MEDAN | galasibot.co.id
Pengurus Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (Bamagnas) Kota Medan mengeluhkan lambatnya pencairan bantuan kelembagaan agama yang diajukan kepada pemerintah Kota Medan. Keluhan ini disampaikan dalam sebuah audensi dengan Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd., pada Selasa (17/12), yang turut dihadiri oleh staf ahli Boydo HK Panjaitan, SH.
Ketua Bamagnas Kota Medan, Pdt. A. Silaban, MTh, dalam pertemuan tersebut memohon agar kegiatan rohani dan kelembagaan gereja di Medan mendapat dukungan lebih, termasuk pengalokasian anggaran yang lebih besar. Pdt. Silaban menjelaskan bahwa sejumlah proposal kegiatan kerohanian, seperti perayaan Natal, belum terealisasi meski sudah diajukan dan disertai dengan fakta integritas dari lembaga-lembaga gereja di Dinas Sosial Medan.
Selain itu, ia juga mengeluhkan penurunan anggaran untuk kelembagaan gereja, yang dianggap tidak memadai untuk mendukung kegiatan rohani bagi jemaat. “Kami sangat membutuhkan bantuan dari Pemko Medan. Ini bukan hanya untuk kami, tetapi untuk jemaat gereja,” ungkap Pdt. Silaban.
Menanggapi keluhan tersebut, Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen Tarigan, segera menghubungi Kepala Kesbangpol Kota Medan, Andi Mario Siregar, untuk mengonfirmasi perihal anggaran. Melalui telepon, Andi Mario Siregar menjelaskan bahwa anggaran untuk kegiatan kelembagaan agama tidak tersedia karena adanya pengalihan anggaran terkait pemilu. “Kami sudah menerima banyak proposal, termasuk dari Bamagnas, tetapi anggaran sudah tidak ada,” jelasnya.
Wong Chun Sen Tarigan pun menekankan pentingnya penambahan anggaran untuk kegiatan kelembagaan keagamaan di Kota Medan, agar kegiatan keagamaan dapat berjalan dengan baik dan mendukung program pemerintah Kota Medan ke depan. “Anggaran kelembagaan agama harus diprioritaskan agar tidak terulang lagi kekurangan ini,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Medan, Khairuddin Rangkuti, menjelaskan bahwa semua proposal bantuan sudah disampaikan ke Pemko Medan dan saat ini masih dalam proses pencairan.
Pada akhir audensi, Bamagnas Kota Medan juga menyampaikan harapan agar pencairan dana kelembagaan keagamaan dapat dilakukan secara adil tanpa adanya diskriminasi antar lembaga. “Kami ingin agar pencairan dilakukan secara merata dan tidak ada lembaga yang diprioritaskan lebih dari yang lain,” ungkap Pdt. Simamora.
Sebagai bentuk apresiasi, pengurus Bamagnas Kota Medan mendoakan Ketua DPRD Kota Medan agar selalu sehat dan dapat menjalankan tugas dengan baik sesuai amanah yang diberikan rakyat. (**)











