus 2024. Laporan tersebut menyebutkan dugaan keterlibatan ASN dalam mendaftarkan diri di salah satu partai politik yang ada di Kota Binjai.
“Kami menerima laporan dari KASN dan memprosesnya dengan memanggil klarifikasi para ASN yang diduga terindikasi tidak netral. Mereka adalah Asri Darmawansyah Dalimunthe (Kabag Kesra), Kadispora Iwan Setiawan, Kesbangpolinmas Ruslianto, Camat Binjai Selatan Muhammad Fauzi, BKD Rahmad Fauzi, Sekda Irwansyah, Camat Binjai Utara Hilman Anggana, Camat Binjai Timur Fajar Muflikh Lubis, Kadis Perindag Hamdani Hasibuan, Lurah Pekan Binjai Muhammad Sarizal Nur, dan Kadis Kesehatan dr. Sugianto,” jelas Habibi.
Hasil dari pemeriksaan akan segera diinformasikan dan keputusan akhir diserahkan kembali kepada KASN di Jakarta.
Sementara itu, Sekda Kota Binjai, Irwansyah Nasution, yang juga ikut dilaporkan, mengklarifikasi bahwa kehadirannya di Bawaslu adalah untuk memberikan keterangan terkait beberapa ASN yang diduga mendampingi Walikota Binjai, Drs. Amir Hamzah, saat mendaftarkan diri di kantor Partai Golkar.
“Pada saat itu, di pendopo sedang ada manasik haji, sehingga banyak ASN yang berpakaian putih. Mungkin ada yang tanpa disadari hadir di acara pendaftaran tersebut tanpa perintah dari walikota,” ujar Irwansyah.
Sekda Binjai juga mengingatkan seluruh ASN di Kota Binjai, termasuk para kepala dinas, camat, lurah, dan kepala lingkungan, untuk menjaga sikap netralitas sebagai pelayan masyarakat dan tidak berpihak pada salah satu pasangan calon dalam Pilkada.
“Dengan panggilan ini, kami jadi paham batasan-batasan yang harus dijaga,” tutupnya.(*)
Penulis berita :Andi











