Simalungun | galasibot co id
Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih bersama Ketua DPRD Sugiarto dan Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang menerima audiensi dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Simalungun di Kantor Camat Tapian Dolok, Jln Medan-Siantar, Kelurahan Sinaksak, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Kamis (10/04/2025).
Audiensi ini berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat membangun, dihadiri oleh para pengurus Apdesi yang diketuai oleh Tumpal H Sitorus, Pangulu Rambung Merah. Dalam kesempatan tersebut, Tumpal menyampaikan bahwa Apdesi Simalungun telah berdiri sejak tahun 2023 dan siap bersinergi penuh dengan pemerintah kabupaten dalam mewujudkan visi dan misi daerah.
“Kami ingin menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Apdesi siap berjalan seiring dengan Visi dan Misi Bupati Simalungun, demi terwujudnya pelayanan pemerintahan desa yang lebih optimal,” ujar Tumpal.
Ia juga menyampaikan harapan agar pelaksanaan Anggaran Dana Desa (ADD) dapat berjalan tanpa intervensi pihak luar, sehingga para pangulu dapat bekerja maksimal sesuai dengan kebutuhan dan prioritas masing-masing desa.
“Kami mohon agar tidak ada tekanan ataupun campur tangan yang bisa menghambat pelaksanaan ADD. Biarkan para pangulu mengelola ADD secara profesional agar hasilnya bisa lebih maksimal dan tepat sasaran,” tegas Tumpal.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Simalungun Sugiarto menyampaikan bahwa pangulu adalah garda terdepan dalam sistem pemerintahan. Ia berharap agar para pangulu dapat menerapkan pola kepemimpinan yang lebih baik, transparan, dan adil.
“Pangulu adalah ujung tombak pemerintah. Maka, pola kepemimpinan harus berubah ke arah yang lebih baik, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa pandang bulu,” katanya.
Sugiarto juga menyoroti pentingnya keadilan dalam pendistribusian bantuan sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH). Ia mengingatkan agar pangulu tidak memihak hanya kepada warga yang dikenal atau memiliki kedekatan pribadi.
“Jangan pilih-pilih. Siapa yang berhak, itu yang harus dibantu. Jangan ada istilah ‘ini orang saya dulu.’ Dan ingatkan masyarakat agar bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan untuk usaha, bukan malah menjadi ketergantungan,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih dalam sambutannya mengucapkan selamat Idulfitri dan memohon maaf lahir dan batin kepada seluruh yang hadir, mengingat audiensi ini masih dalam suasana bulan Syawal.
“Karena ini masih Syawal, izinkan saya mengucapkan mohon maaf lahir dan batin kepada semuanya,” ucap Bupati membuka sambutannya.
Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya kekompakan antara pangulu dan pemerintah daerah dalam mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Simalungun. Ia mengibaratkan kerja sama dalam pemerintahan seperti permainan sepak bola.
“Kalau ingin cetak gol, tim harus kompak. Begitu juga kita, dalam mencapai misi besar Simalungun harus ‘one team, one spirit’. Hanya dengan kerja tim yang solid, visi ‘Semangat Baru Simalungun Maju’ dapat tercapai,” pungkasnya.
Audiensi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah kabupaten dengan aparatur pemerintahan desa, sebagai langkah strategis untuk meningkatkan pelayanan publik dan pembangunan berkelanjutan di seluruh wilayah Simalungun.(*)











