Kalsel | galasibot.co.id — Tim Penyuluhan dari Mabes TNI menggelar kegiatan Sosialisasi Pembekalan dan Penanggulangan Bencana (Gulbencal) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Kegiatan ini berlangsung di Markas Komando Yonif 828/Bwm, Desa Sari Gadung, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, pada Senin, 7 September 2026.
Acara tersebut bertujuan untuk memantapkan kesiapsiagaan prajurit dalam menghadapi ancaman Karhutla di wilayah setempat. Kegiatan mulai pukul 10.00 WITA ini dihadiri langsung oleh Tim Satgas Mabes TNI, yakni Kolonel Arh Hany Mahmudhi dan Kapten Inf Pery Supendi.
Kesiapsiagaan Pasukan dan Dukungan Pemda
Kedatangan tim disambut langsung oleh Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) TP 828/BWM, Letkol Inf Robertus Asep Kristiawan, beserta Pasi Ops Kodim 1022/Tnb Kapten Inf Sahlan, para perwira, dan 150 prajurit.
Dalam sambutannya, Letkol Inf Robertus melaporkan bahwa satuan YTP 828/Bwm telah menerjunkan 100 personel perbantuan Gulbencal Karhutla ke Pemda Provinsi Kalsel. Pasukan tersebut juga didukung oleh 3 unit mobil pemadam kebakaran.
“Kami juga menyiagakan satu regu secara bergantian untuk membantu di Puskodal Satgas Karhutla Kabupaten Tanah Bumbu, serta aktif melakukan sosialisasi dampak Karhutla ke masyarakat di wilayah teritorial terbatas dan menggiatkan patroli berkala,” ujar Danyonif.
Penjabaran Arahan Strategis Presiden RI
Kolonel Arh Hany Mahmudhi menekankan bahwa penanganan Karhutla merupakan penjabaran dari arahan strategis Presiden RI mengenai sinergitas penanggulangan bencana hingga tingkat daerah. Sesuai undang-undang, peran TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) mencakup tugas membantu pemerintah daerah mengatasi bencana alam.
“Kami selaku Tim Mabes TNI melihat kondisi pasukan, pangkalan, dan peralatan pemadam kebakaran di Yonif 828/Bwm sudah sangat memadai untuk menjalankan perintah Komando Atas,” tegas Kolonel Arh Hany Mahmudhi.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Kapten Inf Pery Supendi memaparkan prosedur pelaksanaan Gulbencal sesuai Standard Operating Procedure (SOP). Pemaparan ini bertujuan agar operasi pemadaman berjalan efektif serta mencapai target keselamatan kerja nir-kecelakaan (zero accident).(*)










