Medan | galasibot.co.id
Pemerintah Kota Medan menunjukkan komitmen kuat dalam menjalin sinergi dengan insan pers, khususnya menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara. Hal ini terlihat dalam gelaran Dialog & Gala Dinner yang dilaksanakan di Aula Rumah Dinas Wali Kota Medan, Rabu malam (1/10/2025), dihadiri langsung oleh Wali Kota Medan Rico Waas dan Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap.
Acara ini dihadiri jajaran pengurus JMSI pusat dan daerah, serta perwakilan JMSI dari berbagai kabupaten/kota di Sumut. Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus momentum strategis mempererat hubungan antara pemerintah dan media menjelang pelaksanaan Musda JMSI Sumut yang digelar Kamis (2/10) di Hotel Grand City Hall Medan, mengusung tema “Informasi Akurat, Indonesia Kuat.”
Dalam sambutannya, Wali Kota Medan Rico Waas menyampaikan apresiasi terhadap kehadiran para insan media yang selama ini berperan penting dalam menyampaikan informasi kepada publik. Ia menegaskan bahwa media bukan sekadar penyampai berita, tetapi mitra utama dalam pembangunan kota yang inklusif dan partisipatif.
“Pemerintah Kota Medan tidak bisa berjalan sendiri. Media memastikan arah pembangunan tetap pada rel yang dibutuhkan masyarakat. Karena itu, kolaborasi seperti ini harus diperkuat,” ujarnya.
Dalam suasana hangat dan penuh semangat, Rico juga membacakan sebuah pantun yang disambut tepuk tangan meriah dari tamu undangan. Ia menekankan bahwa ekosistem media kini semakin kompleks — mulai dari media cetak, digital, hingga sosial — dan semuanya memainkan peran penting dalam menjaga kredibilitas informasi publik.
Ketua Umum JMSI, Teguh Santosa, dalam sambutannya menyoroti pentingnya peran media dalam mendorong kedaulatan informasi nasional di era global. Ia menekankan bahwa media harus menjadi pilar penguat narasi besar bangsa, terutama di tengah perubahan geopolitik dan transformasi digital yang cepat.
“Kalau Presiden kita sudah berbicara di forum tertinggi dunia, maka tak bisa kita di bawah tetap berkutat dengan kebiasaan lama. Media harus menjadi penggerak narasi positif dan memperkuat posisi Indonesia di mata dunia,” kata Teguh.
Dewan Pembina JMSI, Rahudman Harahap, turut mengingatkan pentingnya menjaga independensi pers. “Media bukan hanya mencatat sejarah, tapi juga mengawal jalannya kebijakan publik. JMSI harus terus menjunjung tinggi profesionalisme dan integritas,” tegasnya.
Ketua JMSI Sumut, Rianto Ahgly, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Kota Medan atas dukungan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa JMSI Sumut siap menjadi garda depan dalam menghadirkan informasi yang kredibel, mendidik, dan konstruktif.
Dialog ini ditutup dengan sesi makan malam bersama, diskusi ringan mengenai tantangan jurnalisme digital, dan harapan besar akan terciptanya ekosistem media yang sehat dan berdaya saing di Sumatera Utara.











