Baca Juga
Jakarta | galasibot co.id
Dalam misa akbar, Kamis (5/8/2024) di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta , Paus Fransiskus menyampaikan pesan mendalam kepada umat Katolik di Indonesia. Paus menekankan pentingnya dua sikap dasar yang harus dimiliki oleh seorang murid Kristus yaitu mendengarkan sabda dan menghidupinya dalam tindakan nyata.
Paus Fransiskus menegaskan bahwa tugas pertama seorang murid adalah “tahu diri untuk menempatkan diri dalam sikap mendengarkan sabda.” Sabda Tuhan harus menjadi fondasi kokoh bagi setiap orang beriman. Setelah mendengarkan, tugas kedua adalah “menghidupi sabda,” di mana sabda Tuhan harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang berani dan penuh kasih.
Dalam homilinya, Paus merujuk pada Petrus yang ditantang untuk mengambil risiko, mengajarkan bahwa seorang murid harus siap menghadapi tantangan dan mengubah hati mereka sesuai dengan kehendak Kristus. “Seperti Petrus, kita harus berani mengambil risiko di tengah lautan dunia, dengan sikap taat kepada Yesus,” seru Paus. “Karena Engkau, Yesus, aku coba lagi.”
Paus juga mengingatkan bahwa mengikuti Kristus harus dilakukan dengan totalitas, tanpa setengah-setengah. “Setengah-setengah itu makanan lezat bagi setan,” ujar Paus dengan penuh peringatan.
Khusus untuk Indonesia, Paus Fransiskus menekankan pentingnya terus berdialog dalam damai, meskipun sering kali terasa sia-sia dan berat. Ia mengajak umat untuk menghadapi kegagalan dengan keberanian dan tidak terpenjara dalam perasaan gagal. “Coba sekarang hening sejenak. Pandang lagi satu kegagalan dalam hidupmu. Tatap itu. Hadapi lagi. Jangan takut,” ungkapnya.
Mengakhiri homilinya, Paus Fransiskus menyampaikan pesan harapan dan semangat: “Jangan pernah lelah menabur. Jangan pernah lelah menebar jala. Jangan pernah lelah bermimpi untuk membangun bangsa yang damai. Jangan pernah lelah berdialog.”
Ia juga mengapresiasi sifat bangsa Indonesia yang dikenal murah senyum. “Senyum adalah senjata ampuh. Teruslah berjalan bersama. Jangan pernah lelah menabur harapan,” tutup Paus dengan senyum penuh kasih.(*)
Penulis berita :Wilfrid Sinaga
Tags: Paus Fransiskus di GBK











