Medan | galasibot.co.id
Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sumatera Utara yang digelar di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Senin (12/01/2026).
Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian, selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Pascabencana. Rakor ini diikuti oleh para kepala daerah se-Sumatera Utara guna membahas percepatan penanganan dan pemulihan daerah terdampak bencana.
Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa bagi daerah yang belum sepenuhnya berjalan normal, pemerintah akan melakukan normalisasi secepat mungkin dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia. Ia juga meminta para kepala daerah untuk segera melakukan pendataan secara akurat, terutama terhadap warga yang masih berada di lokasi pengungsian.
“Lakukan dengan cepat. Kalau ada yang kurang, nanti bisa diusulkan kembali, sehingga warga yang masih tinggal di tenda pengungsian ini dapat segera dibantu untuk kembali ke tempat tinggal yang lebih layak,” pesan Tito Karnavian.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menyampaikan data terkini kondisi kebencanaan di Kabupaten Pakpak Bharat kepada Ketua Satgas Pemulihan Pascabencana. Data tersebut mencakup dampak bencana, kondisi warga terdampak, serta kebutuhan mendesak dalam proses pemulihan.
Menanggapi hal itu, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan bahwa data yang disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat akan menjadi dasar dalam percepatan penyaluran bantuan serta pelaksanaan berbagai upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah tersebut.
Melalui rakor ini, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah semakin kuat sehingga proses pemulihan pascabencana di Sumatera Utara, termasuk di Kabupaten Pakpak Bharat, dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan menyeluruh.(*)











