Binjai I galasibot.co.id
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai menggelar kegiatan Tausiah Keagamaan di Masjid At-Taqwa, lingkungan dalam lapas, Kamis (10/07/2025), sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian spiritual bagi warga binaan, khususnya perempuan.
Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama dengan Kementerian Agama Kota Binjai dan diisi oleh Ustadzah Tika Dewi, didampingi tim penyuluh Kemenag serta mahasiswa dari Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Binjai. Tausiah kali ini mengangkat tema “Amalan Ringan Namun Berat Pahalanya di Hadapan Allah SWT”.
Sebanyak 22 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) perempuan mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Ustadzah Tika Dewi dalam tausiahnya mengajak para WBP untuk senantiasa menjaga amal perbuatan, memperbanyak dzikir, serta menjadikan masa pembinaan di dalam lapas sebagai momen introspeksi dan peningkatan iman.
“Meskipun berada dalam keterbatasan, setiap hamba Allah tetap memiliki kesempatan yang luas untuk memperbaiki diri, menanam amal kebaikan, dan memperbanyak dzikir sebagai bekal kehidupan akhirat,” ujar Ustadzah Tika Dewi.
Kepala Lapas Kelas IIA Binjai, Wawan Irawan, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin bersama Kemenag Kota Binjai dalam mendukung program pembinaan rohani yang konsisten dan berdampak positif.
“Kami sangat mendukung setiap bentuk pembinaan rohani yang memberikan dampak perubahan positif bagi warga binaan. Kami berharap tausiah ini dapat menjadi bekal spiritual dan pembentukan karakter selama masa pembinaan,” ujar Kalapas.
Program pembinaan keagamaan ini merupakan bagian dari strategi reintegrasi sosial bagi warga binaan, agar mereka siap kembali ke tengah masyarakat dengan pondasi spiritual dan mental yang lebih kuat.
Lapas Kelas IIA Binjai terus mengupayakan peningkatan kualitas pembinaan warga binaan melalui kerja sama lintas sektor, demi menciptakan proses pembinaan yang komprehensif dan berkelanjutan.(*)











