Vatican | galasibot co.id
Setelah doa Angelus pada, Minggu (6/10/2024) pukul 12.00, Paus Fransiskus mengumumkan akan mengadakan konsistori untuk penunjukan 21 kardinal baru. Konsistori ini dijadwalkan berlangsung pada 8 Desember 2024, bertepatan dengan Pesta Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda.
Di antara para kardinal baru yang akan ditunjuk, Mgr Paskalis Bruno Syukur OFM, Uskup Keuskupan Bogor, akan menjadi kardinal keempat dari Indonesia. Dengan pengangkatan ini, total jumlah kardinal akan meningkat menjadi 256, termasuk 122 kardinal electors yang berhak memilih dalam konklaf.
Paus Fransiskus menjelaskan bahwa pengangkatan kardinal adalah hak prerogatifnya dan tidak selalu memerlukan jabatan sebagai uskup sebelumnya. Mgr Paskalis Bruno, yang lahir di Ranggu, Manggarai, NTT, pada 17 Mei 1962, akan menjadi kardinal pertama dari Flores.
Konsistori ini juga akan dihadiri oleh perwakilan dari berbagai negara, menegaskan komitmen Gereja Katolik terhadap universalitas, sebagaimana dinyatakan oleh Paus bahwa Gereja tidak lagi bersifat Eropa sentris.
Pengangkatan Mgr Paskalis akan memperkaya representasi Gereja Katolik Indonesia di tingkat global, mengikuti langkah pendahulunya: Justinus Kardinal Darmojuwono, Julius Kardinal Darmaatmadja, dan Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo.
Kardinal baru ini diharapkan akan memainkan peran penting dalam memberikan nasihat dekat kepada Paus dan dalam pelayanan pastoral di seluruh dunia.
Penunjukkan kardinal baru dari berbagai negara ini, semakin menegaskan universalitas Gereja. Gereja Katolik, seperti dikatakan Paus Fransiskus, tidak lagi Eropa sentris.
Mereka adalah:
1. H.E. Msgr. Angelo Acerbi, Nuntio Apiostik.
2. H.E. Mgr. Carlos Gustavo CASTILLO MATTASOGLIO, Uskup Agung Lima (Peru)
3. H.E. Msgr. Vicente BOKALIC IGLIC C.M., Uskup Agung Santiago del Estero (Primado de la Argentina).
4. H.E. Msgr. Luis Gerardo CABRERA HERRERA, O.F.M., Uskup Agung Guayaquil (Ecuador).
5. H.E. Msgr. Fernando Natalio CHOMALÍ GARIB, Uskup Agung Santiago de Chile (Chile).
6. Archbishop Tarcisio Isao KIKUCHI, S.V.D., Uskup Agung Tokyo (Jepang).
7. H.E. Msgr. Pablo Virgilio SIONGCO DAVID, Uskup Kalookan (Philippines).
8. H. E. Msgr. Ladislav NEMET, S.V.D., Uskup Agung Beograd -Smederevo, (Serbia).
9. H.E. Msgr. Jaime SPENGLER, O.F.M., Uskup Agung Porto Alegre (Brasil).
10. H.E. Mgr Ignace BESSI DOGBO, Uskup Agung Abidjan (Ivory Coast).
11. H.E. Mgr Jean-Paul VESCO, O.P., Uskup Agung Alger (Algeria).
12. H.E. Mgr. Paskalis Bruno SYUKUR, O.F.M., Uskup Bogor (Indonesia).
13. H. E. Msgr. Dominique Joseph MATHIEU, O.F.M. Conv., Uskup Agung Tehran Ispahan (Iran).
14. H.E. Msgr. Roberto REPOLE, Uskup Agung Turin (Italy).
15. H.E. Msgr. Baldassare REINA, Uskup Auxiliary Roma, sebelumnya adalah Vice-gerent dan saat ini Vikjen Keuskupan Roma.
16. H.E. Msgr. Francis LEO, Uskup Agung Toronto (Canada).
17. H.E. Msgr. Rolandas MAKRICKAS, Archpriest Coadjutor Papal Basilica of St. Mary Major.
18. H.E. Mgr Mykola BYCHOK, C.S.R., Uskup Eparchy Saints Peter and Paul of Melbourne of the Ukrainians
19. R.P. Timothy Peter Joseph RADCLIFFE, OP, teolog
20. R. P. Fabio BAGGIO, C.S., Under Secretary Migrants and Refugees Section of the Dicastery for the Service of Integral Human Development
21. Mgr George Jacob KOOVAKAD, pejabat Secretary of State, Responsible for Travel (release KBRI TAKHTA SUCI). (*)











